Peningkatan Kualitas Kader Posyandu Lansia Kamboja V Melalui Senam Yoga untuk Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita Lansia

  • Hapsari Cahyaningrum Universitas Aisyiyah Surakarta, Surakarta, Indonesia
  • Athaya Zuhra Silanurrahmi Universitas Aisyiyah Surakarta, Surakarta, Indonesia
  • Gamadhan Kholid Rahman Universitas Aisyiyah Surakarta, Surakarta, Indonesia
Keywords: Pelvic floor muscle weakness, Elderly, Yoga Exercise

Abstract

Di Indonesia, jumlah penduduk lanjut usia terus meningkat. Memasuki usia lanjut, banyak perubahan yang terjadi baik dari segi fisik maupun psikis. Pada aspek fisik, penurunan kekuatan otot khususnya kekuatan otot dasar panggul merupakan masalah yang sering terjadi. Lemahnya otot dasar panggul membuat wanita lanjut usia sulit menahan buang air kecil atau besar sehingga harus sering ke toilet dan hal ini mengganggu kenyamanan beraktivitas sehari-hari. Kondisi ini bisa dicegah melalui latihan yoga. Senam yoga dilakukan melalui kelas olah raga bersama kader lansia. Oleh karena itu, perlu adanya pelatihan bagi kader lansia mengenai senam yoga untuk meningkatkan kesehatan otot dasar panggul. Dengan adanya pelatihan ini diharapkan mampu meningkatkan pengetahuan dan kemampuan kader mengenai senam yoga. Kegiatan akan dilaksanakan dengan metode edukasi dan demonstrasi pada bulan Juni 2024 di Rumah Yoga Aster, Grogol, Sukoharjo. Kegiatan pengabdian ini diikuti oleh 5 orang kader sebagai peserta pelatihan. Terdapat 5 gerakan/pose yang diajarkan pada saat latihan. Hasilnya adalah peningkatan pengetahuan kader lansia tentang senam yoga untuk menjaga kesehatan reproduksi wanita khususnya kekuatan otot dasar panggul.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Amarya S, Singh K, Sabharwal M. (2018). “Ageing Process and Physiological Changes”. Gerontology. InTech. Doi: 10.5772/intechopen.

Bakar N, Rabia. (2015). “Factors Affecting Depression and Quality of Life in the Elderly”. Journal of Gerontology & Geriatric Research. Doi: 04. 10.4172/2167-7182.1000249.

Eda U, Aysel O. (2019). “Old Age and Aging”. Studies in Health Sciences (pp.414-424). Publiser: St. Kliment Ohridski University Press Sofia

Huang AJ, Jenny HE, Chesney MA, Schembri M, Subak LL. (2014). “A group-based yoga therapy intervention for urinary incontinence in women: a pilot randomized trial”. Female Pelvic Med Reconstr Surg.20(3):147-54. doi: 10.1097/SPV.0000000000000072.

Isdijoso W, Kusumastuti Rahayu S, Widianto, B, et al. (2020). “Project Directors Bambang Widianto, Executive Secretary (Ad-Interim) of TNP2K The National Team for the Acceleration of Poverty Reduction (TNP2K) The SMERU Research Institute The Situation of the Elderly in Indonesia and Access to Social Protection Programs: Secondary Data Analysis”. First Edition. ISBN 978-602-275-209-7

Izquierdo M, Duque G, Morley JE. (2021). “Physical activity guidelines for older people: knowledge gaps and future directions”. Lancet Healthy Longev. 2(6):e380-e383. doi: 10.1016/S2666-7568(21)00079-9.

Kementrian Kesehatan Republik Indonesia. (2021). Petunjuk Teknis Pelakasanaan Posyandu Lanjutan Usia Dan Posbindu Ptm Terintegrasi. Kemenkes RI.

Kim GS, Kim EG, Shin KY, Choo HJ, Kim MJ. (2015). “Combined pelvic muscle exercise and yoga program for urinary incontinence in middle-aged women”. Jpn J Nurs Sci. 12(4):330-10. doi: 10.1111/jjns.12072. Epub 2015 Feb 23. PMID: 25705816.

Misra P, Kant S, Sharma G, Sangrai M. (2021). Effect of Community-Based Structured Yoga Program on Hba1c Level among Type 2 Diabetes Mellitus Patients. International Journal of Yoga. doi: 10.4103/ijoy.ijoy_150_21

Orimo H. (2006). Reviewing the definition of elderly. Nihon Ronen Igakkai Zasshi. 43(1):27-34. Japanese. doi: 10.3143/geriatrics.43.27. PMID: 16521795

Palupi, Risqi Ekanti Ayuningtyas. (2023). “Penyuluhan Pentingnya Komunikasi Saat Terjadi Bencana Gempa Bumi Di Lingkungan Sekolah”. Hikmayo: Jurnal Pengabdian Masyarakat2(1): 77-78. ISSN 2828-7479.

Prayikno R., Irawan, RJ. (2023). Systematical Review: Pengaruh Senam Yoga Terhadap Fleksibilitas Pada Wanita. Jurnal Pendidikan Jasmani, Olahraga dan Kesehatan, 11(2), pp. 74. E-ISSN: 2599-2589.

Rathore, M., Agrawal, S, Nayak, P. K., Sinha, M., & Sharma, D K. (2014). “Exploring the significance of ‘ mudra and bandha ’ in pelvic floor dysfunction”. Yoga Mimamsa, 46: (3).doi: 10.4103/0044-0507.159737.

Vinchurkar, Suhas & Arankalle, Dhananjay. (2015). Integrating Yoga Therapy in the Management of Urinary Incontinence: A Case Report. Journal of evidence-based complementary & alternative medicine. 20. 10.1177/2156587214563311.

Wallace SL, Miller LD, Mishra K. (2019). Pelvic floor physical therapy in the treatment of pelvic floor dysfunction in women. Curr Opin Obstet Gynecol.;31(6):485-493. doi: 10.1097/GCO.0000000000000584. PMID: 31609735.

Widya Wati, N.W.K., Supiyati, S., dan Jannah, K., 2018. Pengaruh Senam Yoga terhadap Kesiapan Fisik dan Psikologis dalam Menghadapi Persalinan di BPM Lasmitasari, S.ST. Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 14(1), Januari. ISSN: 0216-3942, e-ISSN: 2549-6883.

World Health Organisation. (2022). Ageing and Health.

Published
2025-02-14
How to Cite
Cahyaningrum, H., Silanurrahmi, A. Z., & Rahman, G. K. (2025). Peningkatan Kualitas Kader Posyandu Lansia Kamboja V Melalui Senam Yoga untuk Menjaga Kesehatan Reproduksi Wanita Lansia. Jurnal Abdimas Indonesia, 5(1), 65-73. https://doi.org/10.34697/jai.v5i1.1100