Pengembangan Objek Wisata Alam Bantole: Penguatan Potensi Wisata Permandian Alami Berbasis Kearifan Lokal di Desa Tombang
Abstract
Permandian Alam Bantole di Desa Tombang, Kecamatan Walenrang, Kabupaten Luwu merupakan salah satu potensi wisata air alami yang menyimpan daya tarik keindahan alam dan nilai kearifan lokal. Namun, keberadaannya masih belum dikelola secara optimal sehingga memerlukan strategi pengembangan yang berkelanjutan. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji potensi, tantangan, serta langkah-langkah pengembangan objek wisata Bantole sebagai destinasi unggulan di tingkat lokal maupun regional. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan observasi lapangan, wawancara masyarakat sekitar, serta studi pustaka. Hasil kajian menunjukkan bahwa Bantole memiliki daya tarik utama berupa kejernihan air alami, suasana sejuk, serta aksesibilitas yang relatif mudah dijangkau. Tantangan yang dihadapi meliputi keterbatasan sarana prasarana, promosi yang masih minim, dan kurangnya keterlibatan pemerintah dalam pengelolaan. Oleh karena itu, diperlukan sinergi antara pemerintah daerah, masyarakat, dan pelaku wisata untuk mendorong pengembangan Bantole sebagai destinasi wisata alam berbasis kearifan lokal dan ramah lingkungan. Dengan pengelolaan yang tepat, Bantole berpotensi menjadi ikon wisata air alami yang wajib dikunjungi di Kabupaten Luwu.
Downloads
References
Arnstein, S. R. (1969). A ladder of citizen participation. Journal of the American Institute of Planners, 35(4), 216–224.
Ife, J., & Tesoriero, F. (2016). Community development: Community-based alternatives in an age of globalisation (3rd ed.). Pearson Education.
Rahman, A., & Hasan, N. (2021). Digital tourism and local empowerment in rural Indonesia. Unpublished manuscript.
UNWTO. (2021). Sustainable development of tourism: Policy and practice for global tourism. World Tourism Organization.
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Gava Media.
Yoeti, O. A. (2008). Perencanaan dan Pengembangan Pariwisata. Pradnya Paramita.
Pitana, I. G., & Putra, I. N. D. (2010). Pariwisata Berbasis Masyarakat. Andi Publisher.
Risfaisal, Kaharuddin & Nasrah (2020).Dampak Sosial Ekonomi Objek Wisata Lappa Laona, Kab. Barru (Sulawesi Selatan).
Utami, D.D. (2023). Rural tourism entrepreneurship success factors (studi faktor keberhasilan kewirausahaan pariwisata pedesaan).
Rahmat & Maulidatul Khoiriyah (2022). Pemberdayaan Masyarakat Desa melalui Eduwisata dan Ekowisata.

