Pengembangan Pengolahan Kerang Menjadi Sediaan Biskuit Creakers di Desa Pematang Cengal Kabupaten Langkat

-

  • Sofia Rahmi Institut Kesehatan Deli Husada, Deli Tua, Indonesia
  • Novarianti Marbun Institut Kesehatan Deli Husada, Deli Tua, Indonesia
  • Nurul Dahlia Harahap Institut Kesehatan Deli Husada, Deli Tua, Indonesia
Keywords: Kerang, Biskuit Creakers, Masyarakat, Inovasi, Desa Pematang Cengal

Abstract

Program pengabdian kepada masyarakat ini dilaksanakan di Desa Pematang Cengal, Kabupaten Langkat, dengan tujuan meningkatkan nilai ekonomi dan pemanfaatan hasil laut lokal, khususnya kerang, melalui inovasi pengolahan menjadi biskuit creakers. Pemilihan topik ini dilatarbelakangi oleh melimpahnya potensi kerang di wilayah pesisir yang belum dimanfaatkan secara optimal serta rendahnya keterampilan masyarakat dalam mengolah bahan pangan bernilai jual tinggi. Metode pengabdian meliputi tahap sosialisasi, pelatihan teknis pembuatan biskuit, pendampingan produksi, serta evaluasi terhadap hasil olahan. Kegiatan ini melibatkan kelompok ibu rumah tangga dan pemuda desa sebagai peserta aktif. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan keterampilan masyarakat dalam pengolahan pangan berbasis hasil laut serta terbentuknya produk biskuit creakers dengan cita rasa khas dan kandungan gizi yang baik. Selain itu, kegiatan ini berhasil menumbuhkan motivasi wirausaha masyarakat desa. Dengan demikian, pengembangan pengolahan kerang menjadi biskuit creakers berpotensi menjadi salah satu solusi pemberdayaan ekonomi masyarakat pesisir sekaligus mendorong diversifikasi produk pangan lokal yang inovatif dan bernilai tambah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agung Suhadi, & Wibowo, E. W. (2025). Edukasi kesadaran pendidikan dan pemberdayaan masyarakat. Prawira Jurnal ABDIMAS, 4(3), 74–79.

Azni Aisyah, & Ramadhan, A. (2023). Konsep dan pengembangan pendidikan berbasis masyarakat. Jurnal Pendidikan dan Konseling, 5(4), 14–17.

Nurjanah, & Zulfikar. (2005). Kandungan mineral dan proksimat. Buletin Teknologi Hasil Perikanan, 3(2), 15–24.

Rizal Hasyimi, & Ahmad, D. (2018). Kandungan kolesterol pada kerang darah (Anadara granosa). Journal of Marine and Coastal Science, 7(1), 12–20.

Saleh Dwiyatno, & Mulyadi, A. (2023). Sosialisasi peningkatan pemahaman masyarakat sebagai upaya pemberdayaan. Jurnal ABDIKARYA, 5(2), 71–83.

Silaban, B. B. (2025). Komposisi proksimat dan asam lemak kerang bulu (Anadara antiquata). Jurnal Kelautan, 18(1), 22–30.

Wulandari, H. S. (2019). Karakteristik fisiko-kimia biskuit dengan fortifikasi. Jurnal Pengolahan Hasil Perikanan Indonesia (JPHPI), 22(2), 246–254.

Yunieswati, A. S. (2024). Formulasi crackers berbasis tepung umbi bit dan tepung ikan patin. Jurnal Gizi dan Dietetik, 3(4), 252–267.

Published
2026-01-22
How to Cite
Rahmi, S., Marbun, N., & Harahap, N. D. (2026). Pengembangan Pengolahan Kerang Menjadi Sediaan Biskuit Creakers di Desa Pematang Cengal Kabupaten Langkat: -. Jurnal Abdimas Indonesia, 6(1), 127-132. https://doi.org/10.34697/jai.v6i1.2694
Section
Articles