Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Ampas Kelapa sebagai Pakan Ternak Fermentasi (Silase) di Desa Banjarsengon Jember

Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Ampas Kelapa sebagai Pakan Ternak Fermentasi (Silase) di Desa Banjarsengon Jember

  • Nita Kuswardhani Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Andi Eko Wiyono Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Nidya Shara Mahardika Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Himmatul Khasanah Universitas Jember, Jember, Indonesia
  • Ayu Kuscahyaningtyas University of Jember
Keywords: Ampas Kelapa, Limbah, Pakan Ternak

Abstract

Kelapa (Cocos nucifera L.) merupakan salah satu tanaman yang sangat bermanfaat bagi kehidupan manusia, hampir seluruh bagian tanaman ini dapat dimanfaatkan. Indonesia sebagai negara tropis juga menjadi salah satu negara penghasil kelapa terbesar di dunia, dengan angka produksi mencapai 2,8 juta ton per tahunnya. Salah satu daerah dengan potensi kelapa yang tinggi yakni Desa Banjarsengon yang terletak di Kecamatan Patrang, Jember. Mayoritas warga desa ini berprofesi sebagai petani dan peternak, dan 90% masyarakat desa ini memiliki pohon kelapa. Pemanfaatan utama pohon kelapa di desa ini berfokus pada buahnya, yang mana pada umumnya dijual secara langsung ke pedagang. Pemanfaatan lain terhadap buah kelapa yakni dengan dibuat menjadi santan. Proses pengolahan buah kelapa menjadi santan menghasilkan limbah yang tidak bisa terhindarkan, yakni ampas kelapa. Limbah ampas kelapa yang pada umumnya langsung dibuang, ternyata masih memiliki berbagai kandungan yang dapat bermanfaat sebagai pakan ternak, seperti protein kasar dan serat kasar. Sehubungan dengan mayoritas penduduk desa yang memiliki hewan ternak, maka pemanfaatan limbah ampas kelapa sebagai bahan tambahan pakan ternak tepat untuk dilakukan. Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan penyuluhan dan pelatihan terhadap masyarakat Desa Banjarsengon dalam memanfaatkan limbah ampas kelapa menjadi bahan tambahan pakan ternak. Masyarakat memberikan respon yang sangat positif terhadap pelaksanaan kegiatan ini, sebagaimana sebelumnya belum pernah dilakukan penyuluhan terkait limbah ampas kelapa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Adhayanti, I., & Ahmad, T. (2020). Karakter Mutu Fisik dan Kimia Serbuk Minuman Instan Kulit Buah Naga yang Diproduksi dengan Metode Pengeringan yang Berbeda. Media Farmasi, 16(1), 57-64, DOI: 10.32382/mf.v16i1.1418.

Direktorat Jenderal Perkebunan Kementerian Pertanian. (2023). Statistik Unggulan 2020-2022. Direktorat Jenderal Perkebunan, Kementerian Pertanian. http://www.ditjenbun.pertanian.go.id/

Fadhilah, I. N., Octaviani, V., & Kurniasih, N. (2022). Nilai Nutrisi (Analisis Proksimat) Ampas Kelapa Terfermentasi Sebagai Pakan Kelinci. In Gunung Djati Conference Series (Vol. 7, pp. 83-88). https://conferences.uinsgd.ac.id/

Lubis, N., Rangkuti, K., & Hafizun, M. (2025). Analisis Perbandingan Produktivitas Komoditi Kelapa di Indonesia dan Malaysia. Jurnal Agristan, 7(1), 96-105, DOI: http://dx.doi.org/10.25181/jofsa.v9i1.4012

Roydatul Zikria. (2022). Outlook Komoditas Perkebunan Kelapa. Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian Sekretariat Jenderal Kementerian Pertanian. Https://Satudata.Pertanian.Go.Id/Datasets/Publikasi/25#:~:Text=Pro duksi%20kelapa%20indonesia%20tahun%202021,Kelapa%20dalam%20ma upun%20kelapa%20hibrida.

Ruksanan, R., Ari, R., Puguh, I. W., Panga, L., Oge, L., & Wahyuni, A. (2022). Pengaruh Jenis Air Kelapa dan Konsentrasi Gula terhadap Kualitas Sirup Air Kelapa. Jurnal Sultra Sains, 4(1), 31-39, DOI: https://doi.org/10.54297/sultrasains.v4i1.313. https://jurnal-unsultra.ac.id/index.php/sultrasains/article/view/313

Sahil, S. A., Ayuningsih, B., & Hernaman, I. (2022). Pengaruh Lama Fermentasi terhadap Kandungan Lignin dan Selulosa Silase Tebon Jagung (Zea mays) dengan Aditif Dedak Fermentasi. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis dan Ilmu Pakan, 4(1), 1-9, DOI: https://doi.org/10.24198/jnttip.v4i1.38967

Septian, M. H., Nafisah. I., & Maarif, B. D. (2024). Peningkatan Kapasitas Peternak Desa Sugihmas terkait Pembuatan Pakan Fermentasi. Jurnal Media Kontak Tani Ternak, 6(1), 1-10, DOI: https://doi.org/10.24198/mktt.v6i1.49693. https://jurnal.unpad.ac.id/mktt/article/viewFile/49693/22253

Silalahi, H., & Insun Sangadji, S. F. (2023). Silase Rumput Pakchong (Pennisetum purpureum Cv. Thailand) dengan Penambahan Molasses sebagai Pakan Ternak Ruminansia. Jurnal Agrosilvopasture-Tech, 2(1), 202-209, DOI: https://doi.org/10.30598/j.agrosilvopasture-tech.2023.2.1.202. https://ojs3.unpatti.ac.id/index.php/agrosilvopasture-tech/article/view/9047

Wati, S. W., Mashudi, & Irsyammawati, A. (2018). Kualitas Silase Rumput Odot (Pennisetum Purpureum Cv. Mott) dengan Penambahan Lactobacillus Plantarum Dan Molasses pada Waktu Inkubasi yang Berbeda. Jurnal Nutrisi Ternak Tropis, 1(1), 45 – 53, DOI: 10.21776/ub.jnt.2018.001.01.6.

Wulandari, S., F. Fathul, Liman. (2015). Pengaruh Berbagai Komposisi Limbah Pertanian Terhadap Kadar Air, Abu, dan Serat Kasar pada Wafer. Jurnal Ilmiah Peternakan Terpadu. 3 (3) : 104-109, DOI: https://doi.org/10.23960/jipt.v3i3.p%25p. https://jurnal.fp.unila.ac.id/index.php/JIPT/article/view/833.

Published
2025-11-27
How to Cite
Kuswardhani, N., Wiyono, A. E., Mahardika, N. S., Khasanah, H., & Kuscahyaningtyas, A. (2025). Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Ampas Kelapa sebagai Pakan Ternak Fermentasi (Silase) di Desa Banjarsengon Jember: Penyuluhan dan Pelatihan Pemanfaatan Limbah Ampas Kelapa sebagai Pakan Ternak Fermentasi (Silase) di Desa Banjarsengon Jember. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(4), 2956-2962. https://doi.org/10.34697/jai.v5i4.2157
Section
Articles