Ibadah Kurban Jadi Teladan: Edukasi Karakter Anak Mualaf Baduy
Abstract
Anak-anak mualaf dari komunitas Baduy menghadapi tantangan dalam memahami dan menginternalisasi nilai-nilai karakter Islami karena latar belakang budaya adat dan keterbatasan pendidikan agama. Program ini bertujuan untuk menanamkan nilai-nilai karakter seperti keikhlasan, tanggung jawab, kepedulian, dan kerja sama melalui pelibatan langsung dalam kegiatan ibadah Kurban. Metode yang digunakan adalah pendekatan edukatif-partisipatif yang melibatkan anak-anak dalam sesi edukasi kisah Nabi Ibrahim a.s., pelatihan simulasi Kurban, kegiatan distribusi daging, serta refleksi nilai karakter. Hasil program menunjukkan peningkatan signifikan dalam pemahaman dan penerapan nilai karakter Islami di kalangan anak-anak mualaf. Kesimpulannya, ibadah Kurban terbukti efektif sebagai media pendidikan karakter berbasis nilai Islam yang kontekstual dengan budaya lokal.
Downloads
References
Asmani, J. M. (2011). 7 Prinsip dasar pendidikan karakter di sekolah. Diva Press.
Geertz, C. (1983). Local knowledge: Further essays in interpretive anthropology. Basic Books.
Hasan, S. H. (2010). Pendidikan karakter berbasis budaya untuk membangun masyarakat madani. Jakarta: Kemendiknas.
Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. (2010). Pengembangan pendidikan budaya dan karakter bangsa. Kemendikbud.
Lickona, T. (1991). Educating for character: How our schools can teach respect and responsibility. Bantam Books.
Nata, A. (2012). Pendidikan Islam di era globalisasi. Rajawali Pers.
Rohman, F. (2019). Islam dan kearifan lokal: Studi Islam dan budaya lokal pada komunitas adat di Banten. Jurnal Studi Islam dan Budaya, 10(2), 123–135.
Santrock, J. W. (2007). Child development (11th ed.). McGraw-Hill.
Zuhairini, A., Zain, M., Ghofur, A., & Rifa’i, A. (1994). Pendidikan agama dalam keluarga dan sekolah. Bumi Aksara.

