Pembelajaran Sastra Berbasis Budaya Lokal sebagai Strategi Penguatan Pendidikan Karakter: Studi Kasus pada Cerita Rakyat Malin Kundang

  • Rianggi Manalu Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia
  • Wasta Riaman Gea Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia
  • Safinatul Hasanah Harahap Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Universitas Negeri Medan, Medan, Indonesia
Keywords: pendidikan karakter, pembelajaran sastra, kearifan lokal, cerita rakyat, Malin Kundang

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis kontribusi pembelajaran sastra berbasis budaya lokal melalui cerita rakyat Malin Kundang sebagai strategi penguatan pendidikan karakter di lingkungan sekolah. Karya sastra, khususnya cerita rakyat, memiliki fungsi edukatif yang signifikan dalam internalisasi nilai-nilai karakter karena sarat dengan pesan moral, spiritual, dan kearifan lokal yang kontekstual terhadap kehidupan peserta didik. Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif dengan metode studi pustaka (library research). Data diperoleh melalui telaah mendalam terhadap berbagai literatur akademik yang relevan, meliputi buku, artikel ilmiah, dan hasil penelitian terdahulu terkait pendidikan karakter, pembelajaran sastra, dan nilai moral dalam cerita Malin Kundang. Analisis data dilakukan secara deskriptif kualitatif melalui tahapan reduksi, penyajian, dan penarikan kesimpulan. Hasil kajian menunjukkan bahwa cerita Malin Kundang mengandung nilai-nilai karakter fundamental, antara lain religiusitas, tanggung jawab, kerja keras, kejujuran, dan kerendahan hati. Pembelajaran sastra berbasis budaya lokal tidak hanya memperkuat literasi bahasa, tetapi juga menumbuhkan empati, kesadaran moral, dan kebanggaan terhadap identitas budaya bangsa. Dengan demikian, pembelajaran sastra berbasis cerita rakyat Malin Kundang dapat berfungsi sebagai media strategis dalam membentuk karakter peserta didik yang berintegritas, berakhlak mulia, dan berakar pada nilai-nilai kearifan lokal Indonesia.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Alfiah, A. (2023). Pembelajaran analisis nilai karakter dalam teks sastra berpotensi melatih kemampuan siswa berpikir tingkat tinggi. Jurnal IKADBUDI, 12(2), 33-43.
Dewi, K., & Bela, N. (2024). Peran cerita rakyat terhadap pembentukan karakter anak: Analisis sastra dan psikologi. Jendela Aswaja (JEAS), 5(2), 84–91.* https://journal.unucirebon.ac.id/index.php/jeas/index
Ferando, M. F., Bardi, Y., Mayeli, Y. K. F. R., Rada, M. M., Mude, M. R., & Bolor, P. N. P. S. D. (2025). Pemanfaatan cerita rakyat sebagai media penguatan literasi bahasa Indonesia. Fonologi: Jurnal Ilmuan Bahasa dan Sastra Inggris, 3(1), 301–316. https://doi.org/10.61132/fonologi.v3i1.1486
Febrianto, R., Agustina, A., & Hayati, Y. (2022). Analisis cerita rakyat Malin Kundang ditinjau dari kajian sastra anak. INNOVATIVE: Research & Learning in Primary Education, 2(1).
Normuliati, S. (2023). Penanaman Pendidikan Karakter Dalam Sastra Anak Berbasis Kearifan Lokal Karya Mahasiswa PGMI IAIN Palangka Raya. Jurnal Pendidikan Kewarganegaraan, 13(2), 33-40.
Rahayu, A. (2024). Penanaman nilai karakter dengan metode bermain peran cerita legenda Malin Kundang untuk anak sekolah dasar. Ranah Research Journal, 6(6). https://doi.org/10.38035/rrj
Sitorus, H. J. C., Sumiyadi, S., & Halimah, H. (2024). Kajian struktural legenda Malin Kundang dan peranannya dalam materi cerita fantasi bahasa Indonesia. Didaktika: Jurnal Kependidikan, 13(3). https://jurnaldidaktika.org
Sugiyono. (2019). Metode penelitian kualitatif, kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.
Published
2025-11-07
How to Cite
Manalu, R., Gea, W. R., & Harahap, S. H. (2025). Pembelajaran Sastra Berbasis Budaya Lokal sebagai Strategi Penguatan Pendidikan Karakter: Studi Kasus pada Cerita Rakyat Malin Kundang. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(4), 4590-4596. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/2382
Section
Articles