Persepsi Masyarakat Terhadap Peran Bahasa, Sastra, dan Budaya dalam Pengembangan Wisata di Kaldera Toba

  • M. Joharis Lubis Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Fitri Salamah Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Sarah Meutia Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Keyla Artika Ramadhani Universitas Negeri Medan, Indonesia
  • Zahira Salsabila Universitas Negeri Medan, Indonesia
Keywords: bahasa Batak, sastra batak, budaya Batak, pariwisata berkelanjutan, masyarakat lokal, pembangunan ekonomi

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk mengkaji persepsi masyarakat terhadap peran bahasa, sastra, dan budaya dalam pengembangan pariwisata di wilayah Kaldera Toba, Sumatera Utara. Kaldera Toba dikenal dengan keindahan alamnya, namun budaya lokal, khususnya bahasa dan sastra Batak, memiliki potensi besar dalam mendukung perkembangan sektor pariwisata. Berdasarkan survei yang dilakukan terhadap masyarakat lokal, ditemukan bahwa masyarakat sangat menyadari pentingnya pelestarian budaya Batak dalam meningkatkan daya tarik wisatawan. Namun, tantangan utama terletak pada pentingnya keterlibatan aktif masyarakat lokal dalam menjaga dan memperkenalkan budaya ini kepada wisatawan. Selain itu, aspek infrastruktur dan aksesibilitas menjadi faktor penentu dalam memperkuat keberlanjutan pariwisata berbasis budaya. Penelitian ini menyarankan kolaborasi lebih intens antara masyarakat lokal dan pihak-pihak terkait untuk memaksimalkan potensi budaya Batak dalam pengembangan pariwisata di Kaldera Toba.

 

Kata Kunci: kaldera Toba, bahasa Batak, sastra Batak, budaya Batak, pariwisata

         berkelanjutan, masyarakatlLokal, pembangunan ekonomi.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Harahap, A. (2019). Infrastruktur dan Aksesibilitas dalam Meningkatkan Pariwisata Berbasis Budaya di Danau Toba. Jurnal Pariwisata Indonesia, 7(3), 102-113.

Hutabarat, S. (2021). Pembangunan Pariwisata Berkelanjutan di Toba Caldera. Penerbit Raja Grafindo.

Panjaitan, E. (2022). Pengaruh Infrastruktur terhadap Kunjungan Wisatawan di Toba Caldera. Disertasi, Universitas Gadjah Mada.

Sinaga, H. T. (2020). Strategi Pelestarian Bahasa dan Budaya Batak dalam Pengembangan Wisata Berkelanjutan. Jurnal Sosial dan Budaya, 12(1), 71-85.

Sinaga, M. (2020). Pariwisata dan Pemberdayaan Masyarakat: Perspektif Budaya Batak. Penerbit Andalas Press.

Situmorang, M. S. (2021). Peran Budaya Lokal dalam Pengembangan Pariwisata di Toba Caldera: Studi Kasus Budaya Batak. Jurnal Pariwisata dan Kebudayaan, 9(2), 45-58.

Simamora, I. S. (2019). Pengembangan Pariwisata Berbasis Budaya: Teori dan Praktik di Danau Toba. Penerbit Universitas Sumatera Utara.

Sitorus, D. F. (2018). Budaya Batak dan Pengaruhnya terhadap Pariwisata Alam di Kaldera Toba. Jurnal Ekonomi dan Pariwisata, 5(4), 80-92.

Sundari, S. (2017). Budaya Batak: Warisan yang Hidup di Kaldera Toba. Penerbit Mutiara

Tampubolon, J. (2018). Sastra Batak dan Pariwisata: Peran Sastra dalam Meningkatkan Daya Tarik Wisatawan. Penerbit Balai Pustaka.

Tampubolon, L. (2022). Kolaborasi Pemerintah dan Masyarakat Lokal dalam Pengelolaan Wisata Budaya di Toba Caldera. Jurnal Manajemen Pariwisata, 10(1), 56-69.

Siregar, R. (2020). Peran Masyarakat dalam Pengelolaan Wisata Budaya di Kawasan Danau Toba. Tesis, Universitas Sumatera Utara.

Published
2025-11-14
How to Cite
Lubis, M. J., Salamah, F., Meutia, S., Ramadhani, K. A., & Salsabila, Z. (2025). Persepsi Masyarakat Terhadap Peran Bahasa, Sastra, dan Budaya dalam Pengembangan Wisata di Kaldera Toba. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(4), 4735-4740. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/2444
Section
Articles