Eksistensi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional dan Ilmiah di Era Digital

  • Syairal Fahmy Dalimunthe Universitas Negeri Medan
  • Gaby Sarah Giovani Sigalingging Universitas Negeri Medan
  • Azizi Zahwa Norin Universitas Negeri Medan
  • Feby Aulia Universitas Negeri Medan
  • Sofia Wasti Gaberia Tambunan Universitas Negeri Medan
  • Aprilia Sungamta Ginting Universitas Negeri Medan
Keywords: bahasa Indonesia, bahasa ilmiah, eksistensi bahasa, era digital, kebijakan bahasa

Abstract

Bahasa Indonesia memegang kedudukan strategis sebagai bahasa nasional sekaligus bahasa ilmiah di tengah arus digitalisasi dan globalisasi yang semakin intensif. Namun, eksistensinya menghadapi tantangan struktural: dominasi bahasa Inggris dalam ranah akademik, meluasnya fenomena campur kode di ruang digital, serta lemahnya standardisasi penggunaan bahasa Indonesia dalam karya ilmiah. Penelitian ini bertujuan menganalisis eksistensi bahasa Indonesia sebagai bahasa nasional dan bahasa ilmiah di era digital, mengidentifikasi faktor-faktor penghambat dan pendorongnya, serta merumuskan strategi penguatan berdasarkan bukti empiris dari kajian mutakhir. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan pendekatan studi pustaka sistematis (systematicliteraturereview) terhadap 20 sumber ilmiah terpilih terbitan 2019–2025. Hasil penelitian menunjukkan enam temuan utama: (1) eksistensi bahasa Indonesia sebagai pemersatu bangsa tetap kokoh secara konstitusional; (2) fungsi ilmiahnya berkembang namun belum optimal karena rendahnya produksi terminologi teknis; (3) campur kode dan alih kode semakin masif di ranah digital; (4) kebijakan bahasa yang ada belum terimplementasi efektif; (5) pengembangan kosakata ilmiah melalui KBBI Daring menunjukkan trajektori positif; dan (6) literasi akademik berbahasa Indonesia masih membutuhkan penguatan sistemik. Penelitian ini memberikan kontribusi berupa peta tantangan eksistensi bahasa Indonesia yang berbasis data kajian terkini serta rekomendasi kebijakan yang operasional.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arifah, I., & Suprapti, S. (2024). Analisis kemampuan mahasiswa dalam penulisan karya ilmiah melalui perspektif literasi data di perguruan tinggi. Jurnal Yudistira: Publikasi Riset Ilmu Pendidikan dan Bahasa, 2(3), 372–384.

Arifin, E. Z., & Tasai, S. A. (2021). Cermat berbahasa Indonesia untuk perguruan tinggi (Ed. ke-3). Akademika Pressindo.

Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa. (2023). Kamus Besar Bahasa Indonesia daring (Edisi V). Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi. https://kbbi.kemdikbud.go.id

Canagarajah, A. S. (2022). Transnational literacy autobiographies as translingual writing. Journal of Language, Identity & Education, 21(1), 1–14. https://doi.org/10.1080/15348458.2020.1833946

Chaer, A. (2019). Linguistik umum (Ed. revisi). Rineka Cipta.

Cooper, R. L. (1989). Language planning and social change. Cambridge University Press.

Dewi, A. K. (2024). Diksi para desainer: Seni menata kata lewat tulisan kreatif. Eureka Media Aksara.

Erwina, E. (2024). Pedoman Umum Ejaan Bahasa Indonesia (PUEBI): Kata baku bahasa Indonesia dan bahasa iklan di televisi Indonesia. Penerbit Amerta Media.

Fishman, J. A. (1972). Language and nationalism: Two integrative essays. Newbury House.

Haugen, E. (1972). The ecology of language. Stanford University Press.

Helda, T., Elvia, D., Yulianti, U., & Kamcani, F. (2023). Analisis kesalahan ejaan bahasa Indonesia dalam artikel ilmiah mahasiswa. GERAM (Gerakan Aktif Menulis), 11(1), 101–110.

Ilham, M., Repelita, T., Kurniawan, A., & Nafisatustsani, R. (2025). Analisis bentuk dan pilihan kata (diksi) dalam penulisan bahasa Indonesia. Jurnal Ilmiah Wahana Pendidikan, 11(2.B), 176–181.

Keraf, G. (1991). Diksi dan gaya bahasa. PT Gramedia Pustaka Utama.

Kridalaksana, H. (2008). Kamus linguistik (Ed. ke-4). PT Gramedia Pustaka Utama.

Lea, M. R., & Street, B. V. (2006). The “academic literacies” model: Theory and applications. Theory Into Practice, 45(4), 368–377. https://doi.org/10.1207/s15430421tip4504_11

Nurwicaksono, B. D., & Amelia, D. (2018). Analisis kesalahan berbahasa Indonesia pada teks ilmiah mahasiswa. Aksis: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 2(2), 138–153.

Pratama, R. A. (2023). Kalimat ragam ilmiah dalam karya tulis ilmiah mahasiswa Politeknik Manufaktur Bandung tahun 2021–2022. Jurnal Ilmiah Program Studi Pendidikan Bahasa & Sastra Indonesia, 8(1), 109–122.

Simorangkir, S. B. T., Wahyuni, R. S., Gusar, M. R. S., Rahmawati, Y., Setyorini, R., Hetilaniar, Hilaliyah, H., Hasanudin, C., Utomo, W. T., Romadani, A. T. F., & Cahyawati, R. S. (2023). Analisis kesalahan berbahasa. Widina Bhakti Persada Bandung.

Snyder, H. (2019). Literature review as a research methodology: An overview and guidelines. Journal of Business Research, 104, 333–339. https://doi.org/10.1016/j.jbusres.2019.07.039

Wisrayani, Hamzah, R. A., & Nurfitriana, S. (2025). Penggunaan bahasa Indonesia yang baik dan benar (sintaksis dan semantik) sebagai kaidah bahasa Indonesia serta analisis kesalahan berbahasa Indonesia. Jurnal Bima: Pusat Publikasi Ilmu Pendidikan Bahasa dan Sastra, 3(2), 150–164.

Yusuf, M., & Arsjad, A. G. (2022). Fenomena campur kode dan alih kode dalam komunikasi digital generasi muda Indonesia. Jurnal Bahasa dan Sastra, 9(1), 45–58.

Published
2026-06-15
How to Cite
Dalimunthe, S. F., Sigalingging, G. S. G., Norin, A. Z., Feby Aulia, Tambunan, S. W. G., & Ginting, A. S. (2026). Eksistensi Bahasa Indonesia sebagai Bahasa Nasional dan Ilmiah di Era Digital. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 2420-2429. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.3810
Section
Articles