Analisis Kepuasan Siswa SMKN 8 Semarang Terhadap Pendekatan Culturally Responsive Teaching pada Pembelajaran PJOK

  • Rukanah Rukanah Universitas PGRI Semarang, Indonesia
  • Tubagus Herlambang Universitas PGRI Semarang, Indonesia
Keywords: kurikulum merdeka, PJOK, CRT, kepuasan siswa

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis tingkat kepuasan siswa SMKN 8 Semarang terhadap pendekatan Culturally Responsive Teaching (CRT) dalam pembelajaran Pendidikan Jasmani, Olahraga, dan Kesehatan (PJOK) pada tahun ajaran 2024/2025. Metode yang digunakan adalah survei kuantitatif dengan kuesioner yang terdiri dari 30 butir pertanyaan yang dibagi menjadi tiga kategori: pemahaman tentang Kurikulum Merdeka, penerapan metode CRT, dan dampak serta persepsi terhadap kedua pendekatan tersebut. Hasil analisis menunjukkan bahwa tingkat kepuasan siswa bervariasi, dengan sebagian besar siswa berada pada kategori netral dan tidak setuju terhadap penerapan metode CRT. Meskipun ada siswa yang merasa puas, masih banyak yang belum merasakan manfaat yang signifikan dari pendekatan ini. Temuan ini mengindikasikan perlunya peningkatan sosialisasi dan pemahaman tentang Kurikulum Merdeka dan CRT agar dapat meningkatkan pengalaman belajar siswa. Penelitian ini diharapkan dapat memberikan gambaran mengenai efektivitas CRT dalam meningkatkan mutu pembelajaran PJOK di SMKN 8 Semarang.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Badi, N. (2022). Proceeding of International Conference on Arabic Language (KONASBARA) ‫أخبار‬ ‫بوابة‬ ‫على‬ ‫حماس‬ ‫أخبار‬ ‫في‬ ‫ليوين‬ ‫فان‬ ‫ثيو‬ ‫منهج‬ ‫على‬ ‫النقدي‬ ‫الخطاب‬ ‫تحليل‬ AAWSAT.COM ‫البحث‬ ‫مستخلص‬. Konasbara Arabic Departemen, 2022, 1–14.‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬‬

Jannah, F., Irtifa, T., & Zahra, P. F. A. (2022). Pengertian Kurikulum Merdeka Latar Belakang. Al Yazidiy: Ilmu Sosial, Humaniora, Dan Pendidikan, 4(2), 55–65.

Gay, G. (2010). Culturally Responsive Teaching: Theory, Research, and Practice. Teachers College Press.

Kemendikbudristek. (2022). Panduan Implementasi Kurikulum Merdeka. Jakarta: Kemdikbudristek

Ladson-Billings, G. (1995). Toward a Theory of Culturally Relevant Pedagogy. American Educational Research Journal, 32(3), 465-491.

Ripandi, A. J. (2023). Hakikat Kurikulum Dalam Pendidikan. Jurnal Al Wahyu, 1(2), 123–133. https://doi.org/10.62214/jayu.v1i2.129

Safitri, L., Segara, N. B., Murwanti, D., Ilmu, P., Sosial, P., Profesi, P., Prajabatan, G., Surabaya, U. N., Surabaya, K., & Surabaya, K. (2024). Penerapan Pendekatan Culturally Responsive Teaching untuk Meningkatkan Kemampuan Analisis Kondisi Geografis pada Pembelajaran IPS. 8(4), 716–725.

Samsu. (2017). Metode Penelitian Teori dan Aplikasi Penelitian kualitatif, Kuantitatif, Mixed Methods & Research & Development (Rusmini (ed.); 1st ed.). 2017.

Sugiyono. (2013). Metode Penelitian Kauntitatif, Kualitatif dan R&D (Alfabeta (ed.); 19th ed.). 2013.

Sugiyono. (2018). Metode Penelitian Kuantitatif, Kualitatif, Dan R&B (27th ed.). 2018.

Supriatna, N. (2021). Refleksi Kritis Pembelajaran di Era Kurikulum Merdeka. Bandung: UPI Press.

Published
2025-05-19
How to Cite
Rukanah, R., & Herlambang, T. (2025). Analisis Kepuasan Siswa SMKN 8 Semarang Terhadap Pendekatan Culturally Responsive Teaching pada Pembelajaran PJOK . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(2), 745-750. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/1535
Section
Articles