Gejala Gangguan Stress Pascatrauma Tokoh Utama dalam Novel Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan: Kajian Psikologi Sastra

  • Ahmad Yani Universitas Sumatera Utara
Keywords: Psikologi Sastra, Gejala Gangguan Stres Pascatrauma, Tokoh Utama, Eka Kurniawan, Kusmawati Hatta

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan gejala gangguan stres pascatrauma yang dialami tokoh utama serta mengungkap interpretasi ahli dan penikmat sastra terhadap penyebab gejala tersebut dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang bersifat analisis deskriptif melalui kajian psikologi sastra. Data penelitian berupa kutipan teks novel serta hasil wawancara dengan seorang ahli psikologi dan seorang penikmat sastra. Teknik pengumpulan data dilakukan melalui studi data, teknik simak dan catat, serta wawancara, sedangkan teknik analisis data dilakukan melalui pemahaman ulang terhadap data, mengklasifikasikan data, menginterpretasikan data, dan menafsirkan data berdasarkan teori gejala gangguan stres pascatrauma Kusmawati Hatta. Hasil penelitian menunjukkan bahwa tokoh utama Ajo Kawir mengalami lima gejala gangguan stres pascatrauma, yaitu sifat yang terlalu berlebihan dan respons terkejut, penghindaran dan menarik diri, pengalaman berulang, durasi gejala lebih dari satu bulan, serta rasa bersalah yang signifikan. Gejala tersebut muncul akibat peristiwa traumatis masa lalu yang memengaruhi perilaku dan kondisi psikologis tokoh. Hasil wawancara juga menunjukkan bahwa trauma tokoh Ajo Kawir muncul pada saat ia menjadi korban pemerkosaan atau kekerasan seksual, mengalami kekerasan fisik, mengalami kejadian yang menimbulkan perasaan terancam akan dibunuh, dan menyaksikan langsung peristiwa-peristiwa traumatis tersebut. Penelitian ini menegaskan bahwa karya sastra dapat menjadi media untuk memahami fenomena psikologis secara mendalam.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ahmadi, A. (2015). Psikologi sastra. Unesa University Press.

Akillah, A. Y. (2024). Nilai-nilai pendidikan dalam novel Anak Kupetik Bintang karya Rizky Nur Fajri: Kajian sosiologi sastra. Jurnal Ilmiah Sarasvati, 6, 33–47.

Hatta, K. (2016). Trauma dan pemulihannya. Dakwah Ar-Raniry Press.

Kurniawan, E. (2022). Seperti dendam, rindu harus dibayar tuntas. Gramedia Pustaka Utama.

Lesmana, T. (2025, June 23). Impoten: Alegori hukum dalam novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. https://law.nusaputra.ac.id/artikel/impoten-alegori-hukum-dalam-novel-seperti-dendam-rindu-harus-dibayar-tuntas/

Sahir, S. H. (2021). Metodologi penelitian. Penerbit KBM Indonesia.

Salwa, M. (2023). Tindakan sosial tokoh utama dalam novel Bara Surat Terakhir Seorang Pengelana karya Febrialdi, R.: Kajian sosiologi sastra (Undergraduate thesis, Universitas Sumatera Utara).

Saragih, E. I., Nugraha, R. E., & Rahayu, S. E. (2023). Analisis trauma dalam novel Atonement karya sastra abad ke-21 dan korelasinya dengan peristiwa serangan 9/11. CaLLs, 9, 19–32.

Sembiring, T. B., Irmawati, Sabir, M., & Tjahyadi, I. (2023). Buku ajar metodologi penelitian: Teori dan praktik. Saba Jaya Publisher.

Vasantadjaja, L. (2017). Trauma dalam novel Yu Zhen. LITE: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Budaya, 13, 19–37. https://doi.org/10.33633/lite.v13i1.1553

Published
2026-07-18
How to Cite
Yani, A. (2026). Gejala Gangguan Stress Pascatrauma Tokoh Utama dalam Novel Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas karya Eka Kurniawan: Kajian Psikologi Sastra . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 3058-3074. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.3664
Section
Articles