PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBERDAYAAN ANAK DI MASA PANDEMI

  • Rauda Roziqa Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara
  • Husni Thamrin Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik Universitas Sumatera Utara, Indonesia
Keywords: Problem Based Learning, public speaking, pemberdayaan, masa pandemi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan peningkatan keterampilan berbicara di depan umum (public speaking) dan berpikir kritis pada anak di desa Labuhan Ruku melalui penerapan model Problem Based Learning (PBL). Program ini dilaksanakan di Desa Labuhan Ruku, Kecamatan Talawi, Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatera Utara. Subjek penelitian adalah 50 anak di desa tersebut. Program ini dilaksanakan selama 2 bulan. Pengumpulan data menggunakan metode observasi dengan instrumen checklist dan tes evaluasi praktik dari teori-teori yang telah disajikan. Hasil dari program ini dianalisis dengan menggunakan teknik deskriptif. Hasil observasi keterampilan berbicara di depan umum siswa menunjukkan adanya peningkatan rasa percaya diri untuk berbicara di depan umum. Dan hasilnya menunjukkan peningkatan dari 20% menjadi 75%. Berdasarkan hasil penelitian dapat disimpulkan bahwa penerapan model pembelajaran Problem Based Learning (PBL) dinilai efektif pada masa pandemi dalam meningkatkan public speaking dan berpikir kritis pada siswa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arends, Richard. (2008). Learning to Teach. Penerjemah: Helly Prajitno & Sri Mulyani. New York: McGraw Hill Company.

Dedeh Maryani dan Ruth Roselin E. Nainggolan, Pemberdayaan Masyarakat (Yogyakarta: Depublish, 2019), 56-57

Riyanto, Yatim. 2009. Paradigma Baru Pembelajaran. Jakarta : Raja Grafika

Totok Mardikanto dan Poerwoko Soebianto, Pemberdayaan Masyarakat dalam Prespektif Kebijakan Publik, Bandung, Alfabeta, 2015.

Published
2022-06-06
How to Cite
Roziqa, R., & Thamrin, H. (2022). PENERAPAN MODEL PEMBELAJARAN PROBLEM BASED LEARNING (PBL) PADA PEMBERDAYAAN ANAK DI MASA PANDEMI. Jurnal Abdimas Indonesia, 2(2), 204-209. https://doi.org/10.53769/jai.v2i2.211