Edukasi Anti-Kekerasan Seksual di Sekolah Dasar: Membangun Lingkungan Sekolah Ramah Anak
Abstract
Masalah kekerasan seksual terhadap anak merupakan masalah yang perlu mendapat perhatian, khususnya di sekolah. Data menunjukkan bahwa kejadian kekerasan seksual di Indonesia masih tinggi, dan banyak sekolah terus menghadapi kendala terkait dengan masalah ini. SD Inpres 8 Mamboro berkomitmen menciptakan lingkungan yang aman bagi anak-anak. Namun, kurangnya pengetahuan mengenai pencegahan kekerasan seksual justru membuat siswa semakin rentan. Para akademisi melakukan kegiatan pengabdian kepada masyarakat (PKM) melalui teknologi presentasi untuk bertukar informasi dan meningkatkan kesadaran tentang kekerasan seksual. Tujuannya adalah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman dengan membekali siswa dengan pengetahuan dan keterampilan untuk mengenali, mencegah, dan melaporkan kekerasan seksual. Kegiatan yang berlangsung selama dua hari di SD Inpres 8 Mamboro yang berfokus pada siswa kelas IV hingga VI yang berjumlah 30 peserta. Metode yang digunakan adalah partisipatif. Sharing knowledge ini penting untuk meningkatkan pemahaman siswa dan menjadikan mereka lebih berani melaporkan tindakan kekerasan yang mereka alami atau saksikan. Pendidikan kekerasan seksual di sekolah dasar merupakan langkah penting dalam menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung bagi anak-anak untuk membangun kapasitas mereka.
Downloads
References
Dewi, N. A., Indra, S., & Maryani, N. (2024). Implementasi Sekolah Ramah Anak Dalam Mengembangkan Karakter Disiplin Siswa Di SMAN 5 Bogor. AL – KAFF: Jurnal Sosial Humaniora, 2(4), 273–282. https://doi.org/10.30997/al-kaff.v2i4.13719
Febrianti, L., Desvianti, E., Seruni, P. M., & Nurmania, Z. (2024). Pendidikan Anti Kekerasan Pada Anak Di Lingkungan Sekolah SMP YLPI Pekanbaru. I-Com: Indonesian Community Journal, 4(1), 333–342. https://doi.org/10.33379/icom.v4i1.4019
Haniya, Jannah, M., & Malaikosa, Y. M. L. (2024). Peran Sekolah Ramah Anak dalam Mencegah dan Menangani Perundungan Peserta Didik. SOSPENDIS : Sosiologi Pendidikan Dan Pendidikan IPS, 2(2), 73–81.
Khoiriyah, D. M., & Filasofa, L. M. K. (2024). Penerapan Sekolah Ramah Anak untuk Pencegahan Kekerasan Seksual. Aulad: Journal on Early Childhood, 7(2), 538–546. https://doi.org/10.31004/aulad.v7i2.674
Komisi Perlindungan Anak Indonesia. (2023). Data Kasus Perlindungan Anak dari Media Tahun 2023. https://bankdata.kpai.go.id/tabulasi-data/data-kasus-perlindungan-anak-dari-media-tahun-2023
Maulia, I. R., Aprillia, I., Putri, N. H., Siregar, N. M., & Anggraini, S. M. (2024). Pendampingan Tentang Pencegahan Kekerasan Seksual Anak di Sekolah Dasar MI Miftahul Ulum. NGABDI: Scientific Journal of Community Services, 2(3), 154–163.
Nabila, S. S., Burhanuddin, & Arifin, I. (2024). Manajemen Sekolah Ramah Anak Pada Sekolah Berbasis Keagamaan. Jurnal Pembelajaran, Bimbingan, Dan Pengelolaan Pendidikan, 4(12). https://doi.org/10.17977/um065.v4.i12.2024.2
Sari, D., Rahmaniah, S. E., Yuliono, A., Alamri, A. R., Utami, S., Andraeni, V., & Wati, R. (2023). Edukasi dan upaya pencegahan kekerasan seksual pada remaja. Jurnal Pembelajaran Pemberdayaan Masyarakat (JP2M), 4(1), 48–59. https://doi.org/10.33474/jp2m.v4i1.19818
Shofiyyatuzzahrah, A., Amanda, A., Rizal, H., Rianti, M., Siregar, M., Insani, N. N., & Rozak, R. W. A. (2023). Rekonstruksi Sekolah sebagai Lingkungan yang Paling Aman Bagi Siswa di Tengah Maraknya Kasus Kekerasan kepada Anak. Seroja: Jurnal Pendidikan, 2(2), 1–18. https://doi.org/10.572349/seroja.v3i1.345
Wardefi, R., Hidayat, M., & Wiza, R. (2023). Pengurangan Perilaku Bullying pada Sekolah Ramah Anak. Islamika, 5(2), 704–720. https://doi.org/10.36088/islamika.v5i2.3154

