Hilirisasi Alat Pengolah Limbah Sabut Kelapa Menjadi Cocofiber dan Cocofeat Untuk Mendukung Greenpreneurship di Desa Kemiren Bunyuwangi
Abstract
Program hilirisasi alat pengolah limbah sabut kelapa di Desa Kemiren, Banyuwangi, bertujuan untuk mengubah limbah organik menjadi produk bernilai tambah berupa cocofiber dan cocopeat yang mendukung konsep kewirausahaan hijau desa. Metode yang digunakan dalam pelaksanaan kegiatan ini adalah pendekatan penelitian aksi partisipatif melalui tahapan identifikasi, pembuatan alat, uji coba alat, pelatihan, dan evaluasi. Alat yang digunakan dirancang dengan sistem rotary cutter yang didukung oleh motor 7 HP, menghasilkan torsi sebesar 19,64 N·m dan kecepatan efektif 1.800 rpm. Hasil pengujian lapangan menunjukkan bahwa waktu pengolahan sabut kelapa sebanyak 20 kg dapat diselesaikan dalam waktu 10 hingga 12 menit dengan efisiensi hasil serat sebesar 60%. Kegiatan ini melibatkan masyarakat dalam pelatihan dan menghasilkan peningkatan pengetahuan serta keterampilan yang terbukti melalui evaluasi kuesioner dengan skor rata-rata 4,77, menunjukkan bahwa peserta sangat setuju dengan keberhasilan program ini. Implementasi teknologi ini tidak hanya mengurangi limbah sabut kelapa tetapi juga mendorong perkembangan usaha hijau berbasis potensi lokal, menciptakan model pemberdayaan masyarakat yang mengintegrasikan aspek teknologi, ekonomi, dan keberlanjutan lingkungan.
Downloads
References
Juanda, A., Rozaki, Z., Wulandari, R., & Ikbar, R. (2025). Ekonomi Hijau di Era Digital. E-Prosiding UMY.
Kepala Desa Kemiren. 2020. Penetapan Desa Kemiren sebagai Desa Wisata, Surat Keputusan Kepala Desa Kemiren No. 188/27/Kep/429.503.02/2020
Kepala Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kabupaten Banyuwangi. 2020. Penetapan Desa Kemiren sebagai Desa Wisata, Surat Keputusan No. 188/2433/429.110/2020
Khoirunnisa, C. P. 2016. Promosi Modal Sosial dalam Pengembangan Wisata Budaya (Studi Kasus pada Upacara Adat sebagai Wisata Budaya di desa Olehsari dan Desa Kemiren, Kabupaten Banyuwangi, Jawa Timur. Jurnal Administrasi Publik. Vol. 4. No. 5.
Khoirunnisa, A., Yuliastuti, A., Hayah, N. N., & Nurhayati, F. (2023). Etnobotani Tumbuhan Pada Ritual Barong Ider Bumi Suku Using Desa Kemiren Kecamatan Glagah Kabupaten Banyuwangi. Artikel Mapala UIN Walisongo.
Maylinda, E dan Sudarmono, S. 2021. Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Desa Adat Osing Kabupaten Banyuwangi. Jurnal Environmental Science. Vol 4 No 1 pp 13-13
Mayyana, C. 2018. Rekayasa Budaya Tradisi Bersih Desa Masyarakat Kemiren (Studi Pada Ritual Tumpeng Sewu Masyarakat Desa Kemiren Kabupaten Banyuwangi). Sarjana thesis, Universitas Brawijaya.
Sadewa, A. Y., H, C. J., Restiana, L., Alfath, S., Edial, R., & Tjahyono, S. (2017). Rancang Bangun Mesin Press Papan Partikel. Seminar Nasional Teknik Mesin POLITEKNIK NEGERI JAKARTA, 74-79.
Suhendra, Apriani, W., & Fahrizal B.N., I. (2022). Uji Performansi pada Mesin Pengurai Sabut Kelapa dengan Modifikasi Pisau Pengurai. Jurnal Engine: Energi, Manufaktur, dan Material, 6(2), 57-63.
Trimerani, R., Firmansyah, R., & Puruhito, D. D. (2024). Peningkatan Nilai Tambah Sabut Kelapa Melalui Pemberdayaan Kelompok Tani Ngudi Rahayu di Dusun Kalisentul, Kulon Progo. AKM (Aksi Kepada Masyarakat) Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(2), 549-558.

