Penerapan Teknologi Smart Farming Berbasis Irigasi Tetes Otomatis Untuk Optimalisasi Budidaya Melon Pada BumDes Bumi Mentari Desa Kampak Bangkalan
Abstract
Permasalahan utama dalam budidaya melon di BumDes Bumi Mentari Desa Kampak, Bangkalan meliputi sistem irigasi yang masih dilakukan secara manual, pemberian air dan nutrisi yang tidak terukur, tingginya kadar PPM air, serta belum tersedianya sistem pemantauan kondisi tanaman secara real-time, yang berdampak pada ketidakteraturan pertumbuhan tanaman dan rendahnya efisiensi pengelolaan budidaya. Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat (PKM) ini bertujuan untuk menerapkan teknologi smart farming berbasis irigasi tetes otomatis sebagai solusi terhadap permasalahan tersebut. Metode pelaksanaan meliputi tahapan identifikasi masalah melalui survei dan wawancara, perancangan dan pembuatan satu unit teknologi smart farming berbasis mikrokontroler ESP32 yang terintegrasi dengan sensor kelembaban tanah dan sensor PPM, instalasi sistem di greenhouse mitra, pelaksanaan pelatihan dan pendampingan serta evaluasi. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sistem yang dibangun mampu mengontrol penyiraman secara otomatis berdasarkan kondisi aktual kelembaban tanah dan memantau nutrisi secara real-time, serta berhasil dioperasikan secara langsung di satu unit greenhouse budidaya melon. Hasil evaluasi pelatihan menunjukkan seluruh indikator berada pada kategori sangat baik dengan persentase di atas 81%, dengan nilai tertinggi pada aspek pemahaman pengaturan sensor sebesar 89,09%, serta indikator manfaat pelatihan, peningkatan kepercayaan diri, dan rekomendasi masing-masing sebesar 87,27%. Hasil tersebut menunjukkan bahwa kegiatan PKM ini berhasil membangun dan mengimplementasikan teknologi smart farming secara fungsional serta meningkatkan pemahaman, keterampilan, dan kesiapan mitra dalam mengadopsi teknologi pertanian digital untuk mendukung pengelolaan budidaya melon yang lebih efisien, terukur, dan berkelanjutan.
Downloads
References
Amin, M., & Kurniawan, R. (2022). Pengendalian iklim mikro greenhouse berbasis IoT untuk peningkatan produktivitas hortikultura. Jurnal Teknologi Pertanian Nusantara, 11(3), 245–256.
Direktorat Jenderal Hortikultura. Outlook Komoditas Hortikultura: Melon 2022. Jakarta: Kementerian Pertanian Republik Indonesia; 2022.
Fajri, M. A., Lestari, P., & Nurfadila, S. (2023). Analisis kestabilan suhu dan kelembaban pada greenhouse hortikultura tropis. Jurnal Agrikultura, 18(1), 45–54.
Hartono, B., Suprayogi, A., & Firmansyah, D. (2021). Efektivitas sistem irigasi tetes otomatis pada peningkatan efisiensi air tanaman hortikultura. Jurnal Irigasi Indonesia, 15(2), 89–98.
Haryanto, B., Sumarni, T., & Nugraha, A. S. (2019). Teknologi irigasi tetes dalam peningkatan produktivitas hortikultura di Indonesia. Jurnal Hortikultura Indonesia, 10(2), 145–153.
Hasanah, N., Yuliani, R., & Amrullah, M. (2022). Manajemen hama dan penyakit pada budidaya melon dalam lingkungan terkontrol. Jurnal Proteksi Tanaman Nusantara, 4(3), 201–210.
Kementerian Pertanian Republik Indonesia. Statistik Produksi Hortikultura Tahun 2023. Jakarta: Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian; 2023.
Pradipta, R., & Lazuardi, T. (2023). Pengaruh irigasi tetes otomatis terhadap pertumbuhan dan kualitas buah melon. Jurnal Agronomi Terapan, 7(1), 55–64.
Putra, R., & Susanto, A. (2020). Pengembangan budidaya hortikultura berbasis greenhouse di daerah tropis. Agritech, 40(1), 72–81.
Suryadi, T., & Prakoso, D. (2021). Optimasi nutrisi dan irigasi tetes pada sistem budidaya melon intensif. Jurnal Hortikultura Indonesia, 12(2), 158–167.
Sutrisno, H. (2021). Analisis agribisnis melon Golden dan Rock Melon pada sistem budidaya intensif. Jurnal Agribisnis Terapan, 5(3), 210–220.
Wijaya, S., Hidayat, T., & Nurkholis, M. (2020). Implementasi IoT pada sistem budidaya tanaman untuk efisiensi air dan peningkatan hasil panen. Jurnal Smart Agriculture Indonesia, 3(2), 102–112.

