Analisis Gangguan Fonologi Pada Penderita Down Syndrom Usia 10-15 Tahun di SLB Swasta Kasih Ibu Kajian Neurolinguistik

  • Shelva Pranaza Nasution Universitas Sumatera Utara
  • Gustianingsih Gustianingsih Universitas Sumatera Utara
  • Parlaungan Ritonga Universitas Sumatera Utara
Keywords: gangguan fonologi, neurolinguistik, down syndrome

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mendeskripsikan bentuk gangguan fonologi bunyi vokal dan konsonan pada anak penderita Down Syndrom usia 10-15 tahun dan menjelaskan hemisfer dominan yang terganggu terkait dengan gangguan  fonologis pada anak Down Syndrom usia 10-15 tahun di SLB Swasta Kasih Ibu. Penelitian ini merupakan jenis penelitian deskriptif kualitatif. Lokasi yang dijadikan sebagai objek penelitian berada di Kecamatan Dolok Masihul, Kabupaten Serdang Bedagai, Sumatera Utara. Subjek daam penelitian ini berjumlah 3 yang menderita Down Syndrom di Dusum 1 Senayan, yang terdiri atas 3 oarang laki laki. Pengumpulan data penelitian ini menggunakan beberapa teknik sebagai turunan dari metode yang digunakan, yaitu teknik sadap, teknik simak libat cakap, teknik rekam atau teknik catat, dan teknik pemancingan. Metode yang digunakan dalam menganalisis data pada penelitian ini adalah metode padan. Metode ini dilakukan dengan cara menyeleksi dan menandakan hasil pelafalan yang biasa diujarkan penderita Down Syndrom. Teknik dasar yang digunakan dalam menganalisis data adalah teknik hubungan banding menyamakan (HBS), yaitu dengan menyamakan bahasa yang diperoleh penderita down syndrom dengan bahasa anak usia-usia normal.            Penderita Down Syndrom yang menjadi subjek dalam penelitian ini mempunyai jenis gangguan yang berbeda. Subjek pertama (FLN) mengalami gangguan bunyi vokal dan konsonan jenis substitusi, seperti melafalkan kata limau menjadi [wimau], rukan menjadi [lukam], srikaya menjadi [likayya], dan timun menjadi [muh]. Gangguan jenis substitusi lebih banyak dialami oleh FLN daripada kedua subjek yang lain. FLN juga banyak mengalami gangguan bunyi jenis omisi dan adisi. Subjek kedua (SM) lebih banyak mengalami gangguan bunyi vokal dan konsonan jenis adisi dan omisi. SM seringkali memproduksi suku kata terakhir dari sebuah kata dan penambahan beberapa bunyi konsonan, misalnya kata anggur menjadi [gur], apel menjadi [pel], mangga menjadi [gahh], nanas menjadi [nasi]. Subjek ketiga (RP) lebih banyak mengalami gangguan vokal dan konsonan jenis omisi, terkadang RP hanya mampu memproduksi suku kata terakhir saja, misalnya kata labu menjadi [bu], rambutan menjadi [tan], rambai menjadi [bai], sawo menjadi [wo] dan lain-lain. Berdasarkan banyaknya kesalahan yang terjadi, maka gangguan otak mengarah pada bagian hemisfer kiri yang menjadi pusat kemampuan manusia dalam berbahasa.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ari Wibowo Luita. (2018). (Crytal,1992:260) (fromkn dan rodman,2003:37) "Neurolinguistik Menerapkan Konsep dan Teori Linguistik". Universitas Air langgar Vol.01, No.40.

Blumstein, S. E. (1988). Neurolinguistics: An Overview Of Language–Brain Relations In Aphasia. In F. J. E. Newmeyer (Ed.), Linguistics: The Cambridge Survey (Pp. 210–236). Cambridge University Press.

Chaer, A. (2015). Morfologi Bahasa Indonesia: Pendekatan Proses. Rineka Cipta

Chamidah Nur Atien. (2017). "Intervensi Dini Gangguan Perkembangan Komunikasi Pada Anak Down Syndrom" Universitas Yogyakarta.

Gani Salda, Arsyad Berti, (2018). "Kajian Teoretis Struktur Internal Bahasa (Fonologi, Morfologi, Sintaksis, dan Semantik)" Fakultas Ilmu Budaya Universitas Muhammadiyah Gresik vol. 07, No.10

Gustianingsih. 2009. “ Produksi dan Komprehensi Bunyi Ujaran Bahasa Indonesia pada Anak Penyandang Autistic Spectrum Disorder”. (desertasi) Medan: Universitas Sumatera Utara.

Hausugian Lasmawati dkk. (2020). "Analisis Pola Bunyi Bahasa Siswa Penyandang Down Syndrome Di SLB Gunung Tua Samarinda" Universitas Mulawarma.

Hugrahaeni Dyah Agustya. (2020). "Gangguan Berbahasa pada Anak Berkebutuhan Khusus Dan Implikasinya Bagi Pembelajaran Bahasa Indonesia di SLB Pemalang" Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Panca Sakti Tegal.

Kridalaksana, H. 2015. Kamus Linguistik. Jakarta: Gramedia Pustaka Utama

Mael Raynox Masilva. (2020). "Neurolinguistik dan Penerapan dalam Teknologi" Universitas Negri Surabaya Vol. 7, No.1.

Moeliono, dkk. 2017. “Tata Bahasa Baku Bahasa Indonesia” Edisi Keempat.

Jakarta: Badan Pengembangan dan Pembinaan Bahasa.

Marganingsih Martin, Rosidin Odien. (2023) “Produk Tuturan Anak Remaja Usia 18 Tahun dengan Kelainan Dengar Konduktif” Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia, Pasca Sarjana Universitas Sultan Ageng Tirtasyasa.

Mukhtar Zaid, dkk. (2019). "Analisis Implementasi Metode UCD dalam Perancangan Sistem Pembelajaran Bahasa Ekspresif untuk Digunakan Terapis Wicara terhadap Penyandang Syndrom Asperger" Fakultas Informatika, Universitas Telkom Bandung.

Metavia Maya Hera, Widayana Rahma. (2020). "Pengaruh Down Syndrom Terhadap Perkembangan Akademik Anak di Indonesia" Fakultas Pisikologi, Universitas Mereu Buana Yogyakarta.

Nur Astary, dkk. (2018). "Pengunaan Bahasa pada Anak Berkebutuhan Khusus (down syndrom) : Kajian Pisikolinguistik Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia" FKIP Pontianak Universitas Tanjung Pura.

Pardede, Nur Indah. (2020). “Ganguan Pelafalan Bunyi-Bunyi Bahasa Indonesia pada Penderita Down Syndrom di Sekolah Kidz Smile Medan: Kajian Neurolinguistik”. Skripsi. Universitas Sumatera Utara.

Puspita Ikapti, (2018). "Ari Wibowo Luita. (2018). "Neurolinguistik Menerapkan Konsep Dan Teori Linguistik". Universitas Air langgar Vol.01, No.40.

Chamidah Nur Atien. (2017). "Intervensi Dini Gangguan Perkembangan Komunikasi Pada Anak Down Syndrom" Universitas Yogyakarta.

Hausugian Lasmawati dkk. (2020). "Analisis Pola Bunyi Bahasa Siswa Penyandang Down Syndrome di SLB Gunung Tua Samarinda" Universitas Mulawarma.

Hugrahaeni Dyah Agustya. (2020). "Gangguan Berbahasa pada Anak Berkebutuhan Khusus dan Implikasinya bagi Pembelajaran Bahasa Indonesia di SLB Pemalang" Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan. Universitas Panca Sakti Tegal.

Mael Raynox Masilva. (2020). "Neurolinguistik dan Penerapan dalam Teknologi" Universitas Negri Surabaya Vol. 7, No.1.

Indah Nur Rohmani, (2012). “Gngguan Berbahasa”. Malang: UIN Maliki Pres, 2012.

M.Baihaqi, (2011). “Kompetensi Fonologis Anak Penyandang Down Syndrom di SLBC Negri 1 Yogyakarta” Badan Pengembangan Dan Pembinaan Bahasa Kementrian Sosial.

Mukhtar Zaid, dkk. (2019). "Analisis Implementasi Metode UCD dalam Perancangan Sistem Pembelajaran Bahasa Ekspresif untuk Digunakan Terapis Wicara terhadap Penyandang Syndrom Asperger" Fakultas Informatika, Universitas Telkom Bandung.

Metavia Maya Hera, Widayana Rahma. (2020). "Pengaruh Down Syndrom terhadap Perkembangan Akademik Anak di Indonesia" Fakultas Pisikologi, Universitas Mereu Buana Yogyakarta.

Nada Fathuna, Irwan Siagian, (2023). “Studi Variasi Pelafalan Fonem /R/ dan Gangguan Fonologi Pada Pendrita Cadel” Universitas Indraprasta.

Nur Harianja, (2009)”Hubunga Bahasa dengan Otak“ Fakultas Bahasa Dan Seni, Universitas Negri Medan.

Nur Astary, dkk. (2018). "Pengunaan Bahasa pada Anak Berkebutuhan Khusus (down syndrom) : Kajian Pisikolinguistik Program Studi Pendidikan Bahasa Indonesia" FKIP Pontianak Universitas Tanjung Pura.

Puspita Ikapti, (2018). "Efektifitas Metode Tutor Sebaya untuk Meningkatkan Kemampuan Membaca Permulaan Anak Berkesulitan Membaca" Universitas Negri Yogyakarta.

Putri Sonia, Fadilla dkk. (2021). "Studi Kasus Anak Down Syndrom dengan Lingkungan Sosial" Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negri Padang.

Rahmawati Alifa, (2017). "Cacat Fonologi pada Penyandang Down Syndrom : Suatu Kajian Neurolinguistik" Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Jakarta.

Rahmatunisa Sriyanti, dkk. (2020). "study Kasus Kemandirian Anak Down Syndrom Usia 8 Tahun" Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Rizki Fildzah, (2020). "Kemandirian Anak Down Syndrom" Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Tamrin, (2019). "Gangguan Berbahasa Verbal pada Penyandang Down Syndrom Di Kecamatan Kilo Kajian Fonologi" Fakultas Keguruan Dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram.Universitas Negri Yogyakarta.

Putri Sonia, Fadilla dkk. (2021). "Studi Kasus Anak Down Syndrom Dengan Lingkungan Sosial" Fakultas Matematika dan Ilmu Pengetahuan Alam Universitas Negri Padang.

Rahmawati Alifa, (2017). "Cacat Fonologi Pada Penyandang Down Syndrom : Suatu Kajian Neurolinguistik" Fakultas Bahasa dan Seni Universitas Jakarta.

Rahmatunisa Sriyanti, dkk. (2020). "Study Kasus Kemandirian Anak Down Syndrom Usia 8 Tahun" Fakultas Ilmu Pendidikan Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Rizki Fildzah, (2020). "Kemandirian Anak Down Syndrom" Fakultas Ilmu Pendidikan, Universitas Muhammadiyah Jakarta.

Tamrin, (2019). "Gangguan Berbahasa Verbal Pada Penyandang Down Syndrom di Kecamatan Kilo Kajian Fonologi" Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Mataram.

Published
2026-05-23
How to Cite
Shelva Pranaza Nasution, Gustianingsih, G., & Parlaungan Ritonga. (2026). Analisis Gangguan Fonologi Pada Penderita Down Syndrom Usia 10-15 Tahun di SLB Swasta Kasih Ibu Kajian Neurolinguistik. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 1841-1851. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.3501
Section
Articles