Mekanisme Pertahanan Diri Tokoh Tari dalam Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis

  • Annisa Solihah Rizqiah Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
  • S. Sumiyadi Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
  • Rudi Adi Nugroho Universitas Pendidikan Indonesia, Bandung, Indonesia
Keywords: mekanisme pertahanan diri, psikoanalisis, psikologi sastra

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis mekanisme pertahanan diri Tari, tokoh utama dalam film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis, serta mengkaji hubungannya dengan konflik psikologis yang dialami tokoh tersebut. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan psikologi sastra. Sumber data utama adalah film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis, sedangkan data penelitian mencakup dialog, tindakan, ekspresi, gestur, dan adegan yang mencerminkan respons psikologis Tari terhadap konflik yang dihadapinya. Data dikumpulkan melalui observasi berulang dan pencatatan, kemudian dianalisis menggunakan analisis isi kualitatif berdasarkan perspektif psikoanalisis Sigmund Freud dan konsep mekanisme pertahanan diri. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Tari menggunakan empat jenis mekanisme pertahanan diri: represi, penyangkalan (denial), sublimasi, dan pembentukan reaksi (reaction formation). Represi tercermin dalam kecenderungan Tari untuk menekan emosi menyakitkan akibat konflik keluarga, sementara penyangkalan terlihat melalui upayanya menghindari pengakuan atas masalah yang dihadapinya. Sublimasi muncul ketika Tari mengalihkan tekanan emosionalnya ke dalam aktivitas positif, khususnya melalui keterlibatannya dalam komunitas Life Mates. Sementara itu, pembentukan reaksi tercermin dalam perkembangan sikap Tari yang semakin asertif dalam merespons tuntutan eksternal. Mekanisme-mekanisme ini berkaitan erat dengan konflik psikologis Tari terutama yang bersumber dari masalah keluarga serta kekerasan verbal dan fisik dan menunjukkan proses bertahapnya dalam mengenali serta mengatasi pengalaman emosionalnya.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anggadewi, B. E. T. (2020). Dampak psikologis trauma masa kanak-kanak pada remaja. Solution: Journal of Counseling and Personal Development, 2(2), 1–7.

Azizah, S. N., Alifia, F. N., & Kurniawan, E. D. (2024). Mekanisme pertahanan diri tokoh Zee dalam novel Insecure karya Seplia. Education, 4(1), 84–93. https://doi.org/10.51903/education.v4i1.459

Boggs, J. M., & Petrie, D. W. (2012). The art of watching films (8th ed.). McGraw-Hill.

Bordwell, D., & Thompson, K. (2019). Film art: An introduction (12th ed.). McGraw-Hill Education.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2018). Research design: Qualitative, quantitative, and mixed methods approaches (5th ed.). SAGE Publications.

Danendra, D. F., & Pamungkas, O. Y. (2025). Intimidasi dan depresi pada tokoh dalam novel Surat dari Kematian karya Adham T. Fusama: Tinjauan psikologi sastra. TEACHING: Jurnal Inovasi Keguruan dan Ilmu Pendidikan, 5(4), 899–912. https://doi.org/10.51878/teaching.v5i4.7925

Endraswara, S. (2013). Metodologi penelitian sastra: Epistemologi, model, teori, dan aplikasi. CAPS.

Freud, A. (1936). The ego and the mechanisms of defence. London: Hogarth Press.

Freud, S. (1915). Repression. Dalam J. Strachey (Ed. & Trans.), The standard edition of the complete psychological works of Sigmund Freud (Vol. 14, pp. 141–158). London: Hogarth Press.

Green, M. C., & Fitzgerald, K. (2017). Transportation theory and research: The road traveled and the road ahead. Media Psychology, 20(3), 391–427. https://doi.org/10.1080/15213269.2016.1252101

Gunawan, I. K. A., & Meilantari, N. L. G. (2026). Mekanisme pertahanan ego melalui penyamaran tokoh utama dalam anime 91 Days: Kajian psikoanalisis Freud. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya, 4(1), 62–77. https://doi.org/10.61132/semantik.v4i1.2579

Hakemulder, F. (2020). The moral laboratory: Experiments examining the effects of reading literature on social perception and moral self-concept. John Benjamins.

Kurniawati, N. (2008). Mekanisme pertahanan diri tokoh Putri Lanhsiang dalam Putri Bunga Meihua karya Chiung Yao. Lite: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 4(2). https://doi.org/10.33633/lite.v4i2.455

Minderop, A. (2018). Psikologi sastra: Karya sastra, metode, teori, dan contoh kasus. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Minderop, A. (2018). Psikologi sastra. Yayasan Pustaka Obor Indonesia.

Moleong, L. J. (2021). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya

Nazari, A., Garmaroudi, G., & Rabiei, M. (2024). A systematic review: increasing mental health literacy in students through “the guide”. Discover Psychology, 4(1), 96.

Nurhidayah, S., Ekasari, A., Muslimah, A. I., Pramintari, R. D., & Hidayanti, A. (2021). Dukungan sosial, strategi koping terhadap resiliensi serta dampaknya pada kesejahteraan psikologis remaja yang orangtuanya bercerai. Paradigma, 18(1), 60–77. https://doi.org/10.33558/paradigma.v18i1.2674

Oatley, K. (2016). Such stuff as dreams: The psychology of fiction. Wiley-Blackwell.

Prastya, T. A., Muharram, F. I., & Kurniawan, E. D. (2023). Mekanisme pertahanan diri Sigmund Freud pada tokoh Margio dalam novel Lelaki Harimau karya Eka Kurniawan. HUMANUS: Jurnal Sosiohumaniora Nusantara, 1(1), 111–121.

Rezeki, M. O., Tawakal, A., & Setyowati, R. (2023). Defense mechanism of the main character of The Invisible Man film. Ilmu Budaya: Jurnal Bahasa, Sastra, Seni, dan Budaya, 7(3), 925–938.

Richardson, M., Carter, F., Levordashka, A., et al. (2026). Methods used to study audience experience of screen-based media: A scoping review. Psychology of Popular Media. Catatan: data volume, nomor, halaman, dan DOI perlu disesuaikan dengan versi publikasi final.

Sabrina, N. A. (2021). Analisis konflik batin dan mekanisme pertahanan tokoh Sasaki Miyo dalam anime Nakitai Watashi wa Neko wo Kaburu. J-Litera: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Budaya Jepang, 3(1), 20–28.

Siti Khoirunnisa, A., & Adi Nugroho, R. (2023). Mekanisme pertahanan diri dan coping stress tokoh utama dalam antologi cerpen "Malam Terakhir" karya Leila S. Chudori: Kajian psikologi sastra. Jurnal Sastra Indonesia, 12(3).

Solihah, F. I. (2022). Mekanisme pertahanan ego tokoh utama dalam kumcer Sambal & Ranjang karya Tenni Purwanti (Tinjauan psikoanalisis Sigmund Freud). Bapala, 9(2), 14–27.

Tarasenko, A., Josy, G., Minnis, H., Hall, J., Danese, A., Lau, J. Y., ... & Ougrin, D. (2025). Mental health of children and young people in the WHO Europe region. The Lancet Regional Health–Europe, 57.

Utami, B. F., & Haryanti, P. (2025). Mekanisme pertahanan diri penyangkalan tokoh Ryohei dalam film Okaasan Ore wa Daijoubu. Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 5(1), 63–72. https://doi.org/10.34010/je0q2595

Valentina, T. D. (2022). Dinamika psikologis remaja yang mengalami kekerasan emosional dalam keluarga. Jurnal Psikologi Udayana, 9(2).

Wati, A. R., & Haryanti, P. (2025). Mekanisme pertahanan diri sublimasi dan konsep ikigai tokoh Sawada dalam drama Boku no Ita Jikan. Mahadaya: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 5(1), 95–104.

Wellek, R., & Warren, A. (2014). Theory of literature. Harcourt, Brace and Company.

Wellek, René, dan Austin Warren. 2014. Teori Kesusastraan. Diterjemahkan oleh Melani Budianta. Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama.

Winanta, F. P., Adiyadmo, D. A., & Yusra, D. (2025). Rasionalisasi sebagai strategi pertahanan ego remaja dalam film Ancika: Dia yang Bersamaku 1995 (Analisis psikoanalisis Freud). Jurnal Bastra (Bahasa dan Sastra).

World Health Organization. (2022). World mental health report: Transforming mental health for all. World Health Organization.

Yahya, R. N. Y., Yastanti, U., Adi, W. T., & Nurmalia, L. (2025). Post-traumatic stress disorder and defense mechanism in A Good Person movie directed by Zach Braff. Wanastra: Jurnal Bahasa dan Sastra, 17(1), 58–64. https://doi.org/10.31294/wanastra.v17i1.11948

Published
2026-09-30
How to Cite
Rizqiah, A. S., Sumiyadi, S., & Nugroho, R. A. (2026). Mekanisme Pertahanan Diri Tokoh Tari dalam Film Bolehkah Sekali Saja Kumenangis. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 4498-4515. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.4463
Section
Articles