Kelas Interaktif Bahasa Inggris untuk Sains dan Teknologi: Upaya Pemberdayaan Literasi Global di Tingkat Sekolah Menengah
Abstract
Penguasaan Bahasa Inggris sebagai bahasa internasional sangat penting dalam mengakses informasi global, khususnya di bidang sains dan teknologi. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini bertujuan untuk meningkatkan literasi Bahasa Inggris peserta didik melalui pendekatan kelas interaktif berbasis konten sains dan teknologi. Program ini dilaksanakan di tiga sekolah menengah, yaitu SMAN 5 Palopo, SMKN 1 Palopo, dan SMAN 12 Luwu Utara. Metode pelaksanaan meliputi ceramah interaktif, diskusi tematik, simulasi, dan penggunaan media digital. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan antusiasme, minat belajar, dan pemahaman siswa terhadap Bahasa Inggris kontekstual. Kegiatan ini memberikan kontribusi nyata terhadap upaya pemberdayaan literasi global bagi generasi muda, khususnya di wilayah Sulawesi Selatan.
Downloads
References
Coyle, D., Hood, P., & Marsh, D. (2010). CLIL: Content and Language Integrated Learning. Cambridge: Cambridge University Press.
Dinas Pendidikan Provinsi Sulawesi Selatan. (2023). Rekapitulasi Nilai Ujian Sekolah Tingkat SMA/SMK Tahun Ajaran 2022/2023. Makassar: Bidang Evaluasi dan Kurikulum.
Hapsari, R. (2019). Pengaruh Penggunaan Materi Berbasis Sains terhadap Motivasi dan Hasil Belajar Bahasa Inggris Siswa. Tesis. Universitas Negeri Malang.
Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi.
Nurhayati, D. A. W. (2020). "Content-Based Instruction untuk Pembelajaran Bahasa Inggris: Kajian Teoretis dan Praktis." Lingua Didaktika, 14(2), 195-210.
Richards, J. C. (2006). Communicative Language Teaching Today. Cambridge: Cambridge University Press.
Trilling, B., & Fadel, C. (2009). 21st Century Skills: Learning for Life in Our Times. San Francisco: Jossey-Bass.
Yuliana, D., & Harahap, R. A. (2021). "Pengaruh Media Interaktif terhadap Kemampuan Berbicara Bahasa Inggris Siswa SMK." Jurnal Pendidikan Bahasa, 9(1), 33-44.

