Aklimatisasi Planlet Pisang Hasil Kultur Jaringan pada Lahan Fasum Kelompok Tani ‘Giat Bakti Lestari’ Desa Cibadung, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor
Abstract
Kegiatan Pengabdian kepada Masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan kapasitas petani dalam melakukan aklimatisasi planlet pisang Cavendish kultivar Grand Naine hasil kultur jaringan untuk mengoptimalkan pemanfaatan lahan fasum Desa Cibadung, Kecamatan Gunung Sindur. Mitra kegiatan ini adalah kelompok tani ‘Giat Bakti Lestari’ di Desa Cibadung, Gunung Sindur, Kabupaten Bogor. Pelaksanaan kegiatan meliputi sosialisasi, pelatihan, praktik pemindahan planlet, dan pendampingan aklimatisasi. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan signifikan pada pemahaman petani, yang dibuktikan melalui kenaikan skor pre–post test rata-rata sebesar 32,5%. Secara teknis, dari 140 planlet yang diaklimatisasi, sebanyak 121 planlet mampu bertahan hingga minggu ketiga sehingga menghasilkan survival rate sebesar 86,42%. Keberhasilan ini dipengaruhi oleh penggunaan media tanam porous, pengaturan mikroklimat, serta pendampingan intensif selama proses aklimatisasi. Selain menghasilkan bibit siap tanam, kegiatan ini juga berdampak pada meningkatnya kemandirian petani dalam mengelola teknologi kultur jaringan secara sederhana. Implementasi kegiatan ini adalah pemanfaatan lahan fasum sebagai langkah awal pengembangan kebun pisang berbasis teknologi modern di Desa Cibadung. Kegiatan ini membuktikan bahwa transfer teknologi melalui pendekatan partisipatif efektif meningkatkan keterampilan petani sekaligus mendukung pemanfaatan lahan desa secara produktif.
Downloads
References
Bojwani, S. S., & Razdan, M. K. (1996). Plant tissue culture: Theory and practice. Elsevier.
Damayanti, F., Musliman, A., Suryana, A., Hasbullah, Harahap, S. I., & Maulida, A. S. (2025). Pemberdayaan Kelompok Tani Giat Bakti Lestari Desa Cibadung Gunung Sindur melalui pelatihan teknologi kultur jaringan menuju petani modern. SAFARI: Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 5(3), 48–60. https://doi.org/10.56910/safari.v5i3.2639
Damayanti, F., & Musliman, A. (2025). Kultur jaringan untuk pemuliaan tanaman: Teori dan metode percobaan laboratorium. Literasi Nusantara Abadi Grup.
Danial, E., Nurshanti, D. F., Kuswanto, J., & Muyaroah, S. (2020). Pemanfaatan bioteknologi melalui pengenalan aklimatisasi untuk penyediaan bibit pisang Ambon Kuning dan Kepok Kuning hasil kultur jaringan. Jurnal Abdimas Mandiri, 4(1). https://doi.org/10.36982/jam.v4i1.1040
Dewanti, P., Maryam, S. A., Widuri, L. I., & Okviandari, P. (2020). Somatic embryogenesis development under different 2,4-D and coconut water concentration. Biovalentia, 6(1), 49–54.
Faradilla, F., Daryono, D., Mentari, D. F. S., Mudi, L., Hidayat, N., Manullang, R. R., & Abidin, Z. (2023). Pelatihan aklimatisasi tanaman hortikultura hasil kultur in vitro guna meningkatkan pengetahuan dan pendapatan petani di Kelurahan Simpang Pasir. Budimas: Jurnal Pengabdian Masyarakat, 5(2).
George, E. F., Hall, M. A., & De Klerk, G.-J. (2008). Plant propagation by tissue culture (3rd ed.). Springer.
Hadiwiyono, H., Widyantoro, A., & Widono, S. (2013). Antagonisme Bacillus terhadap infeksi layu Fusarium pada bibit pisang hasil kultur jaringan. Agrosains: Jurnal Penelitian Agronomi, 15(1), 21–26.
Jingsheng, W. (2024). Acclimatization. In The ECPH encyclopedia of psychology. Springer. https://doi.org/10.1007/978-981-99-6000-2_1060-1
Medhane, H. B., Bhadange, R. S., Surbhaiyya, S. D., Pachpor, N. S., & Nandre, R. S. (2023). An efficient protocol for in vitro regeneration and acclimatization of banana (Musa spp.) cv. Grand Naine. International Journal of Plant & Soil Science, 35(15), 192–199. https://doi.org/10.9734/IJPSS/2023/v35i153096

