Peningkatan Potensi Pangan Laut Sebagai Sumber Gizi Keluarga Wilayah Pesisir Melalui Pelatihan Ibu di Desa Banjarkemuning Sedati Kabupaten Sidoarjo
Abstract
Komoditas perikanan memiliki kontribusi yang cukup signifikan terhadap ketahanan pangan keluarga khususnya untuk menanggulangi defisiensi mikronutrien terutama bagi perempuan, bayi, dan anak-anak. Kegiatan ini menggunakan metode edukasi, pelatihan, dan demo. Kegiatan diawali dengan pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi pelatihan, demo masak, dan penjurian lomba kreasi snack ibu hamil, serta tanya jawab. Kegiatan diawali dengan pembukaan kemudian dilanjutkan dengan pemberian materi pelatihan, demo masak, dan penjurian lomba kreasi snack ibu hamil, serta tanya jawab. Berdasarkan hasil yang didapatkan terdapat peningkatan pengetahuan ibu hamil terkait pemanfaatan pangan lokal sebelum dan setelah pemberian materi. Hal ini menunjukkan bahwa kegiatan pengabdian kepada masyarakat dapat memberikan dampak yang cukup baik untuk peningkatan pengetahuan masyarakat khususnya ibu hamil di Desa Banjarkemuning, Sedati, Sidoarjo.
Downloads
References
Azwar, S. (2007). Sikap manusia: Teori dan pengukurannya. Pustaka Pelajar.
Citrakesumasari, C., Nasrah, N., Lestari, D., Sahabuddin, S. M. N., Rahmah, N., Wijaya, M., & Rachmat, M. (2023). Edukasi dan inovasi pangan untuk pencegahan stunting pada ibu hamil di Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan. Jurnal Inovasi Penelitian dan Pengabdian Masyarakat, 3(1), 1–12.
Ikhram, A., & Chotimah, I. (2022). Pemberdayaan masyarakat diversifikasi pangan masyarakat melalui inovasi pangan lokal dari singkong. Abdi Dosen: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 6(1), 271–278.
Kesumasari, C., Kurniati, Y., Syam, A., Salam, A., & Virani, D. (2020). Pencegahan stunting melalui pemberdayaan kader PKK Kecamatan Barebbo di Kabupaten Bone. Panrita Abdi: Jurnal Pengabdian pada Masyarakat, 4(3), 322–327.
Listyarini, A. D., Fatmawati, Y., & Savitri, I. (2020). Edukasi gizi ibu hamil dengan media booklet sebagai upaya tindakan pencegahan stunting pada balita di wilayah kerja Puskesmas Undaan Kabupaten Kudus. Jurnal Pengabdian Kesehatan, 3(1), 73–83.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi kesehatan dan perilaku kesehatan. Rineka Cipta.
Riajaya, H., & Munandar, A. I. (2020). Strategy of increasing food security in minimizing stunting in Sukabumi District. [Nama jurnal tidak dicantumkan], 19(2), 255–274.
Safitri, A. M., Pangestuti, D. R., & Aruben, R. (2017). Hubungan ketahanan pangan keluarga dan pola konsumsi dengan status gizi balita keluarga petani (Studi di Desa Jurug Kabupaten Boyolali Tahun 2017). Jurnal Kesehatan Masyarakat, 5(3), 120–128.
Saleh, A. S., Hasan, T., & Saleh, U. K. S. (2023). Edukasi penerapan gizi seimbang masa kehamilan berbasis pangan lokal sebagai pencegahan stunting. Ahmar Metakarya: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 2(2), 49–53.
Saraswati, D., Gustaman, R. A., & Hoeriyah, Y. A. (2021). Hubungan status ketahanan pangan rumah tangga dan pola asuh terhadap kejadian stunting pada baduta: Studi pada baduta usia 6–24 bulan di Kelurahan Karanganyar Kecamatan Kawalu Kota Tasikmalaya. Jurnal Ilmu Kesehatan Bhakti Husada: Health Sciences Journal, 12(2), 226–237.
Yunitasari, E., Pradanie, R., Arifin, H., Fajrianti, D., & Lee, B. O. (2021). Determinants of stunting prevention among mothers with children aged 6–24 months. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 9(B), 378–384.

