Pembentukan Soft Skill Remaja Melalui Kegiatan Karang Taruna Di Desa Buntu Torpedo, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara
Abstract
Kegiatan karang taruna bertujuan membentuk kemampuan keterampilan pemuda desa melalaui kegiatan karang taruna. Jenis penelitian yang digunakan adalah penelitian kualitatif dengan desain deskriptif. Pengumpulan data yang digunakan adalah observasi, wawancara, dan dokumentasi. Kegiatan karang taruna dalam membentuk soft skill remaja di Desa Buntu Torpedo, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara. Penelitian ini dilaksanakan di Desa Buntu Torpedo, Kecamatan Sabbang, Kabupaten Luwu Utara. Hasil kegiatan pengabdian menunjukkan bahwa kegiatan yang dilaksanakan oleh karang taruna sangat efektif dalam proses pembentukan karakter pemuda/remaja, dalam proses pelaksanaannya melibatkan semua pemuda/remaja di Desa Buntu Torpedo, dengan dua kegiatan yang dilaksanakan yakni peternakan ikan lele dan tudang sipulung. Kegiatan rutinitas dilakukan dengan cara pemberian materi-materi yang dibutuhkan oleh pemuda/remaja seperti pada kegiatan tudang sipulung, sedangkan kegiatan bulanan dan tahunan para pemuda/remaja dituntun secara langsung dalam suatu kegiatan yang akan dilaksanakan seperti pada kegiatan peternakan ikan lele dimana yang bertugas untuk menjaga dan merawat kolam dan ikan yaitu anggota karang taruna secara bergantian. Pembentukan karakter melalui kegiatan karang taruna dilakukan melalui kegiatan-kegiatan yang dilaksanakan karang taruna dimana para pemuda diberikan kesibukan yang nantinya akan mengurangi sedikit demi sedikit kegiatan yang tidak bermanfaat seperti kumpul-kumpul tidak jelas sampai menimbulkan keributan serta dua kegiatan tersebut dapat membentuk karakter tanggungjawab, sabar, peduli sesama, dan bersatu.
Downloads
References
Ali Mahfudin. 2011. Strategi Peningkatan Donator. PT. Yayasan Al-Jihad. Surabaya
Arikunto, Suharsuni. 2000. Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktek. Rineka Cipta. Jakarta.
Direktorat Kesejahteraan Anak dan Keluarga.1987. Pedoman Pembinaan Program dan Kegiatan Karang Taruna: Dirjen Rehabilitasi dan Pelayanan Sosial. Jakarta
Darmiyati Zuchdi, 2011: Kamus Umum Bahasa Indonesia, Balai Pustaka. Jakarta
Djoldjoeni Sangkarsomalida, 2012. kamus Besar bahasa Indonesia. Jakarta.
Saragi, 2004.Pedoman Dasar Karang Taruna. Medan
Keputusan. Menpora RI No.0023/Menpora/2005, Pola Dasar Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda. Digandakan SPGM Provinsi Sumatera Utara 1987 Medan.
Koentjaraningrat. 1995Metode-Metode Penelitian Masyarakat. Gramedia. Jakarta
Nawawi, H. 2002. Manajemen Sumber Daya Manusia Untuk Bisnis yang Konfentif. Gajah Mada University Pers. Yogyakarta.
Permensos 83/HUK/2005.PedomanDasarKarangTaruna, Balai Pustaka. Jakarta.
Purba.Rosmaniar.2000. Pembinaan dan Pengembangan Generasi Muda dalam Menunjang Pembangunan Masyarakat dikelurahan Tanjung Sari Kecamatan Medan Selayang. Skripsi .tidak diterbitkan; Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Medan. Medan.
Surahman Winarno. 1983. Pengantar Penelitian Ilmiah, Tarsito. Bandung.
Simanjuntak.B dan Pasaribu.IL1990.Membinadan Mengembangkan Generasi Muda. Tarsito. Bandung.
Teguh Haryanto Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Surakarta, Tahun 2014. Surakarta

