Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Melalui Media Culture Card Dongkrek Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Anekdot Siswa Kelas X5 SMAN 2 Madiun

  • Dristanta Setya Pradipta Universitas PGRI Madiun, Indonesia
  • Bambang Eko Hari Cahyono Universitas PGRI Madiun, Indonesia
  • Bekti Patria D.H. Universitas PGRI Madiun, Indonesia
Keywords: Culturally Responsive Teaching (CRT), Culture Card Dongkrek, Keterampilan Menulis, Keaktifan Membaca

Abstract

Penelitian ini memiliki tujuaan utama untuk meningkatkan keterampilan menulis teks anekdot peserta didik melalui penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan bantuan media culture card digital Dongkrek. Metode yang digunakan adalah mix methods dengan desain Penelitian Tindakan Kelas (PTK) atau Classroom Action Research (CAR) yang dilaksanakan dalam dua siklus. Subjek penelitian adalah peserta didik kelas X-5 SMA Negeri 2 Madiun semester genap tahun pelajaran 2024/2025 yang berjumlah 40 siswa. Setiap siklus terdiri dari tahapan perencanaan, pelaksanaan, observasi, dan refleksi. Teknik pengumpulan data mencakup observasi, dokumentasi, angket, dan penilaian kinerja. Hasil penelitian menunjukkan bahwa pendekatan CRT dengan media culture card Dongkrek secara efektif meningkatkan kemampuan peserta didik dalam menulis teks anekdot. Hasil penelitian menunjukkan bahwa penerapan pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dengan media culture card Dongkrek efektif meningkatkan keterampilan menulis dan menyampaikan teks anekdot. Persentase peserta didik yang mencapai KKTP meningkat dari 70,5% pada pra-siklus menjadi 81,1% pada siklus I dan 90,5% pada siklus II. Keaktifan belajar siswa juga meningkat dari 71% menjadi 91,5%. Kenaikan kedua indikator tersebut sekitar 28%, menunjukkan peningkatan signifikan baik dalam aspek akademik maupun partisipasi aktif siswa. Berdasarkan hasil tersebut, dapat disimpulkan bahwa penerapan pendekatan CRT melalui media culture card Dongkrek digital mampu meningkatkan keterampilan menulis dan menyampaikan teks anekdot serta mendorong partisipasi aktif peserta didik dalam pembelajaran.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Ainia, D. K. (2020). Merdeka Belajar dalam pandangan Ki Hadjar Dewantara dan relevansinya bagi pengembangan pendidikan karakter. Jurnal Filsafat Indonesia, 3(3), 95–101.
Assyauqi, H. M., & Thohir, M. A. (2024). Peran mahasiswa PPG prajabatan sebagai agen perubahan dalam implementasi pembelajaran berdiferensiasi bahasa Inggris untuk mewujudkan Kurikulum Merdeka di sekolah dasar. JoLLA: Journal of Language, Literature, and Arts, 4(4), 340–345. https://doi.org/10.17977/um064v4i42024p340-345
Banks, J. A., & Banks, C. A. M. (Eds.). (2019). Multicultural education: Issues and perspectives. Wiley.
Brown-Jeffy, S., & Cooper, J. E. (2011). Toward a conceptual framework of culturally relevant pedagogy: An overview of the conceptual and theoretical literature. Teacher Education Quarterly, 38(1), 65–84.
Castagno, A. E., & Brayboy, B. M. J. (2020). Culturally responsive schooling for Indigenous youth: A review of the literature. Review of Educational Research, 78(4), 941–993.
Daeli. (2024). Peningkatan hasil belajar siswa melalui metode role playing dengan pendekatan culturally responsive teaching (CRT) pada mata pelajaran Pendidikan Pancasila kelas VI SD 060852 Medan Area. Jurnal Pendas: Jurnal Ilmiah Pendidikan Dasar, 9(1), 55–62.
Depdiknas. (2006). Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. Departemen Pendidikan Nasional.
El Rida, L., & Setiawan, D. (2024). Pengembangan learning management platform berbasis web materi tata surya kelas VII SMP sebagai upaya keberpihakan pada peserta didik. Journal of Innovation and Teacher Professionalism, 2(1), 74–82. https://doi.org/10.17977/um084v2i12024p74-82
Fitriani. (2024). Implementasi pendekatan culturally responsive teaching (CRT) dalam projek penguatan profil pelajar Pancasila di sekolah dasar. Jurnal Basicedu, 8(3), 1200–1210.
Fitri Lintang, F. L., & Najicha, F. U. (2022). Nilai-nilai sila persatuan Indonesia dalam keberagaman kebudayaan Indonesia. Jurnal Global Citizen: Jurnal Ilmiah Kajian Pendidikan Kewarganegaraan, 11(1), 79–85. https://doi.org/10.33061/jgz.v11i1.7469
Gading, I. K., Magta, M., & Pebrianti, F. (2019). Pengaruh metode suku kata dengan media kartu kata bergambar terhadap kemampuan membaca permulaan. Mimbar Ilmu,
Gay, G. (2018). Culturally responsive teaching: Theory, research, and practice (3rd ed.). Teachers College Press.
Hammond, Z. (2014). Culturally responsive teaching and the brain: Promoting authentic engagement and rigor among culturally and linguistically diverse students. Corwin Press.
Howard, T. C. (2019). Why race and culture matter in schools: Closing the achievement gap in America’s classrooms. Teachers College Press.
Jannah, M., & Hasmawati, H. (2017). Penggunaan media kartu bergambar dalam keterampilan menulis karangan sederhana bahasa Jerman siswa kelas XI IPS SMA Negeri 1 Segeri Kabupaten Pangkep. Eralingua: Jurnal Pendidikan Bahasa Asing dan Sastra, 1(1), 49–56. https://doi.org/10.26858/eralingua.v1i1.2985
Kusumastuti, A., & Khoiron, A. M. (2019). Metode penelitian kualitatif. Lembaga Pendidikan Sukarno Pressindo (LPSP).
Labelle, M. T. (2010). Closing the achievement gap in America’s classrooms: Why race and culture matter in schools. Teachers College Press.
Ladson-Billings, G. (1995). Toward a theory of culturally relevant pedagogy. American Educational Research Journal, 32(3), 465–491. https://doi.org/10.3102/00028312032003465
Lasminawati, E., Kusnita, Y., & Merta, I. W. (2023). Meningkatkan hasil belajar dengan pendekatan pembelajaran culturally responsive teaching model problem based learning. Journal of Science and Education Research, 2(2), 44–48.
Makmun, S., Ismail, M., Alqadri, B., & Herianto, E. (2023). Pengaruh pembelajaran berdiferensiasi konten berbantuan media teknologi terhadap hasil belajar siswa kelas IX pada pelajaran PPKn di MTsN 4 Lombok Tengah. Jurnal Ilmiah Profesi Pendidikan, 8(4), 2137–2145. https://doi.org/10.29303/jipp.v8i4.1678
Maniates, H. (2016). Culturally responsive teaching and the brain. Multicultural Perspectives, 18(2), 118–120. https://doi.org/10.1080/15210960.2016.1159093
Nasution, D. N., Efendi, U. R., & Yunita, S. (2023). Implementasi pendekatan pembelajaran culturally responsive teaching pada mata pelajaran PPKn kelas V sekolah dasar. Jurnal Sekolah, 8(1), 171–177. https://doi.org/10.24114/js.v8i1.55063
Ni’mah, Z., & Susanto, A. (2023, April). The essence of “Merdeka Belajar” as a transformational culture change in Indonesian education. In Proceedings of the International Conference on Religion, Science and Education (Vol. 2, pp. 225–230).
Nieto, S. (2015). The light in their eyes: Creating multicultural learning communities. Teachers College Press.
Paris, D., & Alim, H. S. (Eds.). (2017). Culturally sustaining pedagogies: Teaching and learning for justice in a changing world. Teachers College Press.
Rahmawati, Y., & Ridwan, A. (2017). Empowering students' chemistry learning: The integration of ethnochemistry in culturally responsive teaching. Bulgarian Journal of Science and Education Policy, 26(6), 813–830.
Salma, I. M., & Yuli, R. R. (2023). Membangun paradigma tentang makna guru pada pembelajaran culturally responsive teaching dalam implementasi Kurikulum Merdeka di era abad 21. Jurnal Teknologi Pendidikan, 1(1), 1–11. https://doi.org/10.47134/jtp.v1i1.37
Siwatu, K. O. (2019). The culturally responsive teaching self-efficacy scale: Validation with a new sample of teachers. Teaching and Teacher Education, 79, 341–351. https://doi.org/10.1016/j.tate.2018.12.001
Published
2025-09-03
How to Cite
Pradipta, D. S., Cahyono, B. E. H., & Patria D.H., B. (2025). Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) Melalui Media Culture Card Dongkrek Untuk Meningkatkan Kemampuan Menulis Teks Anekdot Siswa Kelas X5 SMAN 2 Madiun. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(3), 2578-2596. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/2025
Section
Articles