Pelanggaran Prinsip Kerjasama Maksim Kuantitas dalam Acara Rakyat Bersuara

  • M. Alfan Fatkhur Rohman Universutas PGRI Ronggolawe Tuban
  • M. Imron Abadi Universutas PGRI Ronggolawe Tuban
  • I Wayan Letreng Universutas PGRI Ronggolawe Tuban
Keywords: prinsip kerjasama, maksim kuantitas, pragmatik, komunikasi politik, harun maksiku

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis dan memosres gambaran secara obyektif. tentang pelanggaran prinsip kerjasama pada acara Rakyat Bersuara, khususnya pada maksim kuantitas. Fokus penelitian untuk mengetahui bagaimana pembawa acara dan narasumber menyampaikan informasi secara berlebihan atau justru tidak memberikan informasi yang cukup sesuai konteks pembicaraan. Jenis penelitiannya deskriptif kualitatif untuk menguraikan data. Data diambil dari transkrip percakapan pada acara rakyat bersuara episode “Kasus Keramat Harun Masiku, Siapa yang Dituju”. Penelitian ini menegaskan bahwa dalam dialog publik di media televisi, pelanggaran maksim kuantitas sering terjadi karena berbagai faktor, seperti strategi komunikasi dan kepentingan narasumber dalam berpendapat. Hasil penelitian menunjukkan bahwa beberapa tuturan yang tidak memenuhi prinsip maksim kuantitas yaitu Informasi yang diucapkan  tidak boleh melebihi informasi sebenarnya, sehingga pesan yang disampaikan kurang efektif dan menimbulkan multitafsir.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Agustina, D., Nurhayati, S., & Maulidiyah, R. (2024). Prinsip Kerja Sama dalam Komunikasi: Kajian Pragmatik. Jakarta: Prenada Media.

Al-Mubarok, M. (2020). Analisis Pelanggaran Prinsip Kerja Sama Grice pada Talk Show Indonesia Lawyers Club. Jurnal Linguistik Indonesia, 38(2), 121–134.

Ananda, R. (2019). Pragmatik dan Prinsip Kerjasama dalam Interaksi Sosial. Bahasa dan Sastra, 14(1), 45–58.

Astuti, P. (2021). Analisis Pelanggaran Maksim Percakapan dalam Acara Debat Publik. Jurnal Ilmu Komunikasi, 8(2), 100–115.

Brown, G., & Yule, G. (1983). Discourse Analysis. Cambridge: Cambridge University Press.

Chaer, A. (2010). Pragmatik: Teori dan Analisis. Jakarta: Rineka Cipta.

Cutting, J. (2002). Pragmatics and Discourse: A Resource Book for Students. London: Routledge.

Djajasudarma, F. (2013). Wacana dan Pragmatik. Bandung: Refika Aditama.

Fauziyah, N., & Pranowo, A. (2022). Pelanggaran Prinsip Kerjasama Grice dalam Dialog Politik. Jurnal Pendidikan Bahasa, 7(1), 33–42.

Grice, H. P. (1975). Logic and Conversation. In Cole, P., & Morgan, J. L. (Eds.), Syntax and Semantics (Vol. 3, pp. 41–58). New York: Academic Press.

Hasanah, L. (2018). Implikatur dan Prinsip Kerjasama dalam Percakapan. Bahasa dan Wacana, 10(2), 211–226.

Indrawati, S. (2020). Analisis Pelanggaran Maksim Kuantitas dalam Percakapan Guru dan Siswa. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra, 5(3), 79–88.

Leech, G. (1983). Principles of Pragmatics. London: Longman.

Mey, J. L. (2001). Pragmatics: An Introduction (2nd ed.). Oxford: Blackwell Publishing.

Moleong, L. J. (2017). Metodologi Penelitian Kualitatif. Bandung: Remaja Rosdakarya.

Parera, J. D. (2001). Teori Pragmatik. Jakarta: Erlangga.

Rahardi, K. (2005). Pragmatik: Kesantunan Imperatif Bahasa Indonesia. Jakarta: Erlangga.

Searle, J. R. (1969). Speech Acts: An Essay in the Philosophy of Language. Cambridge: Cambridge University Press.

Sinaga, H., & Dahnilsyah, D. (2018). Pelanggaran Prinsip Kerja Sama dalam Wacana Politik. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 7(1), 15–28.

Slutskiy, Y. (2021). Grice’s Cooperative Principle and Communication Theory. Journal of Pragmatics Research, 3(2), 102–115.

Sudaryanto. (2015). Metode dan Aneka Teknik Analisis Bahasa. Yogyakarta: Sanata Dharma University Press.

Sugiyono. (2017). Metode Penelitian Kualitatif, Kuantitatif, dan R&D. Bandung: Alfabeta.

Wijana, I. D. P. (1996). Dasar-Dasar Pragmatik. Yogyakarta: Andi.

Yule, G. (1996). Pragmatics. Oxford: Oxford University Press.

Zhang, Y. (2020). Conversational Implicature and Cooperative Principle in Media Talk Shows. International Journal of Linguistics, 12(5), 55–66

Published
2025-08-02
How to Cite
M. Alfan Fatkhur Rohman, M. Imron Abadi, & I Wayan Letreng. (2025). Pelanggaran Prinsip Kerjasama Maksim Kuantitas dalam Acara Rakyat Bersuara . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(3), 2075-2084. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/1907
Section
Articles