Pemanfaatan Kosakata Adjektiva Bahasa Walak Sebagai Media Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Menengah Wilayah Papua Pegunungan

  • Yohanes Lose Dasilva STKIP Abdi Wacana Wamena
  • Simon Yigibalom STKIP Abdi Wacana Wamena
  • Lemurah Wenda STKIP Abdi Wacana Wamena
  • Sutarman Borean STKIP Abdi Wacana Wamena
  • Febronius Densius Naja STKIP Abdi Wacana Wamena
Keywords: Adjektiva, Bahasa Walak, Pembelajaran Kontekstual, Etnopedagogi, Papua

Abstract

Kesenjangan linguistik antara bahasa ibu dan bahasa Indonesia sebagai bahasa pengantar sering kali menghambat peserta didik di wilayah pegunungan Papua dalam memahami materi pembelajaran yang abstrak. Penelitian ini bertujuan untuk mengidentifikasi, mengklasifikasikan, dan mendeskripsikan kosakata adjektiva dalam bahasa Walak serta potensinya sebagai media pembelajaran bahasa Indonesia yang kontekstual. Penelitian ini menggunakan metode deskriptif kualitatif dengan pendekatan etnopedagogi. Pengumpulan data dilakukan melalui observasi partisipatif dan wawancara mendalam bersama penutur asli di wilayah Lembah Baliem. Hasil penelitian berhasil mengidentifikasi 78 kosakata adjektiva yang diklasifikasikan ke dalam dua bentuk morfologis, yaitu adjektiva dasar (monomorfemis) dan adjektiva frasa (polimorfemis), serta dikategorikan secara semantis meliputi sifat manusia, ukuran, warna, rasa, dan kondisi. Temuan menunjukkan bahwa integrasi kosakata adjektiva bahasa Walak berfungsi sebagai jembatan linguistik yang memfasilitasi transfer pengetahuan dan konstruksi makna bagi peserta didik. Penelitian ini menyimpulkan bahwa pemanfaatan kearifan lokal melalui kosakata daerah tidak hanya meningkatkan efektivitas pembelajaran kontekstual, tetapi juga berperan strategis dalam melestarikan identitas budaya peserta didik.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2021). Prosedur Penelitian: Suatu Pendekatan Praktik. Jakarta: Rineka Cipta.

Creswell, J. W., & Creswell, J. D. (2023). Research Design: Qualitative, Quantitative, and Mixed Methods Approaches (6th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Dasilva et al. (2025). Frasa Penolakan dalam Bahasa Suku Walak: Kajian Sintaksis. Jurnal Deiktis, 5(2), 1-10. https://doi.org/10.31219/osf.io/deiktis.v5i2.2025.

Dirgantari, N., & Cahyani, I. (2024). Ethnopadegogy: Learning Indonesian Language and Literature Among Primary School Students. Kibas Cenderawasih, 21(1), 15-20.

Hatima, Y. (2025). Integrasi Kearifan Lokal Dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia Untuk Menumbuhkan Karakter Siswa Sekolah Dasar. Jurnal Humaniora, Ilmu Sosial, dan Pendidikan , 1 (3), 24-39. https://doi.org/10.64690/jhuse.v1i3.47.

Hidayat, T. (2022). Etnopedagogi: Integrasi Budaya dalam Pembelajaran Bahasa dan Sastra. Surabaya: Usaha Nasional.

Gifelim, Agustinus G. (2024). Keunikan dan Fungsi Kedudukan Bahasa Moi Ragam Kelim. J-MACE Jurnal Penelitian, 4(2), 103-112. https://doi.org/10.5281/zenodo.jmace.2024.04.02.

Madinah, et al. (2025). Eksplorasi Kebijakan Bahasa dan Pendidikan Nasional Indonesia. JBI: Jurnal Bahasa Indonesia, 3(1), 51-60.

Mahsun. (2024). Metode Penelitian Bahasa: Tahapan Strategi, Metode, dan Tekniknya. Jakarta: Rajawali Pers.

Marselina Ferdy Rante, Yohana Siu, Ahmad Alvian Sumarlin, & Rikardus Nasa. (2026). Dominasi Bahasa Ibu di Sekolah: Tantangan Penggunaan Bahasa Indonesia di Tingkat SMP. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan Dan Bahasa , 4 (2), 140–151. https://doi.org/10.59024/bhinneka.v4i2.1652.

Miles, M. B., Huberman, A. M., & Saldaña, J. (2020). Qualitative Data Analysis: A Methods Sourcebook (4th ed.). Thousand Oaks, CA: Sage Publications.

Nasution, M. (2023). Budaya dan Pendidikan: Pendekatan Etnopedagogi dalam Pembelajaran. Medan: Perdana Publishing.

Patintingan, M. L. (2024). Penggunaan Bahasa Daerah dalam Proses Belajar-Mengajar dan Dampaknya Terhadap Identitas Budaya Siswa Sekolah Dasar. JURNAL DASAR, 7(2), 180-186.https://doi.org/10.47178/nv2w6f24.

Putra, A. D. (2023). Problematika Pembelajaran Bahasa Indonesia di Sekolah. MEMACE: Jurnal Linguistik, Pendidikan Bahasa Indonesia, Dan Asing, 1(1), 1–7. https://doi.org/10.55681/memace.v1i1.644.

Rahmi, S., & Syukur, M. (2023). Analisis Penggunaan Bahasa Daerah dan Lemahnya Kemampuan Berbahasa Indonesia pada Siswa SD No. 249 Tunrung Ganrang. JURNAL SYNTAX IMPERATIF : Jurnal Ilmu Sosial Dan Pendidikan , 4 (2), 131–139. https://doi.org/10.36418/syntax-imperatif.v4i2.228.

Sarira, F. S., Baan, A., & Gasong, D. (2024). Pengaruh Penerapan Pendekatan Etnopedagogi dalam Pembelajaran Bahasa Indonesia. Jurnal Pendidikan, Sains dan Teknologi (JPST), 3(1), 152-159. https://doi.org/10.47353/jpst.v3i1.345.

Sari, R. K. (2023). Strategi Pembelajaran Kontekstual: Mengonstruksi Pengetahuan Berbasis Realitas. Malang: Madani.

Satyawati, S. (2014). Metodologi Penelitian Kualitatif: Teori dan Praktik Pengumpulan Data yang Autentik. Yogyakarta: Graha Ilmu.

Sugiyono. (2022). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfabeta.

Suryadi. (2022). Sosiolinguistik: Identitas Budaya dan Fungsi Bahasa dalam Masyarakat. Jakarta: Prenada Media.

Triyanto. (2022). Model-Model Pembelajaran Inovatif Berorientasi Kontekstual. Jakarta: Rajawali Pers.

Ulfa, E., Agustin, S. D., Pangestuti, E. D., & Pratiwi, I. A. (2025). Faktor Internal dan Eksternal yang Mempengaruhi Penguasaan Kosakata Bahasa Indonesia pada Siswa Kelas III SD. Ibtida’i: Jurnal Kependidikan Dasar, 12(2), 197–208. https://doi.org/10.32678/ibtidai.v12i2.11809.

Widad, S., Maulindah, D., Ramdhani, ANF, & M. Yunus Abu Bakar. (2025). Dinamika Pemerolehan dan Pembelajaran Bahasa: Analisis Prinsip, Perbedaan Usia, dan Faktor Pendukung. Bhinneka: Jurnal Bintang Pendidikan Dan Bahasa , 3 (3), 165–186. https://doi.org/10.59024/bhinneka.v3i3.1481.

Published
2026-06-12
How to Cite
Dasilva, Y. L., Yigibalom, S., Wenda, L., Borean, S., & Naja, F. D. (2026). Pemanfaatan Kosakata Adjektiva Bahasa Walak Sebagai Media Pembelajaran Kontekstual di Sekolah Menengah Wilayah Papua Pegunungan. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 2398-2406. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.3574
Section
Articles