Makam Imam Lapeo : Dari Fungsi Religius Hingga Ekonomi Masyarakat Campalagian

  • Nabila Nabila Universitas Negeri Makassar
  • Umi Kalsum Universitas Negeri Makassar
  • Salwa Maharani Universitas Negeri Makassar
Keywords: fungsi ekonomi, fungsi religius, makam Imam Lapeo

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dinamika sosioreligius dan dampak ekonomi dari keberadaan makam Imam Lapeo di Kecamatan Campalagian, Mandar. Makam ini bukan sekadar situs sejarah statis, melainkan ruang publik dinamis yang merepresentasikan perjumpaan antara tradisi, spiritualitas, dan realitas ekonomi. Menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode observasi dan wawancara, penelitian ini mengeksplorasi anatomi ritual, ragam motivasi peziarah, serta fungsi makam sebagai ruang integrasi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa makam Imam Lapeo berfungsi sebagai pusat spiritualitas yang melayani berbagai motif peziarah, mulai dari dimensi teologis melalui tawasul, dimensi psikologis sebagai ruang ketenangan batin, hingga dimensi budaya melalui praktik nazar. Temuan di lapangan mengungkap adanya struktur ritual yang khas, seperti penggunaan simbolisme material berupa air doa dan bunga yang berakulturasi dengan kearifan lokal Mandar. Lebih lanjut, makam ini bertransformasi menjadi area ekonomi produktif yang menghidupkan kesejahteraan masyarakat sekitar melalui pasar lokal dan jasa peziarahan. Secara sosial, makam Imam Lapeo menjadi jangkar identitas bagi masyarakat Mandar di perantauan, yang sekaligus menunjukkan ketahanan tradisi lokal dalam menghadapi arus puritanisme dan modernisasi. Penelitian ini menyimpulkan bahwa makam Imam Lapeo merupakan institusi sosial-religius yang mengintegrasikan aspek kepercayaan, sejarah, dan pemberdayaan ekonomi masyarakat lokal secara berkelanjutan

Downloads

Download data is not yet available.

References

Anam, A. K. (2019). Pilgrimage tradition: Between the spiritual, da’wah and tourism. Sekolah Tinggi Agama Islam Nahdlatul Ulama (STAINU), 1(4).

Andriani, D., Maritasari, D. B., Laela, I., & Husnadia, S. (2025). Pemilihan teknik sampling yang tepat dalam penelitian kualitatif: Literature review. Indo-MathEdu Intellectuals Journal, 6(4), 6238–6247. https://doi.org/10.54373/imeij.v6i4.3783

Bakri, W. (2024). Akulturasi Islam dan budaya lokal. Jurnal Diskursus Islam, 12(1), 65–77. https://doi.org/10.24252/jdi.v12i1.36944

Bungin, B. (2015). Metodologi penelitian kualitatif: Aktualisasi ke arah ragam varian kontemporer (10th ed.). PT RajaGrafindo Persada.

Hafizah, N., & Sumitro, W. H. (2026). Internalisasi nilai Islam dalam budaya maritim sebagai proses pendidikan agama Islam pesisir Selat Melaka. Journal of Nusantara Education, 5(2), 66–77. https://doi.org/10.57176/jn.v5i2.200

Hasmirah. (2019). Kontribusi historis K.H. Muhammad Tahir Imam Lapeo dalam masyarakat di Mandar (Unpublished master's thesis). Institut Agama Islam Negeri Parepare.

Kharimah, N., & Khoiroh, H. (2025). Akulturasi pendidikan Islam dan budaya lokal dalam membentuk masyarakat yang moderat (Studi etnografi di Dusun Guyangan Madureso Mojokerto). Jurnal Pengabdian Masyarakat dan Riset Pendidikan, 3(4), 1642–1649. https://doi.org/10.31004/jerkin.v3i4.705

Koentjaraningrat. (1993). Metode-metode penelitian masyarakat (3rd ed.). PT Gramedia Pustaka Utama.

Latif, M., & Usman, M. I. (2021). Fenomena ziarah makam wali dalam masyarakat Mandar. Khazanah: Jurnal Studi Islam dan Humaniora, 19(2), 247–266. https://doi.org/10.18592/khazanah.v19i2.4975

Muhammad, K. (2024). Pengaruh ulama Imam Lapeo terhadap spirit keagamaan dan solidaritas sosial kultural masyarakat Mandar. Sosioreligius: Jurnal Ilmiah Sosiologi Agama, 9(1), 188–199. https://doi.org/10.24252/sosioreligius.v9i1.48328

Nurfajriani, W. V., & Ilhami, M. W. (2024). Triangulasi data dalam analisis data kualitatif. Zenodo. https://doi.org/10.5281/zenodo.13929272

Rezky, R., Suyitno, I., & Akbal, M. (2018). Eksistensi nilai tradisi dari Imam Lapeo di Tanah Mandar Kecamatan Campalagian Kabupaten Polewali Mandar. Jurnal Tomalebbi, 6(1). https://doi.org/10.56680/jt.v0i1.6765

Sholikhin, M. (2015). Berbagai masalah keberagamaan masyarakat modern dalam perspektif dekonstruksi dakwah berbasis psikologi sosial. Komunika: Jurnal Dakwah dan Komunikasi, 9(1), 1–19. https://doi.org/10.24090/komunika.v9i1.827

Published
2026-06-07
How to Cite
Nabila, N., Kalsum, U., & Maharani, S. (2026). Makam Imam Lapeo : Dari Fungsi Religius Hingga Ekonomi Masyarakat Campalagian. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 2219-2225. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.3436
Section
Articles