Pelatihan Tatakelola Keuangan Rumah Tangga Orang Tua Siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur

  • Rendra Arief Hidayat Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Rohmawati Kusumaningtias Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Merlyana Dwinda Yanthi Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
  • Rediyanto Putra Universitas Negeri Surabaya, Indonesia
Keywords: tata kelola keuangan, modul keuangan, rumah tangga

Abstract

Pada tahun 2013 dan 2016, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) melakukan Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLK) untuk mengevaluasi tingkat literasi keuangan di seluruh Indonesia. Berdasarkan hasil survei tersebut, indeks literasi keuangan masyarakat Indonesia pada tahun 2013 sebesar 21,8%, sementara pada tahun 2016, indeks literasi keuangan meningkat menjadi 29,7%. Senada dengan hal tersebut Survei Nasional Literasi Keuangan (SNLK), menunjukan bahwa level literasi keuangan PMI masih perlu untuk dioptimalisasikan. Perilaku menabung, investasi, asuransi, dan perencanaan pensiun pekerja migran dapat dipengaruhi oleh kenaikan tingkat literasi keuangan. Selain itu, meningkatnya pengetahuan keuangan dapat berdampak pada frekuensi remitansi yang dilakukan oleh pekerja migran, yang merupakan metode penting pengiriman uang bagi keluarga mereka di Indonesia (Karunarathne dan Gibson, 2014). Program pengabdian ini akan berfokus pada pelatihan literasi keuangan pada PMI yang berada di Sekolah Indonesia Kuala Lumpur Malaysia (SIKL). Adapun sasaran utama dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini adalah orang tua murid dari siswa yang mengenyam Pendidikan di SIKL. Mayoritas dari orang tua murid merupakan pekerja kasar di Malaysia. Dengan profesi sebagai pramusaji warung makan, penjaga kedai, cleaning service dan sebagainya. Sehingga, dari kegiatan ini nantinya diharapkan akan dapat meningkatkan level literasi dari PMI di sana dalam hal pengelolaan keuangan, baik jangka pendek maupun jangka Panjang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Calvet, L. E., Campbell, J. Y., & Sodini, P. (2007). Down or out: Assessing the welfare costs of household investment mistakes. Journal of Political Economy, 115(5), 707–747.

Chavali, K., & Mohanraj, M. P. (2016). Impact of demographic variables and risk tolerance on investment decisions–an empirical analysis. International Journal of Economics and Financial Issues, 6(1), 169–175.

Dewi, V. S., Saputro, B., Afriandi, D., Daffa, M., Azzanjani, M., & Setiawan, T. (2022). Pengelolaan Sistem Keuangan Bank Sampah Dan Pemanfaatan Lahan Sempit Untuk Tambulampot. Buletin Abdi Masyarakat, 3(1), 32–40.

Hogarth, J. M., Anguelov, C. E., & Lee, J. (2005). Who has a bank account? Exploring changes over time, 1989–2001. Journal of Family and Economic Issues, 26(1), 7–30.

Karunarathne, W., & Gibson, J. (2014). Financial literacy and remittance behavior of skilled and unskilled immigrant groups in Australia. Journal of Asian Economics, 30, 54–62.

Lucas, R. E. B., & Stark, O. (1985). Motivations to remit: Evidence from Botswana. Journal of Political Economy, 93(5), 901–918.

Lusardi, A., & Mitchelli, O. S. (2007). Financial literacy and retirement preparedness: Evidence and implications for financial education: The problems are serious, and remedies are not simple. Business Economics, 42(1), 35–44.

Rohim, R., Erlinda, I., Sholihah, E. L., Firmansyah, F. R., & Andriani, F. (2022). Digitalisasi UMKM Melalui Pelatihan Google Maps dan Pemasaran Online. Majalah Ilmiah Pelita Ilmu, 5(2), 14–29.

Published
2026-02-12
How to Cite
Hidayat, R. A., Kusumaningtias, R., Yanthi, M. D., & Putra, R. (2026). Pelatihan Tatakelola Keuangan Rumah Tangga Orang Tua Siswa Sekolah Indonesia Kuala Lumpur. Jurnal Abdimas Indonesia, 6(1), 415-422. https://doi.org/10.34697/jai.v6i1.2356
Section
Articles