Kajian Nilai Moral dan Kehidupan Sosial dalam Drama Kapai-Kapai Karya Arifin C.Noer

  • Bunga Indah Junita Sianturi Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
  • Vina Merina Br. Sianipar Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
  • Ririn Pebriani Sihite Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
  • Mey Frolesita Sidauruk Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
  • Riska Natalia Sipayung Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
  • Organita Nainggolan Universitas HKBP Nommensen Medan, Indonesia
Keywords: Nilai Moral, Realitas Sosial, Sosiologi Sastra, Abu, Arifin C. Noer, Kapai-kapai

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk memberikan gambaran mendalam tentang nilai-nilai moral dan refleksi kehidupan sosial yang terdapat dalam naskah drama Kapai-Kapai (1970) yang ditulis oleh Arifin C.Noer.Dengan menggunakan pendekatan sosiologi sastra,teks drama ini dianalisis sebagai suatu dokumen sosial yang mencerminkan marginalisasi  kelompok proletar di tengah-tengah proses modernisasi dan sistem kapitalisme.Metode yang diterapkan adalah metode deskriptif kualitatif dengan dengan teknik analisis isi.Temuan dari peneliti ini menunjukkan bahwa drama Kapai-Kapai memiliki tiga kategori utama nilai moral: (1) moral individu,yang meliputi ketahanan serta hilangnya kejujuran akibat tekanan yang dihadapi; (2) moral sosial,yang ditandai oleh alienasi,minimnya solidaritas,serta penindasan oleh kelas borjuis; dan (3) moral religius yang mencakup kepasrahan yang keliru(fatalisme) serta pencarian spritual yang datang terlambat.Dari segi sosial,karya ini dengan tajam mencerminkan kenyataan kemiskinan struktural,alienasi para pekerja,ketidakadilan relasi kekuasaan antara tokoh (Majikan dan Bel terhadap Abu),serta tekanan dari sistem mekanis yang mendiskreditkan individu yang lemah.Penulis menyampaikan kritik moralnya dengan cara yang tidak langsung melalui satir,alegori tokoh simbolik,dan ironi tragis di akhir kehidupan tokoh utama.Penelitian ini menyimpulkan bahwa Kapai-Kapai lebih dari sekedar kisah penderitaan individu,tetapi merupakan kritik makro terhadap dehumanisasi sistemik yang melanda masyatakat modern kelas bawah.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Bramantyo, H., & Sosiologi, K. (2025). J-Simbol: Jurnal Magister Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 13(2), 1008–1018.

Erika, S., Tang, M. R., & Djumingin, S. (2021). Relasi kekuasaan dalam novel Misteri Terakhir 1 dan Misteri Terakhir 2 karya S. Mara Gd serta relevansinya terhadap pembelajaran sastra berbasis multikulturalisme di sekolah menengah atas. Jurnal Kependidikan: Jurnal Hasil Penelitian dan Kajian Kepustakaan di Bidang Pendidikan, Pengajaran dan Pembelajaran, 7(3), 680. https://doi.org/10.33394/jk.v7i3.3792

Farahdila, N., Mulyono, & Qomariyah, U. (2025). Representasi kemiskinan dan kelas sosial dalam naskah drama “Kapai-Kapai” karya Arifin C. Noer: Kajian sosiologi sastra. CALAKAN: Jurnal Sastra, Bahasa, dan Budaya, 3(2), 22–28.

Jambi, U., Jambi, U., Jambi, U., & Jambi, U. (n.d.). Nilai moral dalam naskah drama Nenek tercinta karya Arifin C. Noer. 8(2), 1254–1258.

Munawaroh, I., Tjahjono, T., Surabaya, U. N., Bumi, N. T., & Education, J. (2022). Keterasingan perempuan dalam novel Tarian Bumi dan. Jurnal Education and Development, 10(3), 713–722.

Nurfadilah, A., Suntoko, S., & Suprihatin, D. (2024). Nilai moral dalam novel Laut Bercerita karya Leila S. Chudori. ALFABETA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pembelajarannya, 7(1), 199–206. https://doi.org/10.33503/alfabeta.v7i1.3984

Putra, N. R., Karkono, K., & Zahro’, A. (2025). Alienasi tokoh minoritas dalam novel Pulang karya Leila S. Chudori dan Bag of Bones karya Stephen King. Jurnal Onoma: Pendidikan, Bahasa, dan Sastra, 11(3), 3081–3095. https://doi.org/10.30605/onoma.v11i3.6479

Sudaryono. (2019). Metodologi penelitian: Kuantitatif, kualitatif, dan mix (2nd ed.). https://books.google.co.id/books?id=enFzEQAAQBAJ&pg=PA633

Susilawati, E. (2017). Nilai-nilai religius dalam novel Sandiwara Bumi karya Taufikurrahman Al-Azizy. STILISTIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 2(1), 35–53. https://doi.org/10.33654/sti.v2i1.377

Wuryani, W. (2017). Pesona karya sastra dalam pembelajaran bahasa dan budaya Indonesia. Semantik, 2(2), 87–101. https://doi.org/10.22460/semantik.v2i2.p87-101

Published
2026-08-08
How to Cite
Sianturi, B. I. J., Br. Sianipar, V. M., Sihite, R. P., Sidauruk, M. F., Sipayung, R. N., & Nainggolan, O. (2026). Kajian Nilai Moral dan Kehidupan Sosial dalam Drama Kapai-Kapai Karya Arifin C.Noer . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(3), 3622-3628. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i3.3565
Section
Articles