Pelatihan Cegah Stunting Sejak Dini dengan MPASI ala Kemenkes pada Ibu Balita di Desa Gambaran

  • Ghina Nur Azizah Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Rezka Wahyu Dwiyanti Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Tri Vandi Prahestu Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Erica Revanda Kusumaningtyas Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Rakan Kairo Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Nabila Lutfhi Afifah Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Mohammad Jimmy Budiarto Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Karina Adelia Putri Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Nunazzi Amara Arfa Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Arief Maulana Wijaya Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Hitman Sagah Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Dinda Nur Azizah Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Latif Hisbulloh Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
  • Wanda Nugroho Yanuarto Universitas Muhammadiyah Purwokerto, Purwokerto, Indonesia
Keywords: MPASI, stunting, edukasi ibu, pencegahan stunting, usia emas

Abstract

Pemberian Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) yang tepat merupakan salah satu upaya penting dalam mencegah stunting pada masa usia emas anak, yaitu 6–24 bulan. Artikel ini membahas hasil pelatihan yang bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan ibu balita tentang MPASI di Desa Gambaran. Metode pelatihan mencakup pre-test, pemberian materi, demonstrasi pembuatan MPASI, dan post-test. Hasil menunjukkan peningkatan signifikan dalam pengetahuan peserta setelah pelatihan. Sebanyak 4 peserta mampu menjawab seluruh soal post-test dengan benar, sedangkan rata-rata peserta menjawab 8 dari 10 soal dengan benar. Temuan ini menunjukkan bahwa edukasi melalui pemaparan materi dan demonstrasi MPASI efektif dalam meningkatkan pemahaman ibu tentang pentingnya MPASI untuk mencegah stunting. Hal ini sejalan dengan penelitian sebelumnya yang menyoroti hubungan positif antara pemberian MPASI yang sesuai dengan pencegahan stunting pada anak usia dini.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Beal, T., Tumilowicz, A., Sutrisna, A., Izwardy, D., & Neufeld, L. M. (2018). A review of child stunting determinants in Indonesia. Maternal & Child Nutrition, 14(4), e12617.

Dinkes Jateng. (2023). Tengah Tahun 2023 Jawa Tengah.

Endang. (2021). Buku Pencegahan Stunting Pentingnya Peran 1000 Hari Pertama Kehidupan. Persada, Depok: PT Raja Grafindo.

Handayani, E. Y., Aldriana, N., & Fitri, R. (2024). Pelatihan Pemberian Makanan Pendamping ASI (MPASI) Berbahan Lokal Bagi Kader Posyandu Di Sungai Kuning Desa Batang Kumu Kecamatan Tambusai Kabupaten Rokan Hulu. Mejuajua: Jurnal Pengabdian Pada Masyarakat, 4(1), 20–24. https://doi.org/10.52622/mejuajuajabdimas.v4i1.136

Handina, W. P. (2024). Bahaya Stunting pada Bidang Kognitif Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Review Pendidikan Dan Pengajaran, 7(2), 4650–4653.

Indrawati, S., & Warsiti, W. (2017). Hubungan Pemberian ASI Esklusif dengan Kejadian Stunting pada Anak Usia 2-3 Tahun di Desa Karangrejek Wonosari Gunungkidul. Doctoral Dissetation, Universitas Aisyiyah Yogyakarta.

Indriyani, O., & Putri, N. R. (2023). Edukasi Pentingnya MP-ASI Sebagai Upaya Pencegahan Stunting Pada Masa Golden Anak. Journal of Midwifery in Community (JMC), 1(1), 22–28.

Kemenkes. (2018). Buletin Stunting. Kementrian Kesehatan Republik Indonesia.

Kemenkes, R. (2023). Membentengi Anak Dari Stunting.

Ni’mah, K., & Nadhiroh, S. R. (n.d.). Faktor Yang Berhubungan Dengan Kejadian Stunting Pada Balita. Media Gizi Indonesia, 10(1), 13–19. https://doi.org/10.36341/jomis.v6i1.1730

Notoatmodjo, S. (2017). Pengantar Pendidikan dan Ilmu Perilaku Kesehatan. Jakarta: Rineka Cipta.

Pratama, B. D., Felindasari, P., Titania, D. A., Setyawan, H. H., Susilo, J., Wulandari, P., Putri, M. A., & Noerviana, A. P. (2024). Pemenuhan Gizi Seimbang Melalui Praktik Pembuatan Mpasi Untuk Mencegah Stunting Pada Baduta (Bayi Di Bawah Dua Tahun). JMM (Jurnal Masyarakat Mandiri), 8(1), 52. https://doi.org/10.31764/jmm.v8i1.19573

Prihutama, N. Y., Rahmadi, F. A., & Hardaningsih, G. (2018). Pemberian Makanan Pendamping Asi Dini Sebagai Faktor Risiko Kejadian Stunting Pada Anak Usia 2-3 Tahun. Diponegoro Medical Journal (Jurnal Kedokteran Diponegoro), 7(2), 1419–1430. http://ejournal3.undip.ac.id/index.php/medico

Rambe, N. L. (2020). Majalah Kesehatan Indonesia. Jurnal Ilmiah Kebidanan Imelda, 1(2), 45–49.

Salsavira, N., Rosyidah, L., A, P. G., Nuraini, R., & Megasari, D. (2025). Pemberdayaan Masyarakat Desa dalam Pencegahan Stunting melalui KKN Kolaboratif : Pendekatan Edukatif untuk Meningkatkan Kesadaran dan Praktik Gizi Seimbang. 6(1), 183–190.

Septiana, R., Djannah, S. N., & Djamil, M. D. (2014). Hubungan Antara Pola Pemberian Makanan Pendamping Asi (Mp-Asi) Dan Status Gizi Balita Usia 6-24 Bulan Di Wilayah Kerja Puskesmas Gedongtengen Yogyakarta. Jurnal Kesehatan Masyarakat (Journal of Public Health), 4(2), 118–124. https://doi.org/10.12928/kesmas.v4i2.1097

Tangkelangi, M., Djami, S. W., & Rantesalu, A. (2023). Pemeriksaan Kadar Total Protein dan Albumin Sebelum dan Sesudah Pemberian Makanan Tambahan Pada Balita Stunting di Kelurahan Penfui, Kota Kupang. Jurnal Nusantara Berbakti, 1(4), 116–121.

World Health Organization. (2024). World health sWORLD HEALTH ORGANIZATION - World health statistics 2024. ISBN 9789240094703. tatistics 2024.

Published
2025-03-31
How to Cite
Azizah, G. N., Dwiyanti, R. W., Prahestu, T. V., Kusumaningtyas, E. R., Kairo, R., Afifah, N. L., Budiarto, M. J., Putri, K. A., Arfa, N. A., Wijaya, A. M., Sagah, H., Azizah, D. N., Hisbulloh, L., & Yanuarto, W. N. (2025). Pelatihan Cegah Stunting Sejak Dini dengan MPASI ala Kemenkes pada Ibu Balita di Desa Gambaran. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(1), 576-584. https://doi.org/10.34697/jai.v5i1.1413