Representasi Nilai-Nilai Humanisme dalam Lagu Majida El Roumi: Analisis Semiotika Roland Barthes

  • Syahril Syahril UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Yadi Mardiansyah UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Resa Restu Pauji UIN Sunan Gunung Djati Bandung
Keywords: humanisme, semiotika Roland Barthes, Majida El Roumi, lirik lagu Arab, mitos

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengungkap representasi nilai-nilai humanisme dalam lirik lagu-lagu Majida El Roumi melalui kajian semiotika Roland Barthes. Humanisme merupakan salah satu tema penting dalam sastra dan musik Arab modern yang sering diekspresikan melalui simbol-simbol budaya, sosial, dan spiritual. Namun, kajian mengenai konstruksi humanisme dalam lirik lagu Arab, khususnya karya Majida El Roumi, masih relatif terbatas. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode deskriptif-analitis. Data penelitian berupa lirik tiga lagu Majida El Roumi, yaitu Kalimat, Beirut, dan Khuleqta Taleeqan. Data dikumpulkan melalui studi pustaka dan dianalisis menggunakan semiotika Roland Barthes yang meliputi tahap denotasi, konotasi, dan mitos. Hasil penelitian menunjukkan bahwa nilai-nilai humanisme direpresentasikan melalui berbagai simbol, seperti kata-kata, awan, hujan, bunga, kota, burung, belenggu, gua, dan cahaya. Pada tingkat denotasi, simbol-simbol tersebut menggambarkan pengalaman manusia dalam kehidupan sehari-hari. Pada tingkat konotasi, simbol-simbol tersebut merepresentasikan cinta, empati, solidaritas, kebebasan, perlawanan terhadap penindasan, serta pencarian pengetahuan dan kesadaran diri. Sementara itu, pada tingkat mitos, simbol-simbol tersebut membangun ideologi kemanusiaan yang menempatkan manusia sebagai makhluk yang bermartabat, bebas, dan bertanggung jawab. Penelitian ini menemukan bahwa humanisme dalam lagu-lagu Majida El Roumi dibangun melalui tiga ruang simbolik, yaitu ruang batin, ruang sosial, dan ruang eksistensial-spiritual. Temuan tersebut menunjukkan bahwa lirik lagu Arab tidak hanya berfungsi sebagai ekspresi estetis, tetapi juga sebagai medium konstruksi nilai-nilai kemanusiaan dan kritik sosial dalam masyarakat Arab modern.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Afdal, R., & Abdurahman, A. (2026). Representasi Realitas Sosial dan Humanisme dalam Cerpen Filosofi Kopi: Kajian Sosiologi Sastra. Journal of Literature Review, 2(1), 252–264.

Al-Ghazali, A. H. (2005). Ihya’ Ulum al-Din. Dar Ibn Hazm.

Al-Mubassyir, M. (2024). Al-Adab Al-Raqmī: Tren Baru Sastra Arab di Ruang Digital. Prosiding Konferensi Nasional Mahasiswa Bahasa Dan Sastra Arab, 1(1), 127–139.

Ali, J. (2018). Sejarah Arab Sebelum Islam_Buku 1: Geografi, Iklim, Karakteristik, dan Silsilah (Vol. 1). Pustaka Alvabet.

Amalia, Y. R., Ridwan, M., & Nur, M. (2025). Representasi makna dalam lirik kumpulan lagu yang dipopulerkan oleh Hamza Namira (Analisis semiotika Roland Barthes). Jurnal Sarjana Ilmu Budaya, 5(02 (Mei)), 1–16.

Ananda, A. (2025). Makna Diksi Kiasan Dan Gaya Komunikasi Idgitaf Dalam Lirik Lagu Dermaga (Analisis Semiotika Ferdinand De Saussure). Kodeuniversitas041060# UniversitasBuddhiDharma.

Andriyani, E. E. Y., Tarigan, Y. Y., Noper, A. D., Firmansyah, D., Juansah, D. E., & Fauziah, M. T. (2026). Analisis Makna Leksikal Dalam Lirik Lagu “Kepada Noor” Karya Panji Sakti. Bahtera Indonesia; Jurnal Penelitian Bahasa Dan Sastra Indonesia, 11(1), 241–253.

Assyaukanie, L. (2023). Membaca Kembali Gerakan Humanisme dalam Islam. Jurnal Peradaban, 2(2). https://doi.org/10.51353/jpb.v2i2.729

Attar, F. al-D. (1984). The Conference of the Birds. Penguin Books.

Badawi, M. M. (1993). A Short History of Modern Arabic Literature. Oxford University Press.

Barthes, R. (1972). Mythologies (1st ed.). Hill and Wang. https://archive.org/details/mythologies00bart

Culler, J. (2011). Literary Theory: A Very Short Introduction (2nd ed.). Oxford University Press.

Eagleton, T. (1983). Literary Theory: An Introduction. Basil Blackwell Ltd.

El Roumi, M. (1984). Beirut Ya Set El Donia.

El Roumi, M. (1991). Kalimat. Rotana Records.

Febrina, S., Rohman, S. K., & Athallah, M. R. (2025). Analisis Budaya dan Sastra Karya Nizar Qabbani: Simbolisme, Mitologi, Referensi Sejarah, dan Kritik Sosial. At-Tahqiq: Journal of Arabic and Humanities, 1(1), 1–19.

Frith, S. (1996). Performing Rites: On the Value of Popular Music. Oxford University Press. https://doi.org/10.1093/oso/9780198163329.001.0001

Hall, S. (Ed.). (1997). Representation: Cultural Representations and Signifying Practices. Sage Publications.

Hidayat, R., Ainusyamsi, F. Y., Rohanda, R., & Fauziah, I. (2024). Nilai-nilai Pendidikan Islam dalam Puisi Qum li al-Mu ‘allimi Waffihi al-Tabjīlā Karya Ahmed Shawky: Kajian Semiotika Charles Sanders Peirce. Al-Musannif, 6(2), 71–82.

Hourani, A. (1991). A History of the Arab Peoples. Belknap Press of Harvard University Press.

Husna, C. M. (2025). Transformasi Sastra Arab Klasik Dalam Adaptasi Film Dan Serial Arab Modern Dalam Gaya Akademik Naratif. Al Imtiyaz: Arabic Linguistics and International Methodology for the Tarbiyah of Arabic Journal, 3(2), 94–101.

Ibn Khaldun, A. al-R., & Rosenthal, F. (2005). The Muqaddimah: An Introduction to History. Princeton University Press.

Ibn Manzur, M. ibn M. (1994). Lisan al-Arab. Dar Sadir.

Ida, R. (2014). Metode penelitian: Studi media dan kajian budaya. Kencana.

Ihsan, M., & Putra, R. O. (2024). Relasi Makna dalam Lirik Lagu Lagu Karya Maher Zain (Kajian Semantik). A Jamiy: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 13(1), 110–120. https://doi.org/10.31314/ajamiy.13.1.110-120.2024

Izutsu, T. (1964). God and Man in the Qur’an: Semantics of the Qur’anic Weltanschauung. Keio Institute of Cultural and Linguistic Studies.

Jailani, M., & Hilalludin, H. (2026). Kontribusi Sastra Arab Modern Terhadap Pembentukan Identitas Budaya Di Dunia Arab Kontemporer. Qawa’id: Jurnal Bahasa Dan Sastra Arab, 1(01), 47–60.

Kusuma, M. W. H., Ilham, M. N., & Sudarmawan, H. M. (2025). Analisis Tasybih Dalam Qasidah Baidhowiyah: Kajian Balaghah. Prosiding Konasbara, 15(1), 44–53.

Mawarida, H. (2025). Identitas Budaya dalam Lirik Lagu Arab Kontemporer: Studi Semiotik terhadap Musik Balqees & Mohamed Ramadan. AL IMTIYAZ: Arabic Linguistics and International Methodology for the Tarbiyah of Arabic Journal, 3(2), 117–122.

Nasr, S. H. (1987). Islamic Art and Spirituality. State University of New York Press.

Nofia, V. S. S., & Bustam, M. R. (2022). Analisis Semiotika Roland Barthes Pada Sampul Buku Five Little Pigs Karya Agatha Christie. MAHADAYA: Jurnal Bahasa, Sastra, Dan Budaya, 2(2), 143–156.

Piliang, Y. A. (2019). Semiotika dan Hipersemiotika: Kode, Gaya, dan Matinya Makna. Cantrik Pustaka.

Pratiwi, A. N. (2025). Makna Simbolis dalam Naṣīb Syair Jahiliyah Qifā Nabkī Karya Imru’al-Qais dalam Kitab Al-Mu ‘allaqāt (Analisis Semiotika Roland Barthes). IAIN PAREPARE.

Ricoeur, P. (2004). The Course of Recognition. Harvard University Press.

Rismayanti, S., Zuhri, M. T., Munawaroh, N., Masripah, M., Nurwahidah, D., & Dewi, R. N. (2025). Peran Pemikiran Islam dalam Membentuk Konsep Pendidikan Humanisme di Eropa. Action Research Journal Indonesia (ARJI), 7(3), 1676–1692.

Rohanda, R. (2016). Metode Penelitian Sastra: Teori, Metode, Pendekatan, dan Praktik. LP2M UIN Sunan Guung Djati.

Rowe, P. G., & Sarkis, H. (1998). Projecting Beirut: Episodes in the Construction and Reconstruction of a Modern City. Prestel.

Royhan, M., Yusuf, K., & Sodikin. (2025). Nilai-Nilai Humanisme dalam Puisi Bitaqah Huwiyah Karya Mahmoud Darwish. Prosiding Konferensi Nasional Mahasiswa Bahasa Dan Sastra Arab, 2(1). https://proceedings.uinsa.ac.id/index.php/knm-bsa/article/view/4518

Said, E. W. (2000). Reflections on Exile and Other Essays. Harvard University Press.

Saleh, F., Aras, N. A. M., Wahyudi, F., & Mani’ini, I. D. (2023). Interpretasi Makna Lagu Bugis “Alosi Ripolo Dua”: Analisis Semiotika Roland Barthes. Jurnal Idiomatik Jurnal Pendidikan Bahasa Dan Sastra Indonesia, 6(2), 185–195.

Schimmel, A. (1975). Mystical Dimensions of Islam. University of North Carolina Press.

Sells, M. A. (1989). Desert Tracings: Six Classic Arabian Odes. Wesleyan University Press.

Setyawan, M. Y. (2022). Urgensi Makna Kontekstual (Dalālah Siyāqiyyah) dan Teori Kontekstual (Naẓariyyah al-Siyāq) dalam Penelitian Semantik. Insyirah: Jurnal Ilmu Bahasa Arab Dan Studi Islam, 5(1), 26–38. https://doi.org/10.26555/insyirah.v5i1.5156

Stetkevych, S. P. (1993). The Mute Immortals Speak: Pre-Islamic Poetry and the Poetics of Ritual. Cornell University Press.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa: Pengantar Penelitian Wahana Kebudayaan Secara Linguistik. Sanata Dharma University Press.

Wargadinata, W., & Fitriani, L. (2018). Sastra Arab Masa Jahiliyah dan Islam. UIN Maliki Press.

Wellek, R., & Warren, A. (1995). Teori Kesusastraan. Gramedia Pustaka Utama.

Published
2026-08-03
How to Cite
Syahril, S., Yadi Mardiansyah, & Resa Restu Pauji. (2026). Representasi Nilai-Nilai Humanisme dalam Lagu Majida El Roumi: Analisis Semiotika Roland Barthes. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 3466-3492. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.4191
Section
Articles