Krisis Literasi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar : Studi Literatur tentang Akar Masalah dan Strategi Solutif

  • Chintya Purba Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Gresia Romei Simatupang Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Julia Eninta Br Tarigan Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Nurmia Auvannissa Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Vaelyn Celsi Rentauli Gultom Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Yusfa Rohani Marpaung Universitas Negeri Medan, Indonesia
Keywords: krisi literasi, pembelajaran bahasa Indonesia, sekolah dasar, budaya membaca, era digital

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis krisis literasi dalam pembelajaran Bahasa Indonesia di sekolah dasar, mengidentifikasi faktor-faktor penyebab rendahnya kemampuan literasi peserta didik, serta mengkaji strategi solutif yang dapat diterapkan di era digital. Penelitian menggunakan metode studi literatur dengan mengumpulkan dan menganalisis berbagai sumber ilmiah berupa jurnal, artikel, buku, dan dokumen yang relevan dengan tema penelitian. Data dianalisis menggunakan pendekatan deskriptif kualitatif melalui proses pengelompokan informasi berdasarkan tema, meliputi penyebab krisis literasi, dampak rendahnya literasi, serta strategi penguatan budaya literasi di sekolah dasar. Hasil kajian menunjukkan bahwa rendahnya kemampuan literasi peserta didik dipengaruhi oleh berbagai faktor, seperti rendahnya minat baca, penggunaan teknologi digital yang tidak terkontrol, pembelajaran yang masih berpusat pada guru, keterbatasan fasilitas literasi, serta kurangnya keterlibatan keluarga dalam membangun kebiasaan membaca. Kondisi tersebut berdampak pada rendahnya kemampuan berpikir kritis, menurunnya motivasi belajar, serta meningkatnya kerentanan peserta didik terhadap informasi yang tidak tervalidasi. Penelitian ini juga menunjukkan bahwa penguatan budaya literasi dapat dilakukan melalui penerapan pembelajaran aktif dan kontekstual, pemanfaatan teknologi secara edukatif, pengembangan media pembelajaran yang menarik, optimalisasi Gerakan Literasi Sekolah, serta kolaborasi antara sekolah, keluarga, dan masyarakat. Dengan demikian, penguatan literasi perlu dilakukan secara sistematis dan berkelanjutan agar peserta didik mampu memiliki kemampuan berpikir kritis, kreatif, dan adaptif dalam menghadapi tantangan pendidikan di era transformasi digital.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2013). Prosedur penelitian: Suatu pendekatan praktik. Rineka Cipta.

Danandjaja, J. (2014). Metode penelitian kepustakaan. Obor Indonesia.

Fitriyana, I., Juhana, & Nirmala, S. D. (2024). Pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap literasi dan numerasi siswa sekolah dasar. Jurnal Studi Guru dan Pembelajaran, 7(1), 439–453. https://doi.org/10.30605/jsgp.7.1.2024.4275

Hamzah, M. Z., & Khoiruman, M. A. (2021). Problematik pendidikan bahasa Indonesia kajian pembelajaran bahasa Indonesia pada sekolah dasar. Jurnal Syntax Transformation, 2(6), 843–848. https://doi.org/10.46799/jst.v2i6.307

Hasan, dkk. (2022). Implementasi budaya literasi di sekolah dasar melalui optimalisasi perpustakaan. Jurnal Eduscience, 1(2), 48–58. file:///C:/Users/HP/Downloads/2517-5564-1-PB.pdf

Ilmi, dkk. (2021). Gerakan literasi sekolah dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Edukatif: Jurnal Ilmu Pendidikan, 3(5), 2866–2873.

Kemendikbud, Paudpedia. (2021). Pra literasi anak usia dini. Kemendikbud.

Khusna, S., Mufridah, L., Sakinah, N., & Annur, A. F. (2022). Gerakan literasi dalam meningkatkan minat baca siswa sekolah dasar. Dawuh Guru: Jurnal Pendidikan MI/SD, 2(2), 101–112. https://doi.org/10.35878/guru.v2i2.454

Kusyairi, dkk. (2024). Menumbuhkan keterampilan berbicara dalam pembelajaran bahasa di sekolah. Journal of Social Sciences, Economics and Education, 2(4), 239–251.

Puspitasari, & Sukartono. (2022). Problematika guru dalam menumbuhkan budaya literasi membaca pada peserta didik sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 6(3), 4342–4350. https://jbasic.org/index.php/basicedu

Roslina, R., Sakung, J. M., Wahyono, U., Afadil, & Abram, P. H. (2024). Pengaruh strategi pembelajaran berdiferensiasi terhadap literasi sains siswa kelas V sekolah dasar Parigi Utara. Ideguru: Jurnal Karya Ilmiah Guru, 10(1), 231–240. https://doi.org/10.51169/ideguru.v10i1.1357

Sari, P., dkk. (2022). Peningkatan kompetensi guru melalui sosialisasi literasi digital di sekolah dasar, 6(4), 1–8.

Simbolon, dkk. (2022). Pengaruh literasi digital dan minat baca terhadap kemampuan berpikir kritis siswa. Jurnal Cakrawala Pendas, 8(2), 532–542. http://dx.doi.org/10.31949/jcp.v8i2.2449

Published
2026-06-23
How to Cite
Purba, C., Simatupang, G. R., Br Tarigan, J. E., Auvannissa, N., Gultom, V. C. R., & Marpaung, Y. R. (2026). Krisis Literasi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah Dasar : Studi Literatur tentang Akar Masalah dan Strategi Solutif. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 2671-2677. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.3855
Section
Articles