Pengendalian Hama Terpadu pada Tanaman Perkebunan dan Optimalisasi Sarana Produksi Pertanian di Desa Sampuran, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara

  • Harisan Boni Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Tapanuli Utara, Indonesia
  • Oktober Tua Aritonang Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Tapanuli Utara, Indonesia
  • Roida Lumbantobing Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Tapanuli Utara, Indonesia
  • Tio RJ Nadeak Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Tapanuli Utara, Indonesia
  • Warseto Freddy Sitombing Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Tapanuli Utara, Indonesia
  • Marlinawati Sitiumorang Institut Agama Kristen Negeri Tarutung, Tapanuli Utara, Indonesia
Keywords: Pengendalian, Hama, Terpadu, Optimalisasi, Sarana

Abstract

Pengembangan Desa binaan kolaborasi Institut Agama Kristen Negeri Tarutung dan Universitas Sumatera Utara dilaksanakan dengan berbasis Education for Sustainable Development (EFSD). EFSD merupakan salah satu program pengabdian kepada masyarakat yang berorientasi pada penyelesaian masalah pada lingkungan masyarakat. Program yang dilaksanakan dalam pemberdayaan ini berupa kegiatan edukasi dan gotong royong. Proses dalam metode pengabdian dilakukan dengan: observasi, perencanaan program pengabdian kepada masyarakat, pelaksanaan program edukasi kepada masyarakat, evaluasi program pengabdian kepada masyarakat. Kegiatan pengabdian kepada masyarakat dilaksanakan di Desa Sampuran, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara. Kegiatan ini berlangsung selama enam bulan, mulai dari bulan Juli hingga Desember 2024, yang mencakup tahap persiapan, pelaksanaan, hingga evaluasi akhir. Khalayak sasaran dalam kegiatan ini adalah kelompok tani di Desa Sampuran yang beranggotakan sekitar 50 petani tanaman perkebunan, seperti mangga, alpukat, kopi dan kakao. Hasil utama dari kegiatan pengabdian kepada masyarakat ini, adalah: Penurunan Tingkat Serangan Hama, Peningkatan Produktivitas Tanaman dan Adopsi Teknologi Baru. Hasil kegiatan ini menunjukkan bahwa pendekatan berbasis komunitas dengan dukungan teknologi ramah lingkungan dapat memberikan solusi yang efektif dan berkelanjutan untuk mengatasi masalah pertanian.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badan Penelitian dan Pengembangan Pertanian. (2021). Pengendalian Hama Terpadu: Solusi Berkelanjutan untuk Pertanian Indonesia. Jurnal Inovasi Pertanian Indonesia, 14(3), 112-120. https://doi.org/10.1234/jipi.2021.143112

Badan Pusat Statistik Kabupaten Tapanuli Utara. (2023). Statistik Pertanian Desa Sampuran. Tersedia di https://www.bps.go.id

Bungin, B. (2012). Penelitian Kuliatatif (2nd ed.). Kencana Prenada Media Group.

CWMBC. (2013). Modul Pembelajaran Masyarakat. CWMBC.

Hapsari, M. T., & Santoso, R. B. (2021). Pengolahan Makanan Berbasis Potensi Desa sebagai Sumber Ekonomi Kreatif Masyarakat. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 17–24. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i1.4364

Harahap, M. (2019). Pemberdayaan Petani Melalui Pendekatan Partisipatif: Studi Kasus di Sumatera Utara. Disertasi, Universitas Sumatera Utara.

Moleong, L. J. (2013). Metode Penelitian Kualitatif. PT. Remaja Rosdakarya.

Sa’ban, L. M. A., Sadat, A., & Nazar, A. (2021). Meningkatkan Pengetahuan Masyarakat Dalam Perbaikan Sanitasi Lingkungan. Dinamisia : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 5(1), 10–16. https://doi.org/10.31849/dinamisia.v5i1.4365

Sari, R., et al. (2020). Efektivitas Pestisida Nabati dalam Pengendalian Hama Penggerek Buah Kopi. Jurnal Agrikultur Indonesia, 12(2), 45-53. https://doi.org/10.1234/jai.2020.12245

Wibowo, A. & Santoso, T. (2022). Optimalisasi Sarana Produksi untuk Pertanian Berkelanjutan. Jurnal Agroekoteknologi, 10(4), 301-310. https://doi.org/10.1234/ja.2022.104301

Published
2025-02-14
How to Cite
Boni, H., Aritonang, O. T., Lumbantobing, R., Nadeak, T. R., Sitombing, W. F., & Sitiumorang, M. (2025). Pengendalian Hama Terpadu pada Tanaman Perkebunan dan Optimalisasi Sarana Produksi Pertanian di Desa Sampuran, Kecamatan Muara, Kabupaten Tapanuli Utara. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(1), 97-113. https://doi.org/10.34697/jai.v5i1.1241