A Reprensentasi Kekuasaan Yang Tercermin pada Cerpen “Protes” karya Putu Wijaya dan Cerpen “Ruang Isolasi untuk Si Gila” karya Han Gagas

  • Shefira Medina Hidayat Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Indonesia
  • David Setiadi Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Indonesia
  • Fauziah Suparman Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Indonesia
Keywords: cerpen, manifestasi, kekuasaan

Abstract

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis struktur teks, bentuk hegemoni kekuasaan, dan oposisi biner dalam cerpen Protes karya Putu Wijaya. Metode yang digunakan adalah deskriptif kualitatif dengan sumber data berupa teks tertulis dari cerpen tersebut. Fokus analisis mencakup tiga aspek utama, yaitu struktur cerpen, manifestasi hegemoni kekuasaan, dan bentuk oposisi biner yang terkandung di dalamnya. Penelitian ini menggunakan pendekatan poskolonial untuk memahami relasi kekuasaan yang tersirat dalam teks, terutama dalam konteks dominansi suatu kelompok terhadap kelompok lain yang lebih lemah. Dalam cerpen Protes, tergambarkan secara jelas adanya ketimpangan kekuasaan antara kaum yang berkuasa dan kaum yang tertindas, yang menjadi refleksi dari dinamika sosial pascakolonial.

 

Downloads

Download data is not yet available.

Author Biographies

David Setiadi, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Indonesia

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

Fauziah Suparman, Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Indonesia

Program Studi Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan

References

Arong, M. R. (2018). Temporality In Nick Joaquin's The Woman Who Had Two Navels Kritika Kultura, 30, 455-473.

Herza, M. A. (2023). Dekonstruksi Cara Pikir Oposisi Biner: Mengapa Perlu?

Lestari, L. (2019). Hegemoni Kekuasaan Dalam Novel Negeri Di Ujung Tanduk Karya Tere Liye : Pendekatan Teori Hegemoni Antonio Gramsci. FBS.

Nurgiyantoro, B. (2018). Teori Pengkajian Fiksi. Indonesia: Gadjah Mada University Press.

Nurhadi. (2017). Panduan Lengkap Menulis. Jakarta: Bumi Aksara.

Riani, R. R., Setiadi, D., & Firdaus, A. (2022). Ekranisasi Pada Novel Ananta Prahadi Karya Risa Saraswati Dengan Film Ananta Karya Rizki Balki. Jurnal Pendidikan Bahasa dan Sastra Indonesia, 11(3), 33-46.

Sandiyasa, I. K. (2018). Refleksi dan Dekonstruksi Teori Oposisi Biner dalam tradisi Hindu Masyarakat Bali. . Jurnal Agama Hindu, 21, 1.

Setyanta, & Budi, Y. (2015). Dekontruksi pada Peran Tokoh Utama dalam Novel Rabet: Runtuhnya Jerman Timur Karya Martin Jankowski. . DIALEKTIA: Jurnal Pendidikan Bahasa, Sastra, dan Matematika., 1, 2.

Qomaruddin. (2017). Analisis Pemikiran Antonio Gramsci tentang Hegemoni Menurut Konsep Pendidikan Islam. Jurnal Ilmu Pendidikan Islam, 15, 1.

Yassin, R. A. (2021). analisis postkolonial cerpen kutukan lara ireng karya iksaka banu Universitas Muhammadiyah Sumatera Utara.

Published
2025-06-12
How to Cite
Hidayat, S. M., Setiadi, D., & Suparman, F. (2025). A Reprensentasi Kekuasaan Yang Tercermin pada Cerpen “Protes” karya Putu Wijaya dan Cerpen “Ruang Isolasi untuk Si Gila” karya Han Gagas . DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(2), 1137-1145. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/1502
Section
Articles