Demonstrasi Pengolahan Makanan Berbasis Pangan Hewani untuk Pencegahan Stunting di Nagari Sulit Air

  • Zuhrah Taufiqa Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang https://orcid.org/0000-0002-2415-8000
  • Nur Rahmi Departemen Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia
  • Milya Novera Departemen Keperawatan Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Negeri Padang, Padang, Indonesia Faculty of Nursing, Prince of Songkla University, Thailand
  • Benny Alexander Maisa Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia
  • Navila Samsa Volasoohy Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia
  • Mutia Erliza Mashfufah Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia
  • Muhammad Khalish Fathani Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia
  • Muhammad Raif Welfin Alkhairy Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia
  • Ahmad Syauqy Allief Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia
Keywords: demonstrasi pangan hewani, edukasi gizi, Nagari Sulit Air, stunting

Abstract

Stunting masih menjadi masalah gizi utama di Indonesia, salah satunya akibat rendahnya konsumsi pangan hewani pada balita. Rendahnya pemanfaatan pangan hewani sering disebabkan oleh kurangnya pemahaman ibu dan kader Posyandu mengenai nilai gizi serta cara pengolahan yang tepat. Nagari Sulit Air merupakan wilayah dengan prevalensi stunting balita tertinggi di Kabupaten Solok, melebihi angka nasional. Program pengabdian masyarakat ini difokuskan pada demonstrasi pengolahan makanan berbasis pangan hewani sebagai inovasi edukasi gizi. Kegiatan diikuti oleh 68 peserta yang terdiri atas ibu balita dan kader Posyandu. Rangkaian kegiatan dilaksanakan melalui tiga tahap, yaitu sosialisasi dan koordinasi dengan pihak nagari serta stakeholder, edukasi gizi dan demonstrasi pengolahan pangan hewani dengan panduan Buku Resep Praktis Atasi Stunting, serta tahap evaluasi melalui pre-test dan post-test. Hasil kegiatan menunjukkan peningkatan pengetahuan secara signifikan tentang stunting dan pertumbuhan, jenis dan manfaat pangan hewani, serta keamanan pengolahan pangan hewani pada peserta setelah kegiatan. Peserta menunjukkan partisipasi aktif dan antusiasme selama kegiatan. Terdapat. Dengan demikian, demonstrasi pengolahan makanan berbasis pangan hewani ini efektif meningkatkan pengetahuan gizi masyarakat dan berpotensi mendorong perubahan perilaku positif dalam praktik pengolahan makanan anak dalam upaya pencegahan stunting.

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

Zuhrah Taufiqa, Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang

Dr. dr. Zuhrah Taufiqa, M.Biomed.

Departemen Kedokteran
Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang

Bukittinggi, Indonesia

Nur Rahmi, Departemen Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia

Departemen Kedokteran Hewan Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia

Milya Novera, Departemen Keperawatan Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Negeri Padang, Padang, Indonesia Faculty of Nursing, Prince of Songkla University, Thailand

Departemen Keperawatan Fakultas Psikologi dan Kesehatan Universitas Negeri Padang, Padang, Indonesia
Faculty of Nursing, Prince of Songkla University, Thailand

Benny Alexander Maisa, Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia

Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia

Navila Samsa Volasoohy, Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia

Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia

Mutia Erliza Mashfufah, Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia

Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia

Muhammad Khalish Fathani, Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia

Departemen Kedokteran Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Padang, Bukittinggi, Indonesia

References

Anissa, D. D., & Dewi, R. K. (2021). Peran protein: ASI dalam meningkatkan kecerdasan anak untuk menyongsong generasi Indonesia emas 2045 dan relevansinya dengan Al-Qur’an. Jurnal Tadris IPA Indonesia, 1(3), 427–435. https://doi.org/10.21154/jtii.v1i3.393

Białek-Dratwa, A., Dawid, K., Staśkiewicz-Bartecka, W., Kiciak, A., Kowalski, O., & ... (2025). Baby-led weaning vs. traditional complementary feeding—Differences in feeding practices among Polish children aged 6–36 months—A cross-sectional study. Nutrients, 17(5), 899. https://doi.org/10.3390/nu17050899

De Sanctis, V., Soliman, A., Alaaraj, N., Ahmed, S., Alyafei, F., & Hamed, N. (2021). Early and long-term consequences of nutritional stunting: From childhood to adulthood. Acta Bio Medica Atenei Parmensis, 92(1), e11346. https://doi.org/10.23750/abm.v92i1.11346

Dinas Kesehatan. (2024). Rekap status gizi per nagari umur 0–59 bulan penimbangan bulan Februari 2024.

Evawaty, H., Adhisty, W. A., Fauziah, N., & Immawanti. (2025). Enhancing maternal competence in preventing stunting through local food-based complementary feeding: A quasi-experimental study in West Sulawesi, Indonesia. Jurnal Kesehatan Manarang, 11(2), 201–213. https://doi.org/10.33490/jkm.v11i2.2024

Hambali, I., Cahyo, D. N., Humairoh, S. H., Fadhillah, A. A. F., Andari, R. Y., Hafani, A., Fadhila, L. N., Elly, S., Dami, N. A., Jannah, A. F., & Mubarrok, M. N. (2023). Upaya pencegahan stunting dengan melakukan sosialisasi literasi digital dan demo masak puding jagung sehat di Kelurahan Beji, Kecamatan Taman, Kabupaten Pemalang. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 3(3), 833–839. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.1890

Iskandar, I., Minggani, F., Alam, S. M., Ajeng, Z., & Aini, K. (2025). Upaya percepatan penurunan stunting dan pembuatan makanan bergizi berbahan sumber daya alam lokal di Desa Rajun dalam bingkai Sekolah Orang Tua Hebat (SOTH). Jurnal Abdimas Indonesia, 5(3), 1320–1326. https://doi.org/10.34697/jai.v5i3.1852

Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2025). Profil Kesehatan Indonesia 2024.

Lorenna, M., Irmawati, E. N., & Purianingtyas, A. R. (2024). Pencegahan stunting melalui edukasi ibu dalam pemberian makanan pendamping ASI pada balita. Jurnal Pengabdian Masyarakat Indonesia, 4(2), 129–134. https://doi.org/10.52436/1.jpmi.2017

Maisa, B. A., et al. (2024). Pembinaan higienitas tangan dan makanan dalam pencegahan stunting. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(4), 1547–1556. https://doi.org/10.53769/jai.v4i4.1033

Masuke, R., Msuya, S. E., Mahande, J. M., Diarz, E. J., Stray-Pedersen, B., Jahanpour, O., & Mgongo, M. (2021). Effect of inappropriate complementary feeding practices on the nutritional status of children aged 6–24 months in urban Moshi, Northern Tanzania: Cohort study. PLOS ONE, 16(5), e0250562. https://doi.org/10.1371/journal.pone.0250562

Miyachi, M. (2020). Summary of the 9th Life Science Symposium: Integration of nutrition and exercise sciences. Nutrition Reviews, 78(1), 40–45. https://doi.org/10.1093/nutrit/nuaa083

Parikh, P., Semba, R., Manary, M., Swaminathan, S., Udomkesmalee, E., Bos, R., Poh, B. K., Rojroongwasinkul, N., Geurts, J., Sekartini, R., & Nga, T. T. (2022). Animal source foods, rich in essential amino acids, are important for linear growth and development of young children in low- and middle-income countries. Maternal & Child Nutrition, 18(1), e13264. https://doi.org/10.1111/mcn.13264

Sartikah. (2023). Efektivitas pemberian Saluri (satu telur satu hari) terhadap tinggi badan pada balita stunting di Puskesmas Pakuhaji Kabupaten Tangerang Banten tahun 2022. Indonesian Scholar Journal of Nursing and Midwifery Science, 2(10), 910–918. https://doi.org/10.54402/isjnms.v2i10.361

Sato, Y., Khamphithoun, S., Saiyachak, K., Ando, H., Ishizuka, T., Saeki, S., & Miyoshi, M. (2024). Enhancing child dietary diversity through cooking demonstration and nutritional education in rural Lao PDR. Tropical Medicine and Health, 52(1), 8. https://doi.org/10.1186/s41182-023-00571-3

Soptiana, H., Putri, H. T. P. A., Agisna, L. A. M., Rusyda, A. P. N., Hasanah, E., Afriani, F., & Sufrafti, L. (2024). Use of local resources in cooking and PMT demonstration activities for stunting prevention in Panji Sari District. Jurnal Wicara Desa, 2(3), 485–491.*

Stunting Acceleration Secretariat. (2019). National Strategy for the Acceleration of Stunting Prevention (StraNas Stunting) (2nd ed.). Secretariat of the Vice President of the Republic of Indonesia.

Susyani, Sartono, Sadiq, A., Telisa, I., Terati, Kartika Sary, D., Friantini, T., & Hasyim, H. (2023). Cooking demo of balanced nutritional meals from local food ingredients in increasing community knowledge and skills through assistance methods in stunting locus, Muara Enim District. Abdi Dosen: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 7(3), 734. https://doi.org/10.32832/abdidos.v7i3.1923

Taufiqa, Z., Chandra, D. N., Helmizar, H., Lipoeto, N. I., & Hegar, B. (2021). Micronutrient content and total lactic acid bacteria of dadiah pudding as food supplementation for pregnant women. Open Access Macedonian Journal of Medical Sciences, 9(4), 1149–1155. https://doi.org/10.3889/oamjms.2021.6791

Taufiqa, Z., Chandra, D. N., Lipoeto, N. I., & Hegar, B. (2024). Nutrient content in dadiah pudding, a potential source of probiotics from Minangkabau, West Sumatra. Majalah Kedokteran Andalas, 46(8), 1300–1313. https://doi.org/10.25077/mka.v46.i8.p1289-1302.2024

Taufiqa, Z., Chandra, D. N., Werdhani, R. A., Malik, S. G., Sekartini, R., Lipoeto, N. I., & Hegar, B. (2024). The effect of ‘dadiah’ supplementation on the proportion of intestinal microbiota and secretory immunoglobulin A levels in breast milk and infant fecal. African Journal of Biomedical Research, 27(4S). https://doi.org/10.53555/AJBR.v27i4S.5350

Taufiqa, Z., et al. (2024). Inovasi kelas gizi dalam praktik pemberian makanan pendamping ASI di Nagari Pilubang Lima Puluh Kota. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(4), 1538–1546. https://doi.org/10.53769/jai.v4i4.1034

Taufiqa, Z., Fauziah, R. E., & Mashfufah, M. E. (2025). Resep praktis atasi stunting.

Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S). (2024). Program makan bergizi gratis adalah pengungkit yang efektif untuk percepatan dan penurunan stunting. Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia, Sekretariat Wakil Presiden.

World Health Organization (WHO). (2023). WHO guideline for complementary feeding of infants and young children 6–23 months of age (1st ed.). World Health Organization.

Yin, W., Li, T., Wu, Z., Hung, S.-C., Hu, D., Gui, Y., Cho, S., Sun, Y., Woodburn, M. A., Wang, L., Li, G., Piven, J., Elison, J. T., Wu, C. W., Zhu, H., Cohen, J. R., Lin, W., UNC/UMN Baby Connectome Project Consortium, ... Wolff, J. (2025). Charting brain functional development from birth to 6 years of age. Nature Human Behaviour, 9(8), 1246–1259. https://doi.org/10.1038/s41562-025-02160-2

Published
2025-11-10
How to Cite
Taufiqa, Z., Rahmi, N., Novera, M., Maisa, B. A., Volasoohy, N. S., Mashfufah, M. E., Fathani, M. K., Alkhairy, M. R. W., & Allief, A. S. (2025). Demonstrasi Pengolahan Makanan Berbasis Pangan Hewani untuk Pencegahan Stunting di Nagari Sulit Air. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(4), 2775-2783. https://doi.org/10.34697/jai.v5i4.2168
Section
Articles