Suara Suara yang Dibisukan: Representasi Perempuan Marginal Dalam Novel Maya Karya Ayu Utami Kajian Feminisme Naomi Wolf.

Keywords: Maya, Ayu Utami, Naomi Wolf, Mitos Kecantikan, Perempuan Marginal, Representasi, Feminisme

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk merepresentasikan pengalaman perempuan marginal dalam novel Maya karya Ayu Utami dengan menggunakan kerangka teori feminisme Naomi Wolf, khususnya konsep "Mitos Kecantikan" (The Beauty Myth). Metode yang digunakan adalah pendekatan kualitatif dengan analisis deskriptif. Sumber data berupa kutipan narasi dan dialog dari novel Maya (KPG, 2013) yang merepresentasikan dua tokoh perempuan marginal: Maya (perempuan kerdil albino) dan istri Suhubudi (perempuan bisu). Hasil analisis menunjukkan bahwa mitos kecantikan bekerja melalui ejekan fisik, hierarki antarperempuan, dan pembungkaman suara. Maya direpresentasikan sebagai korban stigma sosial sekaligus pelaku perlawanan simbolis, sedangkan istri Suhubudi menjadi metafora bahwa pemenuhan standar kecantikan tidak menjamin kebebasan. Novel Maya tidak hanya menggambarkan penindasan patriarki melalui standar kecantikan, tetapi juga memperlihatkan perlawanan diam-diam perempuan marginal dalam merebut kembali definisi diri dan otonomi atas tubuh mereka.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Annafi, S. P., & Azizah, L. N. (2020). Representasi Tubuh Ideal Perempuan dalam Iklan WRP Versi Limited Edition. Jurnal Audiens, 1(2), 206-214.

Fadly, Y., Amelia, C., & Fortissyam, R. E. (2025). Kondisi Sosial Pada Masa Rezim Orde Baru. Serasi Media Teknologi.

Junus, Umar. (1986). Sosiologi Sastra: Persoalan Teori dan Metode. Kuala Lumpur: Dewan Bahasa dan Pustaka Kementrian Pelajaran Malaysia.

MUSLIMAT, M. (2025). Resistensi Perempuan Terhadap Nilai-Nilai Agama Dan Budaya Dalam Beberapa Novel Indonesia Tahun 2000-An: Tinjauan Kritik Sastra Feminis= Women’s Resistance Towards Religious and Cultural Values In Some Indonesian Novels of the 2000s: A Review of Feminist Literary Criticism (Doctoral dissertation, Universitas Hasanuddin).

Mohungo, N., Talani, N. S., & Mariana, F. (2025). Analisis Mitos Kecantikan dalam Iklan Scarlett World with TWICE, Where Beauty Comes True: Analisis Semiotika Roland Barthes. Tech Talk Journal, 1(3), 70-80.

Nurliza, E., Azmi, N., Faisal, S. P., Junaidi, S. P., & Julia, P. (2025). Menyelami Dunia Sastra: Kajian Puisi, Cerpen, Drama, dan Warisan Budaya. Penerbit K-Media.

Prabasmoro, A. P. (2003). Menjadi Perempuan: Analisis Wacana tentang Feminitas dalam Iklan Kecantikan. Yogyakarta: Penerbit Jendela.

Prastiwi, J., & Rahman, A. (2026). Isu Standar Kecantikan Di Indonesia Dari Perspektif Feminist Film Theory Dalam Film Imperfect Karya Ernest Prakasa. Jurnal Media Akademik (JMA), 4(1).

Saguni, S. S., & Baharman, B. (2016). Narasi tentang mitos kecantikan dan tubuh perempuan dalam sastra Indonesia mutakhir: Studi atas karya-karya cerpenis Indonesia. RETORIKA: Jurnal Bahasa, Sastra, dan Pengajarannya, 9(2), 256819.

Saputra, S. A., Ahla, E. M., Rosyida, A., & Ardhi, A. M. (2025). Persepsi Perempuan Terhadap Skincare dan Kecantikan Sejati: Studi Lapangan dengan Pendekatan Surah Al-A’raf Ayat 32. MINARET JOURNAL OF RELIGIOUS STUDIES, 3(2), 108-123.

Utami, Ayu. (2013). Maya (Seri Bilangan Fu). Jakarta: Kepustakaan Populer Gramedia (KPG).

Wolf, N. (1991). The Beauty Myth: How Images of Beauty are Being Used Against Women Vintage: London.

Wolf, Naomi. (2002). Mitos Kecantikan. Yogyakarta: Penerbit Niagara.

Wolf, Naomi. (2004). Mitos Kecantikan: Kala Kecantikan Menindas Perempuan. Yogyakarta: Niagara.

Published
2026-04-23
How to Cite
Ridwan, R., & Adelia, M. M. (2026). Suara Suara yang Dibisukan: Representasi Perempuan Marginal Dalam Novel Maya Karya Ayu Utami Kajian Feminisme Naomi Wolf. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 1275-1284. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.3316
Section
Articles