Mencuci Tangan Dengan Baik dan Benar Bersama Mahasiswa Prodi Gizi FKM UINSU di TK Negeri Pembina Kota Tebing Tinggi
Abstract
Kegiatan penyuluhan kesehatan memiliki peranan penting dalam meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap perilaku hidup bersih dan sehat. Salah satu upaya promotif yang dilakukan adalah edukasi mengenai pentingnya mencuci tangan dengan baik dan benar. Kegiatan ini dilaksanakan oleh mahasiswi Program Studi Gizi, Fakultas Kesehatan Masyarakat, Universitas Islam Negeri Sumatera Utara (UINSU), di TK Negeri Pembina Kota Tebing Tinggi. Program ini mengusung tema “Langkah Kecil, Manfaat Besar: Ayo Cuci Tangan, Sehat Dimulai dari Tangan yang Bersih”, yang bertujuan untuk menanamkan kebiasaan mencuci tangan kepada anak usia dini melalui pendekatan edukatif dan menyenangkan. Metode yang digunakan meliputi penyuluhan interaktif, demonstrasi cara mencuci tangan sesuai standar WHO, serta media edukasi visual dan permainan. Hasil kegiatan menunjukkan adanya peningkatan pengetahuan dan keterampilan anak-anak dalam mencuci tangan secara benar. Kegiatan ini juga mendapat tanggapan positif dari guru dan orang tua sebagai langkah awal dalam membentuk perilaku hidup bersih dan sehat sejak dini. Dengan demikian, program ini membuktikan bahwa intervensi sederhana dapat memberikan dampak besar terhadap kesehatan masyarakat, terutama bila dimulai dari kelompok usia dini.
Downloads
References
Departemen Kesehatan RI. (2017). Petunjuk Teknis Cuci Tangan Pakai Sabun. Jakarta: Depkes RI.
Kementerian Kesehatan Republik Indonesia. (2020). Panduan Perilaku Hidup Bersih dan Sehat (PHBS). Jakarta: Kemenkes RI.
Notoatmodjo, S. (2012). Promosi Kesehatan dan Ilmu Perilaku. Jakarta: Rineka Cipta.
Suparmi, S., & Rahayu, T. (2020). Edukasi cuci tangan pada anak usia dini untuk mencegah penularan penyakit. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 8(2), 120–127.
Sujiono, Y. N. (2009). Konsep Dasar Pendidikan Anak Usia Dini. Jakarta: Indeks.
Yuliana, S. (2020). Edukasi Cuci Tangan Pakai Sabun untuk Pencegahan Penyakit Menular pada Anak Sekolah Dasar. Jurnal Kesehatan Masyarakat, 15(1), 45–51.

