Pemetaan Konseptual Metafora pada Lirik Lagu Album Beberapa Orang Memaafkan karya Feast

  • Ainun Qusna Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia
  • Muhammad Rohmadi Universitas Sebelas Maret, Surakarta, Indonesia
Keywords: metafora, lirik lagu, Feast

Abstract

Penelitian ini bertujuan memetakan jenis-jenis metafora konseptual yang terdapat dalam lirik lagu album Beberapa Orang Memaafkan karya .Feast berdasarkan teori metafora Stephen Ullmann. Album ini dipilih karena mengandung muatan sosial-politik yang kuat dan diwujudkan melalui pemakaian bahasa figuratif yang padat. Metode penelitian yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan teknik analisis isi (content analysis). Data bersumber dari lima lirik lagu dalam album tersebut, yaitu "Kami Belum Tentu", "Padi Milik Rakyat", "Peradaban", "Minggir", dan "Berita Kehilangan". Hasil analisis menunjukkan bahwa keempat jenis metafora menurut Ullmann ditemukan dalam album ini, yakni metafora antropomorfik, metafora sinestetik, metafora pengabstrakan, dan metafora kehewanan. Metafora pengabstrakan mendominasi dengan 14 data, diikuti metafora antropomorfik dengan 5 data, metafora sinestetik dengan 4 data, dan metafora kehewanan dengan 1 data. Dominasi metafora pengabstrakan mengindikasikan bahwa .Feast cenderung mengkonkretkan konsep-konsep abstrak seperti kekuasaan, penindasan, dan perlawanan dalam imaji yang bersifat inderawi dan fisikal. Temuan ini memperkaya kajian stilistika lirik lagu dalam konteks musik indie Indonesia dan menunjukkan bahwa lirik lagu .Feast memiliki kompleksitas bahasa figuratif yang layak dikaji secara akademis.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardini, P. W., & Sumpena, D. (2021). Musik indie sebagai media komunikasi sosial: Studi terhadap lirik-lirik band independen Indonesia. Jurnal Ilmu Komunikasi, 19(2), 121–138. https://doi.org/10.31315/jik.v19i2.4923

Chaer, A. (2013). Linguistik umum (Edisi revisi). PT Rineka Cipta.

Fairclough, N. (1992). Discourse and social change. Polity Press.

Fitriani, N., & Ruslan, M. (2022). Analisis metafora dalam lirik lagu pop Indonesia: Perspektif semantik kognitif. Deiktis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2(3), 45–58. https://doi.org/10.31219/deiktis.v2i3.1022

Hidayat, R. (2021). Metafora dalam lirik lagu rock Indonesia: Kajian stilistika. Jurnal Linguistik Indonesia, 39(1), 15–28. https://doi.org/10.26499/li.v39i1.203

Keraf, G. (2009). Diksi dan gaya bahasa (Edisi ke-21). PT Gramedia Pustaka Utama.

Kurniawan, A., & Purnama, D. (2019). Metafora dalam lirik lagu berbahasa Sunda: Kajian semantik leksikal. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 19(2), 167–180. https://doi.org/10.17509/bs_jpbsp.v19i2.18968

Lakoff, G., & Johnson, M. (1980). Metaphors we live by. University of Chicago Press.

Lestari, M., & Widodo, P. (2023). Terminologi medis sebagai metafora dalam lirik lagu kontemporer Indonesia. Deiktis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 3(1), 78–92. https://doi.org/10.31219/deiktis.v3i1.1567

Mahsun. (2017). Metode penelitian bahasa: Tahapan strategi, metode, dan tekniknya (Edisi revisi). PT RajaGrafindo Persada.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi penelitian kualitatif (Edisi revisi). PT Remaja Rosdakarya.

Pradopo, R. D. (2012). Pengkajian puisi: Analisis strata norma dan analisis struktural dan semiotik (Edisi ke-12). Gadjah Mada University Press.

Rachmat, A. K., & Widianto, E. (2022). Representasi kritik sosial dalam lirik lagu .Feast: Analisis wacana kritis. Deiktis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 2(1), 12–26. https://doi.org/10.31219/deiktis.v2i1.879

Rahardjo, M. (2019). Metafora perlawanan dalam puisi-puisi Wiji Thukul: Kajian stilistika dan semiotika. Jurnal Bahasa dan Sastra, 7(2), 89–104. https://doi.org/10.30647/jbs.v7i2.1004

Riffaterre, M. (1978). Semiotics of poetry. Indiana University Press.

Sari, R. P. (2020). Metafora kehewanan dalam lirik lagu pop Indonesia: Kajian semantik Ullmann. Deiktis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 1(2), 34–47. https://doi.org/10.31219/deiktis.v1i2.756

Sugiyono. (2018). Metode penelitian kuantitatif, kualitatif, dan R&D. CV Alfabeta.

Sumarlam. (2008). Teori dan praktik analisis wacana. Pustaka Cakra.

Tarigan, H. G. (2013). Pengajaran gaya bahasa (Edisi revisi). CV Angkasa.

Ullmann, S. (1962). Semantics: An introduction to the science of meaning. Basil Blackwell.

Wahyuni, S., & Nugroho, A. (2021). Gaya bahasa dalam lirik lagu album indie Indonesia: Analisis stilistika kontemporer. Deiktis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 1(3), 55–68. https://doi.org/10.31219/deiktis.v1i3.812

Wijana, I. D. P., & Rohmadi, M. (2011). Analisis wacana pragmatik: Kajian teori dan analisis. Yuma Pustaka.

Zaimar, O. K. S. (2018). Metafora dalam bahasa dan sastra: Sebuah kajian semantik (Edisi revisi). Departemen Linguistik Universitas Indonesia.

Zuchdi, D. (2016). Humanisasi pendidikan: Menemukan kembali pendidikan yang manusiawi (Edisi ke-5). PT Bumi Aksara.

Published
2026-08-08
How to Cite
Qusna, A., & Rohmadi, M. (2026). Pemetaan Konseptual Metafora pada Lirik Lagu Album Beberapa Orang Memaafkan karya Feast. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 3629-3637. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.3957
Section
Articles