Penerapan Model Kawasan Peternakan (Ranch) Ternak Sapi Sumba Ongole Untuk Mengatasi Over Grazing Di Komunitas Parengu Wunga

  • Marselinus Hambakodu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Indonesia
  • Audrey Louise Makatita Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Indonesia
  • Pingky Alfa Ray Leo Lede Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Indonesia
  • Rindawani Rambu Tagu Hana Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Indonesia
  • Elieser Irno Bulu Universitas Kristen Wira Wacana Sumba, Indonesia
Keywords: Sapi Sumba Ongole, Over Grazing, Ranch, KO MANUNGGA

Abstract

Komunitas Parengu Wunga (KO MANUNGGA) merupakan kelompok masyarakat pemuda yang mempunyai salah satu aktivitas yakni beternak sapi Sumba Ongole (SO). Pada komunitas ini terdapat kelompok peternak yang aktif beternak berlokasi di Desa Wunga, Kecamatan Haharu yang terletak di Pulau Sumba bagian Utara Kabupaten Sumba Timur Provinsi Nusa Tenggara Timur. Komunitas Parengu Wunga sudah memiliki badan hukum dengan akta notaris Pau Djara   Liwe, SH dengan nomor 05, 02-12-2022, dengan anggota 20 orang anggota yang sedang melakukan beternak sapi Sumba Ongole. Metode pelaksanaan kegiatan yang telah dilakukan adalah 1) sosialisasi dan penyuluhan penyuluhan over grazing dan pola penggembalaan sistem rotasi strip grazing, 2) edukasi dan penyuluhan kawasan peternakan (ranch) sapi Sumba Ongole, 3) penentuan lokasi kawasan peternakan (ranch) ternak sapi Sumba Ongole, 4) pembuatan kawasan peternakan (ranch) ternak sapi Sumba, 5) Penerapan  kawasan peternakan (ranch) ternak sapi Sumba Ongole, 6) pendampingan, monitoring dan evaluasi kawasan peternakan (ranch) sapi Sumba Ongole, 7) keberlanjutan program pengabdian. Hasil pelaksanaan kegiatan pengabdian yakni sosialisasi dan edukasi Kawasan peternakan (ranch), edukasi nilai biologis dan komposisi botani padang penggembalaan, edukasi desain kawasan peternakan (ranch), pendampingan pembuatan kawasan peternakan (pembuatan pagar pada setiap paddock, pembuatan kendang koloni, pembuatan bak air minum, pembenihan hijauan pakan ternak berupa lamtoro tarramba, turi, Indigofera zollingeriana, pengolahan pupuk). Kegiatan pengabdian ini didukung dengan keterlibatan mahasiswa MB-KM dengan rekognisi 2 mata kuliah implementasi wirausaha ternak dan PKL peternakan sebanyak 9 sks. Target capaian indikator kinerja utama (IKU) yakni mahasiswa mendapatkan pengalaman diluar kampus, dosen berkegiatan diluar kampus, sedangkan luaran yang yang dihasilkan berupa tercapainya peningkatan level keberdayaan mitra dari aspek produksi dan manajemen, publikasi artikel ilmiah pada jurnal sinta 4, publikasi berita pada media massa elektronik, publikasi kegiatan di YouTube Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Unkriswina Sumba, dan publikasi poster pada media sosial Instagram peternakan_unkriswina. Pengabdian ini difokuskan pada pemanfaatan kawasan peternakan (ranch) untuk meningkatkan produksi ternak sapi Sumba Ongole yang ada di kelompok peternak KO MANUNGGA, Desa Wunga, Kecamatan Haharu, Kabupaten Sumba Timur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Hambakodu M, Saragih EC, Susanti R, Maramba M. Pemberdayaan Pemuda Milenial Komunitas Parengu Wunga Melalui Produksi “ METETES ” Untuk Meningkatkan Produksi Usaha Ayam Buras. MITRA J Pemberdaya Masy.2024;8(1):61–74.

Hambakodu M, Yanggu M, Jara A. Pelatihan Pembuatan Pakan Multinutrient Block untuk Sapi Sumba Ongole di Desa Wunga, Kecamatan Haharu, Kabupaten Sumba Timur. MITRA J Pemberdaya Masy. 2022;6(1):54–62.

Badan Pusat Statistik Sumba Timur. Kecamatan Haharu Dalam Angka 2024. 2024.

Jelantik GN, Dato TD, Manggol Y, Penu CLOL. Model Kawasan Peternakan (Ranch) Sapi Terpadu di Kabupaten Sabu Raijua. J Pengabdi Masn Peternak. 2018;3(2):77–122.

Liu K, Shao X. Grassland Ecological Management and Utilization for Sustainability. Agronomy. 2024;14(1).

Suyudi, Nuryaman H, Erfan. Strategi Dan Model Pengembangan Usaha Peternakan Sapi Rancah. J Ris Agribisnis Peternak. 2016;1(2):25–36.

Octarini S, Hellyward J, Madarisa F. Strategi Pengembangan Kawasan Peternakan Sapi Potong Berbasis Sumberdaya Lokal di Kabupaten Solok Selatan. J Ilm Univ Batanghari Jambi. 2022;22(3):1656–61.

Muhajirin, Despal, Khalil. Pemenuhan kebutuhan nutrien sapi potong bibit yang digembalakan di Padang Mengatas. Bul Makanan Ternak. 2017;104(1):9–20.

Hambakodu M, Pawulung JP, Nara MC, Amah UAR, Ranja EP, Tarapanjang AH. Identifikasi Hijauan Makanan Ternak di Lahan Pertanian dan Padang Penggembalaan Kecamatan Haharu Kabupaten Sumba Timur. J Ilmu dan Teknol Peternak Trop. 2021;8(1):43–50.

Amah U, Hambakodu M, Ina Y. Produksi, Komposisi Botani Dan Kapasitas Tampung Padang Penggembalaan Desa Maubokul Kecamatan Pandawai Pada Musim Kemarau. Pastura J Trop Forage Sci. 2021;11(2):116–21.

Hambakodu M. Produksi , komposisi botani dan kapasitas tampung padang penggembalaan alam Kecamatan Haharu Kabupaten Sumba Timur. In: The 2nd Conference of Applied Animal Science 2021. 2021. p. 112–7.

Han X, Ochoa-Hueso R, Ding Y, Li X, Jin K, van der Putten WH, et al. Grazing intensity by sheep affects spatial diversity in botanical composition of Inner Mongolian grassland. Agric Ecosyst Environ [Internet]. 2025;378(March 2024):109311. Available from: https://doi.org/10.1016/j.agee.2024.109311

Churriyah AN, Tussadia H, Astaman P, Ferdinan I. Produktivitas Ternak Sapi Bali dengan Model Penggembalaan Strip Grazing yang Terintegrasi dengan Tanaman Sawit di Kecamatan Pasangkayu. Tarjih Trop Livest J. 2024;04(02):87–94.

Hambakodu M, Sudarma IMA, Kaka A, Ina YT, Pati DU. Peternakan Sabana [Internet]. Deepublish; 2023. 1–121 p. Available from: www.deepublish.co.id.

Published
2025-12-05
How to Cite
Hambakodu, M., Makatita, A. L., Lede, P. A. R. L., Hana, R. R. T., & Bulu, E. I. (2025). Penerapan Model Kawasan Peternakan (Ranch) Ternak Sapi Sumba Ongole Untuk Mengatasi Over Grazing Di Komunitas Parengu Wunga. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(4), 3142-3153. https://doi.org/10.34697/jai.v5i4.2189
Section
Articles