Penerapan Media Sosial Sebagai Sarana Branding dan Edukasi Pertanian Hidroponik di Xfarm House Pamulang
Abstract
Kemajuan teknologi informasi dan komunikasi seharusnya memberikan manfaat bagi keberlangsungan hidup manusia. Mengingat media sosial seperti Instagram, TikTok, dan Facebook saat ini banyak digunakan oleh masyarakat luas. Xfarm House Pamulang sebagai komunitas sasaran pengabdian yang menyebarkan isu-isu pertanian hidroponik diharapkan dapat memahami literasi media dan memanfaatkan media sosial sebagai sarana branding dan edukasi hidroponik di masyarakat. Pengabdian masyarakat ini berjalan efektif diterima dengan baik oleh sasaran pengabdian, serta menumbuhkan pemahaman lebih terkait literasi dan pemanfaatan sosial media dalam upaya branding dan edukasi oleh Xfarm House Pamulang, yang terdiri dari 27 peserta. Hambatan yang ditemui Xfarm House Pamulang dalam upaya branding dan edukasi yaitu kurangnya beberapa pemahaman seperti pemahamahan literasi media, pengelolaan waktu, sumber daya manusia, kesadaran pemanfaatan media sosial, kreatifitas tim, penguasaan tools pembuatan konten oleh Xfarm House Pamulang. Adapun strategi komunikasi yang dilakukan Xfarm House Pamulang yaitu penggunaan media sosial dan konten visual sederhana, workshop edukasi hidroponik, program bisnis hidroponik dan penggunaan akun web. Dibalik pemanfaatan media sosial pengguna menghadapi tantangan besar dalam mengelola identitas digital di tengah kurangnya pemahaman literasi media dan strategi konten. Terlebih dalam hal ini tim Xfarm House Pamulang sebagai kelompok komunitas memiliki peran strategis dalam membentuk pemahaman hidroponik di masyarakat. Melihat peluang pentingnya keberadaan Xfarm House Pamulang dalam pemanfaatan penggunaan media sosial terhadap wawasan hidroponik masyarakat, maka diperlukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat yang berfokus pada literasi media dan pemanfaatan media sosial sabagai sarana branding dan edukasi. Kegiatan ini bertujuan untuk meningkatkan pemahaman komunitas Xfarm House Pamulang mengenai wawasan literasi media dan pemanfaatan bermedia sosial. Melalui pelatihan dan sosialisasi interaktif yang dilaksanakan oleh tim dosen Ilmu Komunikasi Universitas Pamulang, diharapkan Xfarm House Pamulang tidak hanya menjadi kelompok pengguna aktif, tetapi juga agen perubahan yang bijak dan bertanggung jawab, strategi konten yang digunakan lebih terarah dan menjadi lebih efektif.
Kata Kunci: Literasi Media, Pemanfaatan Media Sosial, branding, Edukasi, Hidroponik.
Downloads
References
Adawiyah Arabiatul (2015), “Implikasi Pendidikan Nonformal Pada Remaja,” jurnal Equilibrium Pendidikan Sosiologi IV, no. 1. hal 1-8.
Alip Kunandar (2014), M. Si. Model Literasi Media Pada Anak Dalam Mencegah Konflik Sosial. Jurnal Ilmu Komunikasi Fishum UIN Sunan Kalijaga. Vol. 7, No, 1.
Beaudry, J. and Miller, L. (2016) Research Literacy: A Primer for Understanding and Using Research. New York: Guilford Publications.
Chaffey, D., & Ellis-Chadwick, F. (2019). Digital Marketing. Pearson Education Limited.
Danis Puntoadi, Menciptakan Penjualan Melalui Media Sosial, (Jakarta: PT Elex Komputindo, 2011), h.1
Dang, M. Y., Zhang, G. Y., & Chen, H. (2018). Adoption of Social Media Search Systems: An IS Success Model Perspective. Journal of the Association for Information Systems, 10(2), 55–78. https://doi.org/10.17705/1pais.10203
Dodwani, B., & Agarwal, S. (2017). Digital Branding. International. Journal of Research and Development -A Management Review (IJRDMR), 6.1, 31- 36
Doni, F. R. (2017). Perilaku Penggunaan Smartphone Pada Kalangan Remaja. IJSE- Indonesian Journal on Software Engineering, 3(2), 15–23.
Elvinaro Ardianto, Lukiaati Komala, Siti Karlinah, Komunikasi Massa, (Jakarta: Simbiosa Rekatama Media, 2007), h. 215
Feerrar, J. (2019) ‘Development of a Framework for Digital Literacy’, Reference Services Review, 47(2), pp. 91–105.
Gumgum, G., Justito, A., & Nunik, M. (2017). Literasi Media: Cerdas Menggunakan Media Sosial Dalam Menanggulangi Berita Palsu (Hoax) Oleh Siswa Sma. Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 35–40. https://doi.org/1410 - 5675
Harahap, S. Z., Juledi, A. P., Munthe, I. R., Nasution, M., & Irmayani, D. (2023). Penyuluhan Etika dan Attitude Bermedia Sosial di Usia Remaja Pada Tingkat Sekolah Menengah Atas. Ika Bina En Pabolo : Pengabdian Kepada Masyarakat, 5, 1–14.
Izzuddin, A. (2016). Wirausaha Santri Berbasis Budidaya Tanaman Hidroponik. Dimas: Jurnal Pemikiran Agama Untuk Pemberdayaan, 16(2), 351.
Kade Galuh, I. G. A. A. (2016). Media Sosial sebagai Strategi Gerakan Bali Tolak Reklamasi. Jurnal Ilmu Komunikasi, 13(1), 73–92. https://doi.org/10.24002/jik.v13i1.602
Kietzmann, J. H., et al. (2011). Social media? Get serious! Understanding the functional building blocks of social media. Business Horizons.
Krismawati, A. (2012). Teknologi hidroponik dalam pemanfaatan lahan pekarangan. BPTP: Malang.
Masduki, A. (2018). Hidroponik sebagai sarana pemanfaatan lahan sempit di dusun randubelang, bangunharjo, sewon, bantul. jurnal Pemberdayaan: Publikasi Hasil Pengabdian Kepada Masyarakat. https://doi.org/10.12928/jp.v1i2.317
Nasrullah, Rulli. (2015). Media Sosial Perspektif Komunikasi, Budaya dan Sosioteknologi. Bandung: Simbiosa Rekatama MediaLanda.
Pangrazio, L., Godhe, A. and Ledesma, A. (2016) ‘What is Digital Literacy? A Comparative Review of Publications Across Three Language Contexts’, E-Learning and Digital Media, 17(6), pp. 442–459.
Lingga, P. (2011). Bercocok Tanam Tanpa Tanah. Penebar Swadaya: Jakarta.
Kaplan, A. M., & Haenlein, M. (2010). Users of the world, unite! The challenges and opportunities of Social Media. Business Horizons.
Purwaningtias, Intania (2013), Model- Model Literasi Media dan Pemantauan Media di Indonesia, Yogyakarta :UII
Rahadi, D. R. (2017). Perilaku Pengguna Dan Informasi Hoax Di Media Sosial. Jurnal Manajemen Dan Kewirausahaan, 5(1), 58–70. https://doi.org/10.26905/jmdk.v5i1.1342
Silius, K., Kailanto, M., & Tervakari, A. M. (2011). Evaluating the Quality of Social Media in an Educational Context. International Journal of Emerging Technologies in Learning, 6(3), 21–27. https://doi.org/10.1109/EDUCON.2011.5773183
Spante, M. et al. (2018) ‘Digital Competence and Digital Literacy in Higher Education Research: Systematic Review of Concept Use’, Cogent Education, 5(1), pp. 151–143. Available
Tamburaka Apriadi (2013), Literasi Media: Cerdas Bermedia Khalayak Media Massa. Jakarta: Rajawali Pers, h. 7
PNF, B. P. &. (2021). Konsep Dasar Literasi dan Implementasi Pada Akreditasi PKBM.
Wulandari, D., Setyanto, A., & Nasiri, A. (2019). Analisis Keberhasilan Sistem Informasi PMB Amikom Yogyakarta Dengan Metode the Updated Delone & Mclean Is Success Model. Jurnal Intechno, 1(3), 1–5.
Watulinga, A. O., Ugiarto, M., & Cahyono, B. (2017). Pembuatan Media Video Profil pada Perusahaan Amplang sebagai Media Pengenalan Produk. In Jurti (Vol. 1, Issue 1, pp. 48–52).
Yani, A., Yenisbar, Kresia A. P., dan Hamim R. R. (2020). Pemanfaatan Lahan Terbatas dalam Menunjang Ketahanan Pangan Era Covid-19. Jurnal Ilmiah Management agribisnis. Vol 1, No.2. Universitas Sjakhyakirti. Palembang.
Yilmaz, A. (2021) ‘The Effect of Technology Integration in Education on Prospective Teachers’ Critical and Creative Thinking, Multidimensional 21st Century Skills and Academic Achievement’, Participatory Educational Research, 8(2), pp. 163–199.

