Implementasi Edukasi Interaktif Sebagai Upaya Meningkatkan Pengetahuan Remaja Untuk Mencegah Anemia
Abstract
Masalah yang dialami pada masa remaja salah satunya adalah anemia. Remaja putri lebih
rentan terhadap anemia. Hal ini berkaitan dengan kondisi fisiologis yang menstruasi
secara rutin. Pada masa menstruasi, tubuh kehilangan sejumlah darah, yang dapat
menyebabkan penurunan kadar hemoglobin dan zat besi. Kegiatan Pengabdian
Masyarakat ini dilaksanakan di Sekolah SMK Bumi Husada Jakarta pada tanggal 18
Desember 2024. Dalam kegiatan ini yamg menjadi peserta kegiatan adalah sisw dan guru
yang ada di sekolah. Tujuan kegiatan pengabdian masyarakat adalah untuk meningkatkan
pengetahuan remaja pencegahan anemia yang bisa dilakukan. Dari hasil kegiatan PKM ini
didaptkan hasil bahwa sebelum dilakukan edukasi mayoritas peserta memiliki
pengetahuan kurang sebesar 41,5% kemudian peserta diberikan edukasi terkait materi
anemia yang meliputi definisi, dampak anemia jangka pendek dan panjang serta cara
pencegahan anemia yang bisa dilakukan. Setelah penyampaian materi dilakukan kembali
post test didapatkan hasil mayoritas pengetahuan peserta berada pada pengetahuan baik
sebesar 70%. Dengan melihat ketercapaian ini maka dapat disimpulkan kegiatan PKM
sudah mendapatkan hasil yang sesuai dengan tujuan PKM. Diharapkan peserta dapat
melakukan pemeriksaan kadar glukosa sebagai langkah deteksi dini anemia.
Downloads
References
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2018). Pedoman pencegahan dan penanggulangan anemia pada remaja puteri dan wanita usia subur (WUS). Kementerian Kesehatan Republik Indonesia.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2022, October 10). Aksi bergizi: Gerakan sehat untuk remaja masa kini.
Kementerian Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. (2021, January 22). Anemia pada remaja putri berisiko tingkatkan stunting.
Lisda. (2023). Perilaku konsumsi tablet tambah darah (TTD) pada remaja puteri. Jurnal Promotif Preventif, 6(2), 311–317.
Lubis. (2022). Deteksi dini anemia melalui pemeriksaan kadar hemoglobin pada remaja puteri. Jurnal Pengabdian Masyarakat Parahita, 3(1).
Nasruddin, H., Syamsu, R. F., & Permatasari, D. (2021). Angka kejadian anemia pada remaja di Indonesia. Cerdika: Jurnal Ilmiah Indonesia, 1(4), 357–364.
Wiafe, M. A., Apprey, C., & Annan, R. A. (2021). Knowledge and practices of dietary iron and anemia among early adolescents in a rural district in Ghana. Food Science & Nutrition, 9(6), 2915–2924. https://doi.org/10.1002/fsn3.2240
World Health Organization. (2016). Daily iron supplementation in adult women and adolescent girls. World Health Organization.
World Health Organization. (2025). Global anaemia estimates: Women of reproductive age (15–49 years), by pregnancy status, 2025 edition. The Global Health Observatory.

