PENINGKATAN PARTISIPASI MASYARAKAT SADAR WISATA DAN PEDULI LINGKUNGAN DI DESA DOLOK NAULI KECAMATAN ADIAN KOTING KABUPATEN TAPANULI UTARA
Abstract
Pariwisata menjadi sektor yang masuk dalam program prioritas nasional pemerintah, karena diyakini mampu mendongkrak pertumbuhan perekonomian nasional. Potensi alam dan potensi rohani di Desa Dolok Nauli, Tapanuli Utara merupakan destinasi wisata yang dapat mensejahterakan masyarakat. Suksesnya sektor pariwisata didukung oleh manusia, tempat dan waktu. Ditemukan fakta banyak masyarakat yang belum mempunyai kesadaran akan potensi wisata dan peduli lingkungan. Pengabdian ini berupaya memberdayakan masyarakat dengan memberikan berbagai informasi tentang kepariwisataan melalui penyuluhan, sehingga membuka paradigma masyarakat untuk mengembangkan potensi desa yang berbasis kearifan lokal dan melakukan upaya persuasif berupa kegiatan gotong royong seperti membersihkan lingkungan, membuat pot bunga dan menanam bunga. Hasil pengabdian ini dapat dilihat dari kawasan desa yang asri, meningkatkannya partisipasi masyarakat sadar wisata dan meningatkanya kepedulian masyarakat terhadap lingkungan.
Downloads
References
Adi, Isbandi Rukminto. (2007). Perencanaan partisipatoris berbasis aset komunitas: dari pemikiran menuju penerapan. Depok: FISIP UI Press.
Buangsampuhi Ria, Pingkan P. Egam dan Esli D. Takumandang. (2019). Perencanaan Pariwisata Berbasis Masyarakat Pada Kawasan Khusus Konservasi Penyu Di Desa Lamanggo Kabupaten Sitaro (Studi Kasus : Desa Lamanggo). Jurnal Spasial, 6 (2), 291-300.
Bungin, Burhan. (2012). Penelitian Kualitatif Edisi Kedua. Jakarta: Kencana Prenada Media Group.
Dapla, Nalis, Ronny Gosal, Sofia Pangemanan. (2018). Partisipasi Masyarakat Dalam Pembagunan Desa (Studi di Desa Debula Kecamatan Kwelamdua Kabupaten Yahukimo). Eksekutif: Jurnal Jurusan Ilmu Pemerintahan, 1 (1).
Dwiningrum, Siti Irene Astuti. (2011). Desentralisasi dan Partisipasi Masyarakat dalam Pendidikan, Yogyakarta: Pustaka Belajar.
Hakim, Lukmanul. (2010). Industi Pariwisata dan Pembangunan Nasional. Jurnal Ilmiah Among Makarti, 3 (5), 70-78.
Hapsari, Tunjung Mega dan Boby Rahman Santoso. (2021). Pengolahan Makanan Berbasis Potensi Desa sebagai Sumber Ekonomi Kreatif Masyarakat. DINAMISA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5 (1), 17-24.
Idajati, H, A. Pamungkas dan K.S. Vely. 2016. The Level of Participation in Mangrove Ecotourism Development, Wonorejo Surabaya. Procedia - Social and Behavioral Sciences, 227, 515-520.
Isdarmanto. (2017). Dasar-dasar kepariwisataan dan Pengelolaaan Destinasi Pariwisata, Yogyakarta: Sekolah Tinggi Pariwisata Ambarrukmo.
Moleong, Lexy J. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. Edisi Revisi. Bandung : PT. Remaja Rosdakarya.
Sa`ban, L.M. Azhar, Anwar Sadat, Asrul Nazar. (2021). Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Dalam Perbaikan Sanitasi Lingkungan. DINAMISA: Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5 (1), 10-16.
Soebagio. (2012). Model-Model Pembelajaran. Jakarta: Rajawali Pers.
Tingginehe, Amanda M, Judy O. Waani dan Cynthia E.V. Wuisang. (2019). Peremcanaan Pariwisata Hijau Di Distrik Roon Kabupaten Teluk Wondama, Papua Barat. Jurnal Spasial, 6 (2), 511-520
CWMBC. (2013). Modul Pembelajaran Masyarakat. Bandung: CWMBC.

