Analisis Makna Singkatan dalam Komunikasi Digital Mahasiswa: Kajian Semiotika

  • Afina Zatil Isnan Maruhawa Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Eniya Rianta Sema Kudadiri Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Lidya Manurung Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Rani Citra Lestari Zai Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Hendra Kurnia Pulungan Universitas Negeri Medan, Indonesia
Keywords: singkatan, komunikasi digital, semiotika, makna konotatif, mahasiswa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis makna penggunaan singkatan dalam komunikasi digital mahasiswa dengan menggunakan pendekatan semiotika.Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan sumber data berupa percakapan mahasiswa pada aplikasi WhatsApp.Data dikumpulkan melalui teknik observasi dan dokumentasi, kemudian dianalisis menggunakan konsep tanda dari Ferdinand de Saussure (penanda dan petanda) serta makna denotatif dan konotatif menurut Roland Barthes.Hasil penelitian menunjukkan bahwa penggunaan singkatan dalam komunikasi digital tidak hanya berfungsi sebagai bentuk efisiensi bahasa, tetapi juga memiliki fungsi sosial, emosional, dan pengatur alur komunikasi.Singkatan seperti g, jls, kln, gws, btw, dan otw tidak selalu dimaknai secara literal, melainkan mengalami perluasan makna sesuai dengan konteks penggunaannya. Selain itu, penggunaan singkatan juga mencerminkan adanya pencampuran bahasa Indonesia dan Inggris sebagai dampak dari budaya digital. Dengan demikian, makna singkatan dalam komunikasi digital bersifat dinamis dan kontekstual, sehingga pemahamannya tidak dapat dilepaskan dari situasi komunikasi dan hubungan antarpenutur.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Roland Barthes Barthes, R. (1977). Image, music, text. Fontana Press.

Batubara, H., Rukiyah, S., & Utami, P. I. (2024). Analisis semiotika: Pemaknaan komunikasi visual pada poster iklan layanan masyarakat di media digital. Innovative: Journal of Social Science Research, 4(3), 6026–6042.

David Crystal Crystal, D. (2006). Language and the internet (2nd ed.). Cambridge University Press.

Susan C. Herring Herring, S. C. (2013). Discourse in Web 2.0: Familiar, reconfigured, and emergent. In D. Tannen, H. E. Hamilton, & D. Schiffrin (Eds.), The handbook of discourse analysis (2nd ed.). Wiley-Blackwell.

Maharani, D., Simanjuntak, H. S., Cahyani, N., Hazizah, R., & Sari, Y. (2025). Makna dalam era digital: Kajian semantik terhadap bahasa di media sosial Indonesia. Jejak Digital: Jurnal Ilmiah Multidisiplin, 1(4), 841–862.

Matthew B. Miles & A. Michael Huberman Miles, M. B., & Huberman, A. M. (1994). Qualitative data analysis: An expanded sourcebook (2nd ed.). Sage Publications.

Saussure, F. de. (1916). Course in general linguistics. McGraw-Hill.

Wulandari, S., & Siregar, E. D. (2020). Kajian semiotika Charles Sanders Peirce: Relasi trikotomi (ikon, indeks, dan simbol) dalam cerpen Anak Mercusuar karya Mashdar Zainal. Titian: Jurnal Ilmu Humaniora, 4(1), 29–35.

Published
2026-06-01
How to Cite
Maruhawa, A. Z. I., Kudadiri, E. R. S., Manurung, L., Zai, R. C. L., & Pulungan, H. K. (2026). Analisis Makna Singkatan dalam Komunikasi Digital Mahasiswa: Kajian Semiotika . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 1959-1966. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.3622
Section
Articles

Most read articles by the same author(s)