Referensi Persona Dalam Novel Lilin Karya Saniyyah Putri Salsabila Said

  • Anastasia Baan Universitas Kristen Indonesia Toraja
  • Riska Erawati Sanda Universitas Kristen Indonesia Toraja
Keywords: Referensi persona, novel.

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk Referensi persona dalam novel Lilin  karya Saniyyah Putri Salsabila Said. Jenis penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif. Sumber data dalam penelitian ini yaitu teks novel Lilin  karya Saniyyah Putri Salsabila Said. Populasi penelitian ini yaitu semua  referensi  persona yang  digunakan  dalam Novel “Lilin” karya Saniyyah Putri Salsabila Said. Sedangkan  sampel pada penelitian ini berjumlah 56 referensi persona dalam novel  Lilin Karya Saniyyah Putri Salsabila Said.  Pengumpulan data menggunakan teknik baca dan teknik  catat. Analisis data dalam penelitian ini adalah (1) mengidentifikasi bentuk referensi  persona dalam novel “Lilin” karya Saniyyah Putri Salsabila Said (2) mengklasifikasi bentuk referensi  persona dalam novel “Lilin” karya Saniyyah Putri Salsabila Said (3) menganalisis  bentuk referensi  persona dalam novel “Lilin” karya Saniyyah Putri Salsabila Said. Hasil penelitian menunjukkan bahwa bentuk  referensi persona yang digunakan dalam novel “Lilin” karya Saniyyah Putri Salsabila Said yaitu (1) persona pertama saya, aku, kami dan  kita (2) persona kedua  kamu, anda dan  kalian  (3) persona ketiga dia, ia dan mereka.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Darma, Yoce Aliah.2009 Analisis Wacana Kritis. Bandung:Yrama Widya.

Devi A. & Ririn S. (2019).Kohesi Gramatikal dan Kohesi Leksikal dalam Cerita

Anak Berjudul “Buku Mini Dea” Karya Watiek Ideo dan Yuli Rahmawati.Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia,2,8.

Dewi Nuraeni (2017). Struktur Wacana dalam Novel Rindu Karya Tere Liye.

Jurnal Diksastrasia. 1. 40. Scholar.google.com. Diakses pada 19 Mei 2021.

Irfa, A.S. (2018). “Kohesi Pengacuan pada Cerpen Karya Siswa kelas XI di

SMK Negeri 5 Jember (Skripsi)”. Universitas Jember.Di akses pada 13 Mei 2021.

Junaiyah dan Arifin, ( 2010). Keutuhan Wacana.Jakarta: PT. Grasindo.

Kartika S.(2019).Referensi Endofora Pada Surat Kabar Sulteng (Kajian

Wacana).Jurnal Bahasa dan Sastra.4.76.Diakses dari htpp//jurnal.ac.id.Diakses pada tanggal 13 Mei 2021.

Mahsun.2009.Metode Penelitian Bahasa.Jakarta:PT.Rajagfrindo Persada.

Oktavianti Sombolayuk.(2015). “Penggunaan Piranti Pengacuan Persona dalam

Novel Elipisis Karya Devania Annesya”. (Skripsi tidak dipublikasikn).Universitas Kristen Indonesia Toraja.

Palentina M. (2016). “Pengacuan Persona dalam Novel Titip Rindu untuk Ayah

Karya Terry Oktav”.(Skripsi tidak dipublikasikan). Universitas Kristen Indonesia Toraja.

Pateda Monsoer. 2010. Semantik Leksikal. Jakarta:Rineka Cipta.

Rani,Abdul,Bustanul Arifin, Marturik dkk.2004. Analisis Wacana.Malang:Bayumedia Publishing Rendi R.P. (2019). “Piranti Pengacuan Persona dalam Novel Jatuh karya Ari Keling”.(Skripsi tidak dipublikasikan).Universitas Kristen Indonesia Toraja.

Said Saniyyah Putri Salsabila.2020.Lilin.Tangerang:Black Swam Books.

Saputro A,. & Sevira E. (2020). Analisis Kohesi Gramatikal Konjungsi dalam

Wacana Novel Ayah Karya Andrea Hirata. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia.. 2. 76. Scholar.google.com. Diakses pada 19 Mei 2021.

Sugiyono.2017.Metode Penelitian Pendidikan.Bandung:Alfabeta.

Sumarlam, dkk.2008.Analisis Wacana:Teori dan Praktik.Sukarta :Pustaka Cakra.

Sukidin, dkk.( 2005). Metode Penelitian. Surabaya: Insan Cendekia.

Published
2021-12-31
How to Cite
Anastasia Baan, & Riska Erawati Sanda. (2021). Referensi Persona Dalam Novel Lilin Karya Saniyyah Putri Salsabila Said. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 1(2), 255-259. https://doi.org/10.53769/deiktis.v1i2.492
Section
Articles