Interferensi Bahasa Indonesia terhadap Bahasa Kaili pada Masyarakat Bilingual di Kabupaten Donggala
Abstract
Fenomena kontak bahasa pada masyarakat bilingual berpotensi menimbulkan interferensi linguistik sebagai akibat penggunaan dua bahasa secara simultan dalam komunikasi sehari-hari. Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan bentuk interferensi Bahasa Indonesia terhadap Bahasa Kaili pada masyarakat bilingual di Kabupaten Donggala yang meliputi tataran fonologi, morfologi, sintaksis, dan makna. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dengan perspektif sosiolinguistik. Data penelitian berupa tuturan lisan masyarakat bilingual Kaili–Indonesia yang diperoleh melalui teknik Simak Bebas Libat Cakap (SBLC), yang dilengkapi dengan teknik rekam dan catat. Analisis data dilakukan melalui tahapan reduksi data, penyajian data, dan penarikan simpulan dengan menggunakan metode padan translasional untuk mengidentifikasi bentuk interferensi antarbasa. Hasil penelitian menunjukkan bahwa interferensi Bahasa Indonesia terhadap Bahasa Kaili terjadi pada empat tataran linguistik dengan total 22 data, terdiri atas 10 data fonologi, 4 data morfologi, 5 data sintaksis, dan 3 data makna. Interferensi fonologi menjadi bentuk yang paling dominan melalui perubahan, penghilangan, dan penambahan fonem. Pada tataran morfologi ditemukan penggunaan afiks Bahasa Kaili pada bentuk dasar Bahasa Indonesia, sedangkan interferensi sintaksis ditunjukkan melalui perubahan susunan unsur kalimat. Interferensi makna tampak melalui kesepadanan dan perluasan makna dalam penggunaan leksem tertentu. Temuan penelitian menegaskan bahwa interferensi bahasa pada masyarakat bilingual Donggala merupakan konsekuensi dari intensitas kontak antara Bahasa Indonesia dan Bahasa Kaili yang berlangsung secara sistematis dari aspek bunyi hingga makna. Penelitian ini berkontribusi terhadap penguatan kajian sosiolinguistik mengenai interferensi bahasa sekaligus menyediakan dokumentasi empiris bagi upaya pemertahanan Bahasa Kaili di Sulawesi Tengah.
Downloads
References
Alifiansyah, R. F., Irawan, B., & Hasan, N. (2023). Hubungan kata dan makna dalam bahasa Indonesia dan bahasa Arab: Kajian semantik. Alsina Journal of Arabic Studies, 5(1), 73–92. https://doi.org/10.21580/alsina.5.1.16868
Creswell, J. W., & Poth, C. N. (2018). Qualitative inquiry and research design: Choosing among five approaches. Sage Publications.
Fahyan, S. E. (2010). Pembentukan kata dalam bahasa Indonesia / Harimurti Kridalaksana. Koleksi Buku UPT Perpustakaan Universitas Negeri Malang. http://library.um.ac.id/free-contents/printbook1.php/koleksi-digital-perpustakaan-38081.html
Gurning, R. A., Sipayung, W. W., Sinurat, E., & Saragih, Y. S. (2024). Analisis sosiolinguistik: Perspektif bahasa dalam masyarakat. Realisasi, 1(4), 238–245. https://doi.org/10.62383/realisasi.v1i4.376
Hawkins, J. A., & Filipović, L. (2024). Bilingualism-induced language change: What can change, when, and why? Linguistics Vanguard, 10, 115–124. https://doi.org/10.1515/lingvan-2023-0089
Hermawan, N. Y., & Solihati, N. (2024). Interferensi bahasa Jawa terhadap bahasa Indonesia: Bentuk fenomena sosial kebahasaan masyarakat. Jurnal Genre (Bahasa Sastra dan Pembelajarannya), 6(2), 389–399. https://doi.org/10.26555/jg.v6i2.11025
Hidayat, D., Rahmasari, G., & Wibawa, D. (2021). The inhibition and communication approaches of local languages learning among millennials. International Journal of Language Education, 5(3), 165–165. https://doi.org/10.26858/ijole.v5i3.16506
Hidayat, H., Nur, Y., & Harisah, S. (2017). Interferensi bahasa Kaili ke dalam bahasa Indonesia di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sigi. BAHASANTODEA, 5(1), 89–97. http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/Bahasantodea/article/view/13247/10135
Hornberger, N. H., & Johnson, D. (2007). Slicing the onion ethnographically: Layers and spaces in multilingual language education policy and practice. TESOL Quarterly, 41(3), 509–532. https://doi.org/10.1002/j.1545-7249.2007.tb00083.x
Imran, M. A., & Natsir, N. (2026). Interferensi bahasa daerah terhadap penggunaan bahasa Indonesia dalam komunikasi formal. Journal of Administrative and Social Science, 7(1), 351–362. https://doi.org/10.55606/jass.v7i1.2237
Kaharuddin, S. W. D. (2019). Interferensi bahasa daerah dan bahasa Indonesia terhadap penggunaan bahasa Arab. AL-AF'IDAH: Jurnal Pendidikan Bahasa Arab dan Pengajarannya, 3(2), 90–100. https://doi.org/10.52266/al-afidah.v3i2.336
Karsana, D., Lukman, L., Nurhayati, N., Katubi, K., & Kurniawati, W. (2023). Penyerapan kosakata bahasa daerah lain pada bahasa Kaili di Sulawesi Tengah. Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia, 33–41.
Lillo-Martin, D., de Quadros, R. M., & Pichler, D. C. (2016). The development of bimodal bilingualism. Linguistic Approaches to Bilingualism, 6(6), 719–755. https://doi.org/10.1075/lab.6.6.01lil
Lismayanti, H., Mintowati, M., & Ahmadi, A. (2020). Pemberdayaan bahasa Banjar melalui pemasyarakatan bahasa Indonesia. Briliant: Jurnal Riset dan Konseptual, 5(3), 457–457. https://doi.org/10.28926/briliant.v5i3.480
Mahmoudi, F., & Mahmoudi, A. (2020). Bilingualism: Language and cognition. Turkish Journal of Educational Research, 1(1), 14–19. https://doi.org/10.51242/saka-tjer.2020.3
Nurhayati, D. A. W. (2018). Interferensi morfologis dan sintaksis bahasa Indonesia terhadap bahasa Inggris oleh penutur Jawa dalam pembelajaran bahasa Inggris. https://digilib.uns.ac.id/dokumen/detail/64349/Interferensi-Morfologis-dan-Sintaksis-Bahasa-Indonesia-terhadap-Bahasa-Inggris-oleh-Penutur-Jawa-dalam-Pembelajaran-Bahasa-Inggris
Ovie, A. N., Pratiwi, A. S., & Nurfitriani, M. (2021). Interferensi bahasa daerah ke dalam bahasa Indonesia pada karangan narasi siswa. CENDEKIAWAN, 3(2), 65–70. https://doi.org/10.35438/cendekiawan.v3i2.193
Pulgram, E., & Weinreich, U. (1953). Languages in contact: Findings and problems. The Modern Language Journal, 37(8), 429–429. https://doi.org/10.2307/320055
Rahim, A., Arifuddin, A., Tahir, H., & Ruslan, H. (2023). Pola pemertahanan bahasa Indonesia bagi warga negara Indonesia di Belanda. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 9(2), 1411–1422. https://doi.org/10.30605/onoma.v9i2.2791
Rahmayana, R., Mantasiah, R., Hasmawati, H., & Muddin, M. (2018). Interferensi pola kalimat bahasa Indonesia terhadap keterampilan berbicara bahasa Jerman siswa. Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra, 2(2). https://doi.org/10.26858/eralingua.v2i2.6753
Ramadhan, M. A., Sobarna, C., & Indrayani, L. M. (2025). Alternasi bunyi vokal pada kata serapan dari bahasa Indonesia dalam bahasa Kaili dialek Ledo: Kajian fonologi. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 11(3), 3250–3263. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i3.6455
Ratu, D. M. (2023). Interference: Affixation of Mongondow dialect in Indonesian learning. Journal of Language Teaching and Research, 14(6), 1664–1669. https://doi.org/10.17507/jltr.1406.25
Septiani, D. M., & Manasikana, A. (2020). Campur kode pada akun Instagram @demakhariini (kajian sosiolinguistik). Basastra, 9(3), 226–226. https://doi.org/10.24114/bss.v9i3.21443
Srisudarso, M., Hermanto, B., & Putri, Y. P. (2024). Linguistik umum.
Thomason, S. G. (2001). Language contact: An introduction. https://doi.org/10.1515/9781474473125
Ulfah, U., Fatimah, F., Marzuki, A. G., & Juniati, J. (2024). Interferensi bahasa Tialo terhadap penggunaan bahasa Indonesia pada masyarakat Kabupaten Parigi Moutong. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 10(3), 2888–2899. https://doi.org/10.30605/onoma.v10i3.3974
Unas, A. O., & Sosrohadi, S. (2025). Keragaman dan variasi linguistik di Indonesia. Aksarabaca, 7(1). https://doi.org/10.47313/aksarabaca.v7i1.4333
Valentina, A. U., Insari, T. M., & Yuninta, D. Y. (2025). A comparative sociolinguistic analysis of Indonesian and local language use: Evidence from public and Islamic boarding schools in Gunungputri. JPI: Jurnal Pustaka Indonesia, 5(1), 16–24. https://doi.org/10.62159/jpi.v5i1.1772
Wilian, S., Mahyuni, M., & Fitriana, E. (2023). Competition of ethnic and national languages within the home domain: Insights from multilingual Sasak family language choice, Lombok–Indonesia. World Journal of English Language, 13(5), 131–131. https://doi.org/10.5430/wjel.v13n5p131
Winarto, A. B. (2018). Borrowing words in newspaper Seputar Indonesia December 2009. Buletin Al-Turas, 19(1), 119–134. https://doi.org/10.15408/bat.v19i1.3704
Yoniartini, D. M., Mahsun, M., & Burhannudin, B. (2023). [Judul artikel tidak tercantum pada data yang diberikan]. Jurnal Kajian Bali (Journal of Bali Studies), 13(2), 517–517. https://doi.org/10.24843/jkb.2023.v13.i02.p07
Yuli, Y. (2021). Campur kode pada masyarakat Kota Donggala. Jurnal Senarai Bastra, 1(2), 148–153.
Yusupova, M., & Abdullayeva, S. (2025). The language contact and multilingualism. [Nama jurnal tidak tercantum pada data yang diberikan], 1, 136–139. https://doi.org/10.47689/zttctoi-vol1-iss1-pp136-139
Zulharby, P., Rafli, Z., & Setiadi, S. (2022). Interferensi morfologi bahasa pertama terhadap keterampilan berbicara bahasa Arab. DIGLOSIA: Jurnal Kajian Bahasa, Sastra dan Pengajarannya, 5(4), 749–762. https://doi.org/10.30872/diglosia.v5i4.510
Copyright (c) 2026 Sutihats Sutihats, Nurul Wahyuni, Mohamad Abdi, Sri Fajar Ningsih, Dinda Rahayu, Krisna Srililianti

This work is licensed under a Creative Commons Attribution 4.0 International License.
By submitting the article/manuscript of the article, the author(s) agree with this policy. No specific document sign-off is required.
License
The use of the article will be governed by the Creative Commons Attribution license as currently displayed on Creative Commons Attribution 4.0 International License.
Author(s)' Warranties
The author warrants that the article is original, written by the stated author(s), has not been published before, contains no unlawful statements, does not infringe the rights of others, is subject to copyright that is vested exclusively in the author and free of any third party rights, and that any necessary written permissions to quote from other sources have been obtained by the author(s).
User/Public Rights
Under the Creative Commons license, users are allowed to copy, distribute, display, and perform the work. Users will also need to attribute authors on distributing works in the journal and other media of publications. Unless otherwise stated, the authors are public entities as soon as their articles got published.
Rights of Authors
Authors retain all their rights to the published works, such as (but not limited to) the following rights;
- Copyright and other proprietary rights relating to the article, such as patent rights,
- The right to use the substance of the article in own future works, including lectures and books,
- The right to reproduce the article for own purposes,
- The right to self-archive the article,
- The right to enter into separate, additional contractual arrangements for the non-exclusive distribution of the article's published version (e.g., post it to an institutional repository or publish it in a book), with an acknowledgment of its initial publication in this journal.
Co-Authorship
If the article was jointly prepared by more than one author, any authors submitting the manuscript warrants that he/she has been authorized by all co-authors to be agreed on this copyright and license notice (agreement) on their behalf, and agrees to inform his/her co-authors of the terms of this policy. The journal will not be held liable for anything that may arise due to the author(s) internal dispute. The journal will only communicate with the corresponding author.
Royalties
Being an open accessed journal and disseminating articles for free under the Creative Commons license term mentioned, author(s) aware that the journal entitles the author(s) to no royalties or other fees.
Miscellaneous
The article will be published in the journal if the article’s editorial process is successfully completed. The editors may modify the article to a style of punctuation, spelling, capitalization, referencing, and usage that deems appropriate. The author acknowledges that the article may be published so that it will be publicly accessible and such access will be free of charge for the readers.











