Pinjaman Online yang Bertanggung Jawab: Peran Kreditur dalam Mengurangi Risiko Wanprestasi dan Melindungi Debitur

  • Rahmiati Rahmiati Fakultas Hukum, Universitas Tangerang Raya, Kabupaten Tangerang, Indonesia
  • Fikry latukau Fakultas Hukum, Universitas Tangerang Raya, Kabupaten Tangerang, Indonesia
  • Rahmalia Malik Fakultas Hukum, Universitas Tangerang Raya, Kabupaten Tangerang, Indonesia
  • Abdillah Rahman Fakultas Hukum, Universitas Tangerang Raya, Kabupaten Tangerang, Indonesia
  • Andreana Andreana Fakultas Hukum, Universitas Tangerang Raya, Kabupaten Tangerang, Indonesia
  • Muhammad Haris Nuragung Fakultas Hukum, Universitas Tangerang Raya, Kabupaten Tangerang, Indonesia
  • Amin Cempokowulan Fakultas Hukum, Universitas Tangerang Raya, Kabupaten Tangerang, Indonesia
  • Deddi Fasmadhy Satiadharmanto Fakultas Hukum, Universitas Tangerang Raya, Kabupaten Tangerang, Indonesia
Keywords: Pinjaman online, tanggung jawab kreditur, risiko wanprestasi, perlindungan debitur, literasi hukum

Abstract

Perkembangan layanan pinjaman online memberikan kemudahan akses finansial bagi masyarakat, namun juga menimbulkan risiko seperti wanprestasi dan kurangnya perlindungan bagi debitur. Kegiatan ini bertujuan untuk menganalisis peran kreditur dalam mengurangi risiko wanprestasi dan memastikan perlindungan yang memadai bagi debitur. Metode pelaksanaan kegiatan meliputi observasi, wawancara, dan diskusi dengan 50 peserta masyarakat di wilayah Pondok Dayung Tanjung Priok, yang dilakukan selama kegiatan pengabdian masyarakat oleh mahasiswa hukum Universitas Tangerang Raya. Hasil kegiatan menunjukkan bahwa sebagian besar peserta belum memahami hak-hak mereka sebagai debitur, seperti hak atas informasi yang transparan dan perlindungan dari praktik penagihan yang tidak etis. Di sisi lain, ditemukan bahwa beberapa kreditur tidak sepenuhnya mematuhi prinsip kehati-hatian dan regulasi yang berlaku, seperti dalam kasus suku bunga tinggi dan biaya tersembunyi. Melalui kegiatan penyuluhan, peserta memperoleh pemahaman yang lebih baik tentang hak dan kewajiban mereka dalam transaksi pinjaman online. Kesimpulannya, kegiatan ini menekankan pentingnya peran kreditur dalam menerapkan praktik pinjaman yang bertanggung jawab serta peningkatan literasi hukum masyarakat untuk menciptakan ekosistem pinjaman online yang lebih adil dan aman.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustianti, E. (2020). Perlindungan Konsumen dalam Transaksi Fintech. Jurnal Hukum dan Pembangunan Ekonomi, 5(2), 121-135.

Bazarbash, M. (2019). Fintech in Financial Inclusion: Machine Learning Applications in Assessing Credit Risk. SSRN Electronic Journal. RELX Group (Netherlands). https://doi.org/10.2139/ssrn.3404066

Chiu, I. H. (2017). A Rational Regulatory Strategy for Governing Financial Innovation. European Journal of Risk Regulation, 8(4), 743. Cambridge University Press. https://doi.org/10.1017/err.2017.50

DiLorenzo, T. (2018). The Hidden Costs of Online Lending: An Analysis of Borrower Experiences. Journal of Finance and Banking Studies, 7(1), 45-60.

DiLorenzo, V. (2018). Fintech Lending: A Study of Expectations Versus Market Outcomes. SSRN Electronic Journal. RELX Group (Netherlands). https://doi.org/10.2139/ssrn.3247112

Gichuru, L., & Namada, J. M. (2022). Regulatory Requirements and Financial Inclusion in FinTech Companies. International Journal of Applied Management Theory and Research, 4(1), 1. IGI Global. https://doi.org/10.4018/ijamtr.300345

Gichuru, M., & Namada, J. (2022). Consumer Protection in Digital Lending: Legal Challenges and Solutions. Journal of Consumer Policy, 45(3), 345-355.

Jagtiani, J., & John, K. (2018). Fintech: The Impact on Consumers and Regulatory Responses. Journal of Economics and Business, 100, 1. Elsevier BV. https://doi.org/10.1016/j.jeconbus.2018.11.002

Jagtiani, J., & John, K. (2018). The Impact of Fintech on Financial Inclusion: A Case Study of Online Lending. Journal of Banking and Finance, 95, 35-48.

Kurniawan, B., Wahyuni, S., & Valentina, T. (2019). The Influence of Digital Payments on Public Spending Patterns. Journal of Physics Conference Series, 1402(6), 66085. IOP Publishing. https://doi.org/10.1088/1742-6596/1402/6/066085

Kurniawan, D. (2022). Initiating the Establishment of Digital Banks in Indonesia: A Juridical Study. Journal of Transcendental Law, 4(1), 1. Universitas Muhammadiyah Surabaya. https://doi.org/10.23917/jtl.v4i1.17311

Kurniawan, R. (2022). The Regulatory Challenges of Digital Banking in Indonesia: A Legal Perspective. Indonesian Journal of Law and Society, 5(1), 77-92.

Mills, K., & McCarthy, B. (2016). The State of Small Business Lending: Innovation and Technology and the Implications for Regulation. SSRN Electronic Journal. RELX Group (Netherlands). https://doi.org/10.2139/ssrn.2877201

Nemoto, N., Storey, D., & Huang, B. (2019). Optimal Regulation of P2P Lending for Small and Medium-Sized Enterprises. SSRN Electronic Journal. RELX Group (Netherlands). https://doi.org/10.2139/ssrn.3313999

Oktaviany, I. (2021). Financial Literacy and Consumer Protection in Online Loans: Issues and Solutions. Journal of Business Law Review, 3(2), 85-99.

Oktaviany, R. (2021). Legal Protection Against Victims of Illegal Online Loan Users. Journal of Creativity Student, 6(1), 43. Jurusan Ilmu Komputer Universitas Negeri Semarang. https://doi.org/10.15294/jcs.v6i1.36271

Prastyanti, R. A., Rezi, R., & Rahayu, I. (2023). Ethical Fintech is a New Way of Banking. Kontigensi Jurnal Ilmiah Manajemen, 11(1), 255. https://doi.org/10.56457/jimk.v11i1.353

Salami, I. (2019). Alternative Financing Approaches and Regulation in Africa. Elsevier eBooks, 279. Elsevier BV. https://doi.org/10.1016/b978-0-12-814164-9.00013-x

Setiawan, D. (2021). Analisisa Risiko Wanprestasi dalam Pinjaman Online. Jurnal Keuangan dan Bisnis, 6(2), 101-115.

Shanti, R., Jelas, Z., & Mulyadi, A. (2024). Digital Transformation in Banking: Trends and Implications. Journal of Banking Innovation, 2(1), 56-70.

Shanti, R., Siregar, H., Zulbainarni, N., & Tony, T. (2024). Revolutionizing Banking: Neobanks’ Digital Transformation for Enhanced Efficiency. Journal of Risk and Financial Management, 17(5), 188. Multidisciplinary Digital Publishing Institute. https://doi.org/10.3390/jrfm17050188

Subiarisa, S., & Sudja’i, K. (2023). Peran Kreditur dalam Praktik Pinjaman yang Adil: Analisis Hukum. Jurnal Hukum dan Masyarakat, 4(2), 158-170.

Tritto, A., He, Y., & Junaedi, V. A. (2020). Governing the Gold Rush into Emerging Markets: A Case Study of Indonesia’s Regulatory Responses to the Expansion of Chinese-Backed Online P2P Lending. Financial Innovation, 6(1). Springer Nature. https://doi.org/10.1186/s40854-020-00202-4

Tritto, S., DiMarco, R., & Lee, S. (2020). Regulatory Framework for Online Lending: Challenges and Best Practices. International Journal of Regulatory Studies, 8(1), 25-40.

Verstein, A. (2011). The Misregulation of Person-to-Person Lending. SSRN Electronic Journal. RELX Group (Netherlands). https://doi.org/10.2139/ssrn.1823763

Verstein, A. (2011). Transparency in Digital Lending: The Importance of Clear Interest Rates and Terms. Journal of Financial Regulation, 6(2), 134-150.

Yadav, Y., & Brummer, C. (2019). Fintech and the Innovation Trilemma. Georgetown Law Journal, 107, 235. Georgetown University Law Center. https://scholarship.law.vanderbilt.edu/cgi/viewcontent.cgi?article=2112&context=faculty-publications

Published
2025-03-08
How to Cite
Rahmiati, R., latukau, F., Malik, R., Rahman, A., Andreana, A., Nuragung, M. H., Cempokowulan, A., & Satiadharmanto, D. F. (2025). Pinjaman Online yang Bertanggung Jawab: Peran Kreditur dalam Mengurangi Risiko Wanprestasi dan Melindungi Debitur. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(1), 358-368. https://doi.org/10.34697/jai.v5i1.1384