Implementasi Modul Kesehatan Reproduksi Braille (KEPO-Brai) sebagai Media Edukasi Kesehatan Reproduksi Pada Remaja Disabilitas Tunanetra
Abstract
Keterbatasan informasi mengenai kesehatan reproduksi di kalangan remaja disabilitas tunanetra memberikan dampak signifikan pada dimensi fisik, psikologis, dan sosial. Pemberian edukasi kesehatan reproduksi sangat krusial diberikan dalam rangka mengupayakan mengurangi kesenjangan akses terhadap informasi kesehatan reproduksi bagi kalangan remaja yang memiliki keterbatasan penglihatan. Riset yang telah dilaksanakan mengindikasikan bahwa remaja dengan hambatan visual cenderung memiliki probabilitas lebih tinggi untuk memiliki pemahaman yang minim mengenai kesehatan reproduksi. Program pengabdian masyarakat ini bertujuan untuk memberdayakan remaja tunanetra melalui implementasi modul pembelajaran KEPO-Brai (Kesehatan Reproduksi Braille) di SLB A & A+ Elsafan Jakarta. Metode kegiatan dilakukan melalui penyusunan modul Braille, sosialisasi, serta uji coba pembelajaran interaktif dengan pendekatan partisipatif. Kegiatan PKM ini dilaksanakan di Sekolah SLB A & A+ Elsafan Jakarta. Hasil kegiatan PKM ini adalah meningkatnya pengetahuan terkait kesehatan reproduksi, serta sikap positif pada remaja kespro menjadi hal yang tidak tabu serta tersedianya media pembelajaran yang ramah disabilitas. Modul KEPO-Brai berpotensi menjadi inovasi edukasi kesehatan reproduksi yang inklusif dan dapat direplikasi di sekolah luar biasa lainnya.
Downloads
References
Anggraini D, Sari IP, Nursanti I. (2025). Meningkatkan Kesiapan Sekolah Dalam Edukasi Kesehatan Reproduksi Bagi Siswi Tunagrahita : Studi Pengabdian Di Slb Jakarta Pusat Enhancing School Readiness in Reproductive Health Education For Girls With Intellectual Disabilities: A Community Service Stud. Mestaka J Pengabdian Kepada Masyarakat[Internet].;4(4):476–84.AvailableFrom: https://pakisjournal.com/index.php/mestaka/article/view/746/46
Geneva WHO. World Health Statistic (2015) [Internet]. Vol. 151, Nhk技研. World Health Organization; 0–164 p. Available from:https://www.who.int/docs/default-source/gho-documents/world-health-statistic-reports/world-health-statistics 2015.pdf
Istiqomah. (2020). Pengembangan Modul Braille Pendidikan Kesehatan Reproduksi Bagi Remaja Tunanetra. J Bimbing Konseling Islam [Internet]. 2020;3(2):44–59. Available from:https://ejournal.uinsuska.ac.id/index.php/alittizaan/article/view/12109/6256
Kemenkes. Survei Kesehatan Indonesia (2023) (SKI). Kemenkes. 2023;235.
Komnas Perempuan. (2024). Hari Disabilitas Internasional [Internet]. Jakarta; . Available from: https://komnasperempuan.go.id/siaran-pers-detail/siaran-pers- komnas-perempuan-merespons-hari-disabilitas-internasional2024#:~:text=KomisionerKetua Sub Komisi Pemantauan,dilaporkan langsung ke Komnas Perempuan.
(Komnas Perempuan). (2024). Komisi Nasional Anti Kekerasan Terhadap Perempuan. Catatan Tahunan Kekerasan Terhadap Perempuan Tahun 2024 [Internet]. Jakarta; 2025. Available from: https://komnasperempuan.go.id/download-file/1316
Lubis, Dinni Randayani . DKK. (2024). Penguatan Kesehatan Reproduksi Melalui Edukasi untuk Membangun Kesadaran dan Kemandirian Pada Remaja Disabilitas J. A. I : Jurnal Abdimas Indonesia. Abdimas Indones [Internet]. 2024;4(4):1911–21. Availablefrom:https://dmi journals.org/jai/article/view/1067
Pratiwi M. Aksesibilitas Perempuan Disabilitas Dalam Pemenuhan Hak Kesehatan Seksual dan Reproduksi. Malahayati Nurs J [Internet]. 2023;184–195(1):306–12. Available from:https://d1wqtxts1xzle7.cloudfront.net/97423579/pdflibre.pdf?1673968264=&responsecontentmdisposition=inline%3B+filename%3DAksesibilitas_Perempuan_Disabilitas_dala.pdf&Expires=1759833503&Signature=JHJ7LIG7SCutb8QeARlglY6n13Pj3zOV4LLE aD0sZe-MtwFmULnlNukFL5
Ummah MS. (2019). Analisis Tematik Kependudukan Indonesia. Winardi W, editor. Vol. 11, Sustainability (Switzerland). Jakarta; 2019. 1–14 p.
Ulfah K. (2022). Edukasi Kesehatan Reproduksi dan Seksual Pada Remaja Disabilitas Tunanetra. Nasrudin M, editor. Jawa Tengah.
Ulfah K, Widayani W. (2021).Pengalaman Remaja Tunanetra Tentang Kesehatan Reproduksi Dan Seksual: Studi Kualitatif. J Ris Kesehat Poltekkes Depkes Bandung

