Kekerasan di Bawah Rezim Taliban dalam Novel The Breadwinner Karya Deborah Ellis

  • Kartika Amalia Universitas Muhammadiyah Sukabumi, Indonesia
Keywords: kekerasan, The Breadwinner, Taliban

Abstract

Penelitian ini membahas bentuk-bentuk kekerasan yang digambarkan dalam novel The Breadwinner karya Deborah Ellis dengan menggunakan teori kekerasan Johan Galtung, yang meliputi kekerasan langsung, struktural, dan kultural. Tujuan penelitian ini adalah untuk mengidentifikasi bagaimana ketiga bentuk kekerasan tersebut muncul dalam konteks kekerasan yang terjadi di bawah kekuasaan Taliban. Metode yang digunakan adalah penelitian kualitatif deskriptif dengan pendekatan objektif, dimana data dikumpulkan melalui teknik baca catat dan dianalisis menggunakan model analisis data Miles, Huberman, dan Saldana. Hasil penelitian menunjukkan bahwa dalam novel The Breadwinner terdapat 12 data yang menunjukan kekerasan langsung yang digambarkan melalui tindakan secara langsung yang dilakukan oleh Taliban seperti pemukulan, penyiksaan, dan pembunuhan; 21 data yang menunjukan kekerasan struktural yang terlihat melalui sistem yang menindas yang dibuat oleh Taliban; dan 4 data yang menunjukan kekerasan kultural yang berupa patriarki dan agama yang disalahpahami yang mendukung terjadinya kekerasan langsung dan kekerasan struktural.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Arikunto, S. (2010). Prosedur Penelitian Suatu Pendekatan Praktik (Revisi). Rineks Cipta.

Ellis, D. (2002). The Breadwinner (p. 176). Groundwood books. https://doi.org/10.5040/9781839024450.0018

Febrianto, D., & Tjahjandari, L. (2023). Representasi Kekerasan Terhadap Perempuan dalam Ekranisasi Novel Seperti Dendam, Rindu Harus Dibayar Tuntas. VII(2), 154–177.

Fiantika, F. R., Wasil, M., Jumiyati, S., Honesti, L., Wahyuni, S., Mouw, E., Jonata, Mashudi, I., Hasanah, N., Maharani, A., Ambarwati, K., Noflidaputri, R., Nuryami, & Waris, L. (2022). Metodologi Penelitian Kualitatif. In Y. Novita (Ed.), PT. Global Eksekutif Teknologi (Issue March). PT. Global Eksekutif Teknologi. https://scholar.google.com/citations?user=O-B3eJYAAAAJ&hl=en

Galtung, J., & Fischer, D. (2013). Johan Galtung: Pioneer of Peach Research. https://doi.org/10.1007/978-3-642-32481-9_17

Mahsun. (2017). Metode Penelitian Bahasa. In PT RajaGrafindo Persada (9th ed.). PT RajaGrafindo Persada. http://eprints.unram.ac.id/29724/1/KUM C2. Buku Metode Peneltian Bahasa.pdf

Nurgiyantoro, B. (2019). Teori Pengkajian Fiksi. Gadjah Mada University Press.

Setiawati, V. S., Adji, F. T., & Peni, A. S. E. (2022). Kekerasan dalam Novel Dari Dalam Kubur Karya Soe Tjen Marching: Perspektif Johan Galtung. Jurnal Bastrindo, 3(2), 171–179. https://bastrindo.jurnal.unram.ac.id/index.php/jb/article/view/827

Sunarto, S. E. R., Taum, Y. Y., & Adji, S. E. P. (2021). Kekerasan Dalam Novel Lolong Anjing Di Bulan Karya Arafat Nur: Perspektif Johan Galtung. Sintesis, 15(2), 98–112. https://doi.org/10.24071/sin.v15i2.3816

Susan, N. (2019). Sosiologi Konflik Teori-Teori dan Analisis. Prenadamedia Group.

Teeuw, A. (2015). Sastra dan Ilmu Sastra (5th ed.). Pustaka Jaya.

Webel, C., & Galtung, J. (2007). Handbook of Peace and Conflict Studies. In Routledge (1st ed.).

Published
2025-06-25
How to Cite
Amalia, K. (2025). Kekerasan di Bawah Rezim Taliban dalam Novel The Breadwinner Karya Deborah Ellis. DEIKTIS: Jurnal Pendidikan, Bahasa Dan Sastra, 5(2), 1260-1270. Retrieved from https://www.dmi-journals.org/deiktis/article/view/1498
Section
Articles