Transformasi Fakta menjadi Nilai: Analisis Narasi Pemandu Museum dalam Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal

  • Wu Suyan Universitas Hasanuddin
  • Munira Hasjim Universitas Hasanuddin
  • Muslimat Muslimat Universitas Hasanuddin
  • Yang Yujie Universitas Hasanuddin
  • Ge Huijie Universitas Hasanuddin
  • Fang Min Universitas Hasanuddin
  • Chen Guo Universitas Hasanuddin
  • Li Yuxin Universitas Hasanuddin
Keywords: Pendidikan karakter, kearifan lokal, Sultan Hasanuddin, Balla Lompoa, identitas budaya

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis proses transformasi fakta sejarah menjadi nilai-nilai kehidupan melalui narasi pemandu museum dalam bingkai pendidikan karakter berbasis kearifan lokal. Fokus utama penelitian ini adalah mengeksplorasi bagaimana warisan budaya Sultan Hasanuddin dikomunikasikan oleh narator di Museum Balla Lompoa untuk membentuk identitas modern pengunjung. Metode yang digunakan adalah kualitatif deskriptif dengan teknik observasi partisipatif, wawancara mendalam terhadap pemandu museum, dan analisis interaksi sosial. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pemandu museum berperan sebagai "narator bangga" yang tidak hanya menyampaikan data informatif berupa tanggal dan peristiwa secara akurat, tetapi juga membingkai cerita dengan emosi dan teknik bercerita yang menyentuh hati. Transformasi nilai terjadi ketika fakta sejarah mengenai perlawanan Sultan Hasanuddin terhadap VOC dikontekstualisasikan dengan nilai-nilai kepemimpinan, harga diri, dan ketahanan budaya yang relevan bagi generasi muda. Penggunaan bahasa inklusif dan hubungan personal dalam narasi terbukti mampu mengubah persepsi pengunjung dari sekadar mendengar pelajaran sejarah menjadi pengalaman pembangunan jati diri yang membanggakan. Penelitian ini menyimpulkan bahwa museum berfungsi sebagai ruang dialog antargenerasi di mana sejarah diaktifkan kembali menjadi nilai kehidupan yang aplikatif. Implikasi penelitian ini merekomendasikan pengembangan modul pendidikan yang memanfaatkan narasi hidup dan penguatan teknik bercerita bagi pengelola situs warisan budaya sebagai kunci keberhasilan transmisi nilai-nilai kearifan lokal.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ardi Widjaja, R., & Antariksa, B. (2022). Pengelolaan tinggalan arkeologi: Kegiatan pelestarian sebagai daya tarik wisata. Purba Widya: Jurnal Penelitian dan Pengembangan Arkeologi, 11(2), 153–164. https://doi.org/10.55981/purbawidya.2022.75

Disbudpar Sulsel. (2024). Laporan Pengelolaan Warisan Sejarah Makassar 2024. Makassar: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Hidayah, N., & Sani, A. (2021). Strategi pemertahanan nilai budaya Bugis-Makassar melalui literasi sejarah di sekolah menengah. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 21(1), 45–58. https://doi.org/10.17509/bs_jpbs.v21i1.33452

Latif, A. N. K. (2025). Market Potential of Marine Heritage Trails in Indonesia: Insights from Wakatobi, Sulawesi. Proceedings of the 5th International Conference on Local Culture. Atlantis Press. https://doi.org/10.2991/978-2-38476-102-3_25

Muliadi, A., & Lukman, L. (2020). Analisis semiotika pada ornamen makam raja-raja Tallo: Sebuah tinjauan historis-pedagogis. Lembaran Sejarah, 16(2), 112–128. https://doi.org/10.22146/ls.56789

Nur, M., & Rahman, A. (2019). Integrasi cagar budaya Balla Lompoa dalam pembelajaran sejarah berbasis kearifan lokal. Jurnal Pendidikan Sejarah Indonesia, 2(1), 30–44. https://doi.org/10.17977/um033v2i1p30-44

Parnwell, M. (Ed.). (2013). Heritage Tourism in Southeast Asia. Honolulu: University of Hawai'i Press.

Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan. (2020). Rencana Pengembangan Pariwisata Budaya Provinsi Sulawesi Selatan 2020–2025. Makassar: Pemerintah Provinsi Sulawesi Selatan.

Ramli, M., & Syarifuddin, S. (2023). Komodifikasi budaya dalam pertunjukan tari tradisional di situs sejarah Sulawesi Selatan. Jurnal Budaya Nusantara, 6(2), 89–101. https://doi.org/10.36456/b.nusantara.v6i2.7123

Sari, D. P., & Wahyuni, S. (2022). Representasi identitas kultural mahasiswa melalui kunjungan lapangan di situs cagar budaya. Jurnal Literasi Budaya, 4(3), 210–225. https://doi.org/10.21831/jlb.v4i3.45678

Utami, T., & Pratama, R. (2018). Efektivitas narasi sejarah pada papan informasi di Benteng Rotterdam Makassar. Jurnal Komunikasi Budaya, 5(1), 12–25. https://doi.org/10.26623/jkb.v5i1.1234

Zulfikar, F. (2024). Model Konstruksi Identitas Digital: Analisis Sikap Bahasa Generasi Z terhadap Penggunaan Code-Switching di Media Sosial (Disertasi Doktoral, Universitas Hasanuddin).

Published
2026-04-02
How to Cite
Wu Suyan , N., Munira Hasjim, Muslimat, M., Yang Yujie, Ge Huijie, Fang Min, Chen Guo, & Li Yuxin. (2026). Transformasi Fakta menjadi Nilai: Analisis Narasi Pemandu Museum dalam Pendidikan Karakter Berbasis Kearifan Lokal. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 6(2), 1083-1090. https://doi.org/10.53769/deiktis.v6i2.2806
Section
Articles