Pengendalian Vektor Dengue Melalui Gerakan Satu Rumah Satu Jumantik Di Kelurahan Tanah Tinggi Kota Ternate
Abstract
Peran jumantik dalam pengendalian vektor dengue atau vektor penyebab penyakit Demam Berdarah sangat dibutuhkan. Tujuan dari pengadian masyarakat ini adalah memberdayakan kader Kesehatan dan masyarakat agar dapat berperan aktif dalam pengendalian vektor dengue melalui kegiatan pemantauan jentik nyamuk. Metode yang digunkan yaitu terdiri tahap persiapan, penyuluhan, pelatihan, pendampingan, demonstrasi dan evaluasi. Hasil kegiatan partisipasi masyarakat melalui gerakan 1 rumah 1 jumantik yang dilakukan dengan kegiatan penyuluhan dan pendampingan di dapatkan hasil adanya peningkatan penegtahuan peserta dari 64% menjadi 100%. Kegiatan ini diharapkan mampu menurunkan angka kepadatan larva Aedes spp dan meningkatkan Angka Bebas Jentik pada Kelurahan Tanah Tinggi. Untuk keberlanjutan program, perlu dilakukan pengembangan kapasitas kader melalui pelatihan lanjutan. Serta, integrasi program ke dalam kebijakan pemerintah daerah, termasuk penganggaran yang memadai.
Downloads
References
Apridamayanti, P.-, Heryani, S.-, Murniati, M.-, Grasella, S.-, & Syafitri, D. A. (2023). Pendampingan Masyarakat Desa Sungai Rengas Sebagai Upaya Peningkatan Kesadaran Akan Pentingnya Kesehatan Mental. Jurnal Pengabdi, 6(1). https://doi.org/10.26418/jplp2km.v6i1.61884
Ariyani, Y., Saputra, A. U., & Dewi, P. (2023). Penyuluhan Kesehatan Tentang Pencegahan Demam Berdarah Puskesmas Sako Palembang Tahun 2022. Nanggroe: Jurnal Pengabdian Cendikia, 2(5). https://doi.org/10.5281/zenodo.8232190
Fatah, A. (2023, June 28). Kasus DBD di Ternate meningkat. Retrieved November 24, 2024, from ANTARA News Ambon, Maluku website: https://ambon.antaranews.com/berita/171864/kasus-dbd-di-ternate-meningkat
Haslinah, A., Tahir, U., Imran, H. A., Asfahani, A., & Larisu, Z. (2023). Pemberdayaan Masyarakat Dalam Program Lingkungan Hijau Bebas Polusi Di Kota Makassar. Community Development Journal : Jurnal Pengabdian Masyarakat, 4(4), 8906–8912. https://doi.org/10.31004/cdj.v4i4.20062
Kesetyaningsih, T. W., Alislam, H. M., & Eka, F. (2012). Kepadatan Larva Aedes Aegypti di Daerah Endemis Demam Berdarah Desa dan Kota, Hubungannya dengan Pengetahuan dan Perilaku Masyarakat. Mutiara Medika: Jurnal Kedokteran dan Kesehatan, 12(1), 56–62. https://doi.org/10.18196/mmjkk.v12i1.1001
Moreira, Z. D. C., Setyobudi, A., & Ndun, H. J. N. (2020). The Correlation between 3M+ Behavior and The Incidence of Dengue Hemorrhagic Fever in Kupang City. Lontar : Journal of Community Health, 2(1), 34–43. https://doi.org/10.35508/ljch.v2i1.2824
Prasetya, A. E. (2021). Kumpulan Metode Pembelajaran Kreatif Inovatif dan Menyenangkan. GUEPEDIA.
Rakhmani, A. N., & Zuhriyah, L. (2020, August 26). Risk Of Dengue Transmission In Urban Areas Of Malang, Indonesia. Research Square. https://doi.org/10.21203/rs.3.rs-50572/v1
Syafrudin, S., Zaman, B., Budihardjo, M. A., Yumaroh, S., Gita, D. I., & Lantip, D. S. (2020). Carbon Footprint of Academic Activities: A Case Study in Diponegoro University. IOP Conference Series: Earth and Environmental Science, 448(1), 012008. https://doi.org/10.1088/1755-1315/448/1/012008
Tunjung, S. Y., & Dwi Ningsih, E. (2022). Sosialisasi Pada Kader Kesehatan Tentang Skrining Kesehatan Mental Di Masa Pandemi Covid-19. Abdimas Kosala : Jurnal Pengabdian Kepada Masyarakat, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.37831/akj.v1i1.231
Wowor, R. (2017). Pengaruh Kesehatan Lingkungan terhadap Perubahan Epidemiologi Demam Berdarah di Indonesia | e-CliniC. 5(2), 105–113. https://doi.org/10.35790/ecl.v5i2.16879

