Deskripsi Fonologis Bahasa Kaili Dialek Doi: Inventaris Fonem dan Struktur Suku Kata di Limboro Donggala

  • Tiara Lestari Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
  • Gufriza Gufriza Universitas Tadulako, Palu, Indonesia
Keywords: fonologi, bahasa Kaili, dialek Doi, inventaris fonem, struktur suku kata, dokumentasi bahasa

Abstract

Penelitian ini bertujuan mendeskripsikan sistem fonologis Bahasa Kaili Dialek Doi yang digunakan masyarakat Desa Limboro, Kecamatan Banawa Tengah, Kabupaten Donggala, dengan fokus pada inventaris fonem dan struktur suku kata sebagai bagian dari dokumentasi bahasa daerah yang masih terbatas. Penelitian menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dalam kerangka linguistik deskriptif. Data diperoleh dari penutur asli Bahasa Kaili Dialek Doi melalui observasi, wawancara, elisitasi, dan perekaman tuturan, kemudian dianalisis menggunakan metode distribusional dengan teknik pasangan minimal untuk mengidentifikasi oposisi fonemis. Hasil penelitian menunjukkan bahwa Bahasa Kaili Dialek Doi memiliki lima fonem vokal, yaitu /a/, /i/, /u/, /e/, dan /o/, dengan distribusi pada posisi awal, tengah, dan akhir kata. Analisis fonem konsonan menunjukkan adanya oposisi bunyi yang berfungsi membedakan makna, termasuk keberadaan fonem /v/ sebagai salah satu karakter fonologis penting dialek ini. Selain itu, ditemukan 25 pola deret vokal, enam pola deret konsonan (/mp/, /mb/, /nt/, /nd/, /ngg/, dan /nj/), serta empat pola struktur suku kata, yakni V, VK, KV, dan KVK, dengan dominasi pola KV. Temuan tersebut menunjukkan bahwa Bahasa Kaili Dialek Doi memiliki sistem bunyi yang mengikuti kecenderungan umum bahasa-bahasa Austronesia sekaligus mempertahankan karakter fonologis lokal yang khas. Penelitian ini berkontribusi pada pengayaan dokumentasi linguistik Bahasa Kaili serta menyediakan dasar empiris bagi kajian fonologi dialektal dan upaya pelestarian bahasa daerah di Sulawesi Tengah.

 

Downloads

Download data is not yet available.

References

Al-Munawar, A. Z., & Fiddienika, A. (2024). Analisis fonologis fonem pada bahasa daerah Suku Makassar antara daerah Kabupaten Jeneponto dan Kabupaten Bantaeng. Journal on Education, 6(4), 19657–19663. https://doi.org/10.31004/joe.v6i4.5874

Ardia, Y. R., & Maulana, F. F. (2025). Dinamika penggunaan bahasa Lampung dalam keluarga di Kota Bandar Lampung: Studi intergenerasional. Jurnal Punyimbang, 5(2), 78–87. https://doi.org/10.23960/punyimbang.v5i2.807

Aulin, A., & Faiza, C. (2024). The effectiveness of English song to improve students’ pronunciation skills: A quasi-experimental study at the seventh grade of MTs Khazanah Kebajikan in academic year 2023/2024.

Chaer, A. (2009). Fonologi bahasa Indonesia. Andalas University.

Darmawati, M. R. (2016). Jejak bahasa Toraja dalam bahasa Kaili: Segugus rekam jejak bahasa Austronesia di Nusantara. Sawerigading, 20(2), 227–238.

Grimes, C. E., & Edwards, O. (2026). The Austronesian languages of eastern Indonesia and Timor-Leste: Unravelling their prehistory and classification. European Organization for Nuclear Research. https://doi.org/10.5281/zenodo.18323006

Hidayat, H., Nur, Y., & Harisah, S. (2017). Interferensi bahasa Kaili ke dalam bahasa Indonesia di Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Sigi. Bahasantodea, 5(1), 89–97. http://jurnal.untad.ac.id/jurnal/index.php/Bahasantodea/article/view/13247/10135

Indi, H. M., Mat, A. C., & Kertanah, A. (2026). Perbandingan strategi pembugaran bahasa Melayu di Malaysia dan pelestarian bahasa daerah di Indonesia. Melayu: Jurnal Antarabangsa Dunia Melayu, 19(1), 123.

Izzanti, D. A., Nasution, M. R., Wasik, H. A., Juanda, M. I., & Nasution, S. (2025). Hakikat bahasa dalam objek kajian linguistik. Semantik: Jurnal Riset Ilmu Pendidikan, Bahasa dan Budaya.

Karsana, D., Lukman, L., Nurhayati, N., Katubi, K., & Kurniawati, W. (2023). Penyerapan kosakata bahasa daerah lain pada bahasa Kaili di Sulawesi Tengah. Dalam Prosiding Kongres Internasional Masyarakat Linguistik Indonesia (hlm. 33–41).

Klamer, M. (2002). Typical features of Austronesian languages in Central/Eastern Indonesia. Oceanic Linguistics, 41(2), 363–383. https://doi.org/10.1353/ol.2002.0007

Kridalaksana, H. (2008). Kamus linguistik (Edisi ke-4). Andalas University.

Marsono. (2013). Fonetik. Gadjah Mada University Press.

Nurahmad, M., & Natsir, N. (2026). Regional languages at the brink: Conservation efforts for Indonesia’s 700+ endangered languages. International Journal of Educational Research, 3(1), 30–37. https://doi.org/10.62951/ijer.v3i1

Putra, I. (2018). Fonologi bahasa Kaili dialek Rai di Kota Palu. Universitas Tadulako.

Ramadhan, M. A., Sobarna, C., & Indrayani, L. M. (2025). Alternasi bunyi vokal pada kata serapan dari bahasa Indonesia dalam bahasa Kaili dialek Ledo: Kajian fonologi. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 11(3), 3250–3263. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i3.6455

Sari, N. (2019). Sistem fonem bahasa Kaili dialek Ledo di Kabupaten Sigi. Universitas Tadulako.

Siregar, J., Sirait, M., & Shinita, T. A. (2025). Hubungan fonetik–fonologis dalam pelafalan bahasa Indonesia modern. Zenodo. https://doi.org/10.5281/zenodo.18037559

Srisudarso, M., Hermanto, B., & Putri, Y. P. (2024). Linguistik umum.

Sudaryanto. (2015). Metode dan aneka teknik analisis bahasa. Duta Wacana University Press.

Supratmi, N., & Zaidin, M. A. (2025). Campur kode fonologi dan semantik dalam puisi “0 Ammalek.” Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa dan Sastra, 11(1), 621–638. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i1.5202

Syamsuddin, S., Putra, R. A., & Mardiah, M. (2025). Degradasi penggunaan bahasa Kaili sebagai bahasa ibu pada masyarakat Tawaeli, Kota Palu. Stilistika: Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 18(1), 203–216. https://doi.org/10.30651/st.v18i1.24381

Verhaar, J. W. M. (2016). Asas-asas linguistik umum. Andalas University.

Published
2026-08-20
How to Cite
Lestari, T., & Gufriza, G. (2026). Deskripsi Fonologis Bahasa Kaili Dialek Doi: Inventaris Fonem dan Struktur Suku Kata di Limboro Donggala . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 3839-3850. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.3753
Section
Articles