Resistensi Moral terhadap Hegemoni Religius dalam Cerpen Pengantar Tidur Panjang Karya Eka Kurniawan

  • Eko Prasetyo Universitas Ma'arif Nahdlatul Ulama Kebumen
Keywords: resistensi moral, hegemoni religius, micro hegemony

Abstract

Penelitian ini mengkaji strategi resistensi moral tokoh Bapak dalam cerpen Pengantar Tidur Panjang (2009) karya Eka Kurniawan sebagai respons terhadap hegemoni religius dalam keluarga pasca-Reformasi melalui pendekatan micro-hegemony (Gramsci), dengan metode Analisis Wacana Kritis (Fairclough) yang mengeksplorasi tiga level analisis: teks, praktik wacana, dan praktik sosial. Temuan penelitian mengungkap representasi tokoh Bapak sebagai figur ambigu, seorang Kiai yang dihormati publik tetapi tidak memaksakan nilai religiusnya dalam keluarga, melalui strategi resistensi seperti tawa dan ironi ("tertawa di dalam hati") sebagai hidden transcript (Scott), penerimaan terhadap perbedaan ideologi anak, prioritas nilai moral lokal atas konflik politik, serta ambivalensi kata terakhir "Allah" yang sekaligus mengukuhkan dan mempertanyakan performativitas religius. Studi ini menyimpulkan bahwa Eka Kurniawan menawarkan kritik post-sekular terhadap keluarga religius Indonesia dengan menunjukkan bagaimana hegemoni justru efektif ketika tidak dipaksakan, sekaligus merefleksikan dinamika micro-hegemony pasca-Reformasi berupa otoritas agama yang terfragmentasi dan negosiasi nilai melalui etika, sehingga memperkaya diskusi tentang sastra sebagai medium kritik sosial yang subtil.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Connell, R. W. (2005). Masculinities (2nd ed.). Berkeley, CA: University of California Press.

Damono, S. D. (2019). Sosiologi sastra: Sebuah pengantar ringkas. Depok: Editum.

Eagleton, T. (2020). Marxism and literary criticism. London: Routledge.

Fairclough, N. (1995). Critical discourse analysis: The critical study of language. London: Longman.

Foucault, M. (2020). Power/knowledge: Selected interviews and other writings, 1972-1977. New York:Pantheon Books.

Gramsci, A. (1971). Selections from the prison notebooks (Q. Hoare & G. Nowell-Smith, Eds. & Trans.). New York: International Publishers.

Howell, J. D. (2001). Sufism and the Indonesian Islamic revival. The Journal of Asian Studies, 60(3), 701-729. https://doi.org/10.2307/2700107

Kurniawan, E. (2009). Pengantar tidur panjang. Jakarta: Kompas.

Nuraeni, D. (2020). Resistensi moral dalam sastra Indonesia kontemporer. Jurnal Sastra Indonesia, 9(2), 45-60. Yogyakarta.

Scott, J. C. (1990). Domination and the arts of resistance: Hidden transcripts. New Haven, CT. :Yale University Press.

Setiawan, A. (2023). Hegemoni dan resistensi politik dalam sastra pasca-Reformasi. Jurnal Kajian Sastra, 15(1), 78-95. Bandung.

Setiawan, B., Sulistyo, D., & Nuraeni, E. (2024). Drama Kocak-Kacik sebagai medium kritik sosial. Jurnal Teater dan Seni Pertunjukan, 7(1), 112-128. Surabaya.

Sulistyo, H. (2018). Perlawanan fisik-politik dalam sastra Indonesia modern. Pustaka Sastra, 12(3), 201-215. Jakarta.

Published
2025-07-20
How to Cite
Prasetyo, E. (2025). Resistensi Moral terhadap Hegemoni Religius dalam Cerpen Pengantar Tidur Panjang Karya Eka Kurniawan. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(3), 1777-1784. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/1761
Section
Articles