Penanganan Permasalahan Sampah di Hutan Mangrove Margomulyo Menjadi Kompos: Inovasi Produk dan Sosialisasi

  • Muhammad Rahim Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan, Indonesia
  • Achmad Fathoni Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan, Indonesia
  • Jamal Nur Faisal Adhiatama Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan, Indonesia
  • Dimar Safitri Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan, Indonesia
  • Mulqiyati Zikra Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan, Indonesia
  • Tesalonika Dwi Nugraha Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan, Indonesia
  • Amanda Dwi Wantira Institut Teknologi Kalimantan, Balikpapan, Indonesia
Keywords: Hutan Mangrove, Pengelolaan Sampah, Sosialisasi

Abstract

Hutan mangrove merupakan sumberdaya alam daerah tropis yang mempunyai manfaat besar baik secara ekologi maupun ekonomi. Namun, terdapat beberapa masalah yaitu banyaknya tumpukan sampah yang berasal dari pembuangan rumah tangga (sampah domestik) masyarakat sekitar Hutan Mangrove Margomulyo, sehingga dapat mencemari lingkungan dan merusak ekosistem. Masalah lainnya adalah kurangnya pemeliharaan rumah bibit dan terkesan monoton karena kurangnya hiasan dan warna pada rumah bibit, hal itu berdampak pada sepinya jumlah pengunjung. Sehingga perlu dilakukan tindakan dengan menyediakan tempat sampah dan memperindah rumah bibit. Sampah telah dipilih untuk menjadi fokus pada masalah ini dalam pelaksanaan KKN melalui kerjasama dengan pihak Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Solusi permasalahan yang diberikan adalah menyediakan tempat sampah serta mengelola sampah daun jatuh menjadi kompos di Hutan Mangrove Margomulyo uang diharapkan dapat membantu masyarakat dalam mengurangi jumlah sampah dan menaikkan nilai ekonomi. Balikpapan dan melakukan sosialisasi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ely, A. J., et al. (2021). Strategi pengelolaan ekosistem hutan mangrove di Negeri Amahai. Triton: Jurnal Manajemen Sumberdaya Perairan, 17(1), 57–67. https://doi.org/10.30598/tritonvol17issue1page57-67

Karimah. (2017). Peran ekosistem hutan mangrove sebagai habitat untuk organisme laut. Jurnal Biologi Tropis, 17(2).

Karminarsih, E. (2007). Pemanfaatan ekosistem mangrove bagi minimasi dampak bencana di wilayah pesisir. Jurnal Lingkungan dan Kebencanaan, 13(3), 182–187.

Majid, I., Muhdar, M. H. I. Al, Rohman, F., & Syamsuri, I. (2016). Konservasi hutan mangrove di pesisir pantai Kota Ternate terintegrasi dengan kurikulum sekolah. Jurnal Bioedukasi, 4.

Ms, Y., Andriani, Y., Prasetiawan, N. R., Faizal, I., & Chotimah, L. C. (2023). Identifikasi sampah laut pada ekosistem mangrove di Batukaras Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Buletin Oseanografi Marina, 12(2), 223–230. https://doi.org/10.14710/buloma.v12i2.49631

Nurkhasanah, E., Ababil, D. C., Prayogo, R. D., & Damayanti, A. (2021). Pembuatan pupuk kompos dari daun kering. Jurnal Bina Desa, 3(2), 109–117.

Naibaho, A. A., et al. (2022). Investigasi pemanfaatan hutan mangrove dan dampaknya terhadap daerah pesisir di Pantai Mangrove Paluh Getah, Tanjung Rejo. J-CoSE: Journal of Community Service & Empowerment, 1(1), 22–33. https://doi.org/10.58536/j-cose.v1i1.3

Putri, N. A., et al. (2022). Optimalisasi gerakan konservasi hutan mangrove melalui program Pelita sebagai upaya penguatan social awareness pada masyarakat Tugu Kota Semarang. Harmony: Jurnal Pembelajaran IPS dan PKN, 7(2), 119–126. https://doi.org/10.15294/harmony.v7i2.61872

Ramena, G. O., Wuisang, C. E. V., & Siregar, R. O. P. (2020). Pengaruh aktivitas masyarakat terhadap ekosistem mangrove. Jurnal Spasial, 7(3), 343–351.

Zamrudi, W. (2022). Bimbingan teknis pembuatan kompos di desa. Jurnal Lingkungan dan Kebencanaan, 13(3), 136–140.

Published
2024-12-31
How to Cite
Rahim, M., Fathoni, A., Adhiatama, J. N. F., Safitri, D., Zikra, M., Nugraha, T. D., & Wantira, A. D. (2024). Penanganan Permasalahan Sampah di Hutan Mangrove Margomulyo Menjadi Kompos: Inovasi Produk dan Sosialisasi. Jurnal Abdimas Indonesia, 4(4), 2083-2091. https://doi.org/10.53769/jai.v4i4.1084